Update Longsor Banjarnegara Tewaskan 10 Warga, 18 Masih Hilang – Operasi SAR Dikebut

Jumat, 21 November 2025 - 08:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim gabungan BNPB dan Basarnas melakukan pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Banjarnegara.(Posnews/BNPB)

Tim gabungan BNPB dan Basarnas melakukan pencarian korban longsor di Desa Pandanarum, Banjarnegara.(Posnews/BNPB)

BANJANEGARA, POSNEWS.CO.ID Tim SAR gabungan semakin menggencarkan pencarian korban longsor yang masih tertimbun di Banjarnegara, Jawa Timur.

Dalam pencarian itu tim gabungan menemukan tujuh korban meninggal dunia di Desa Pandanarum, Kecamatan Pandanarum, hingga Kamis (20/11/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan terbaru ini membuat jumlah korban tewas bertambah menjadi 10 orang, sementara 18 warga lainnya masih hilang dan terus dicari.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, menyampaikan update situasi pada Jumat (21/11/2025).

Jumlah korban meninggal kini 10 orang. Sebanyak 18 warga masih dalam pencarian,” tegasnya.

Longsor Dipicu Hujan Ekstrem dan Retakan Perbukitan

Tanah longsor terjadi setelah hujan deras berintensitas tinggi mengguyur Banjarnegara selama berhari-hari. Keberadaan mata air besar dan retakan panjang di area perbukitan membuat tanah semakin labil hingga akhirnya ambruk menimpa permukiman penduduk.

Baca Juga :  Misteri Kematian Terapis Cantik di Pejaten, Polisi Turun Tangan

Data terbaru per pukul 19.00 WIB mencatat:

  • 7 warga terluka
  • 48 rumah roboh atau hilang
  • 195 rumah terdampak
  • 934 warga mengungsi

Situasi tragis ini meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Pandanarum.

700 Personel Gabungan Kerahkan Segala Upaya

Operasi pencarian dilakukan besar-besaran. 700 personel dari Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan, hingga berbagai unsur lain bekerja siangmalam.

Mereka menyisir tiga sektor pencarian dengan dukungan:

  • 12 ekskavator
  • 12 alkon
  • Anjing pelacak K-9
  • Peralatan alkon tambahan

Dua unit tangki HU disiagakan untuk mendukung dapur umum di Kantor Kecamatan Pandanarum.

Dukungan logistik juga mengalir dari BNPB, Dinas Sosial, BPBD, PMI, hingga Baznas. Tagana mengoperasikan dapur umum untuk para pengungsi dan petugas, sementara SMP Pandanarum menjadi pusat distribusi logistik.

Pelayanan kesehatan bagi warga, terutama kelompok rentan, tetap berjalan. Tim psikososial turut mendampingi para pelajar yang terdampak bencana.

Baca Juga :  Trump Tuntut Zero Capability Saat Iran Siapkan Doktrin

Medan Berat Hambat Operasi SAR

Pencarian korban tidak berjalan mudah. Petugas menghadapi:

  • potensi longsor susulan,
  • kubangan air besar di area longsoran,
  • aliran mata air yang terus mengalir dan menggerus tanah.

Untuk mengurangi risiko, BNPB dan lintas instansi melakukan:

  • Operasi Modifikasi Cuaca (OMC)
  • Pembuatan jalur pembuangan air
  • Pengaturan aliran agar air langsung menuju sungai

Langkah ini penting untuk menjaga keselamatan petugas sekaligus mempercepat pencarian 18 korban yang masih hilang.

Koordinasi Terus Diperkuat

Tim posko penanganan darurat BNPB di Pandanarum memastikan pembaruan data dilakukan secara berkala. Seluruh instansi bergerak bersama untuk:

  • mengutamakan keselamatan warga
  • mempercepat pencarian korban, 
  • memenuhi kebutuhan para pengungsi

Harapannya, proses pencarian berjalan lancar dan seluruh korban yang masih hilang segera ditemukan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas
Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba
Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan
Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa
Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda
Hendak Azan, Marbut Masjid di Purwakarta Diduga Dihabisi dengan Senjata Tajam
Bocah Tewas Diduga Diterkam Buaya di Jambi Saat Bersiap Berangkat Sekolah
Pasutri di Bandung Diduga Jambret HP Anak di Bawah Umur, Dibekuk Warga Saat Kabur

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 14:26 WIB

Truk Diduga Rem Blong Tabrak Honda PCX di Bogor, 2 Orang Tewas

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:40 WIB

Bareskrim Gerebek Five Stars Bali, 53 Orang Diamankan dalam Kasus Narkoba

Jumat, 7 Agustus 2026 - 13:22 WIB

Rebutan Warisan Berujung Maut di Tapanuli Selatan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 06:27 WIB

Mayat di Bagasi Mobil Grobogan Terungkap, Korban Bos Konter HP Ambarawa

Kamis, 6 Agustus 2026 - 19:57 WIB

Majalengka Perkuat Benteng Antinarkoba, Pemkab dan BNN Bergerak Lindungi Generasi Muda

Berita Terbaru

GIGABYTE menaikkan harga kartu grafis di Jepang hingga 40 persen akibat lonjakan biaya produksi dan kelangkaan komponen memori AI. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Harga GPU GIGABYTE di Jepang Melonjak 40%

Sabtu, 8 Agu 2026 - 14:12 WIB

Gedung Bapenda DKI Jakarta di Gambir terbakar dan memicu penerapan WFH bergilir bagi ASN.
(Posnews/Dinas Gulkarmat DKI Jakarta)

JABODETABEK

Kebakaran Gedung Bapenda DKI, Ribuan ASN Jalani WFH Bergilir

Sabtu, 8 Agu 2026 - 13:09 WIB

Respawn Entertainment resmi menghentikan operasional Apex Legends di Nintendo Switch generasi pertama mulai Season 30 demi memaksimalkan potensi Nintendo Switch 2. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Capcom Menguji Monster Hunter Wilds di Nintendo Switch 2

Sabtu, 8 Agu 2026 - 12:19 WIB