Cuaca Jabodetabek 22 November: BMKG Ingatkan Warga Hujan, Petir, dan Angin Kencang

Sabtu, 22 November 2025 - 07:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

Ilustrasi, Awan gelap dan hujan di kawasan Jakarta, ilustrasi peringatan cuaca BMKG. (Posnews/Net)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mengeluarkan prediksi cuaca di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek).

Pada Sabtu, 22 November 2025, BMKG meramal cuaca bakal didominasi cerah berawan hingga berawan tebal sejak dini hari. Namun, potensi hujan mulai mengintai sejumlah wilayah saat matahari naik menjelang siang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pagi Cerah, Menjelang Siang Mulai Basah

Sejak pagi, cuaca diperkirakan cerah hingga berawan tebal. Akan tetapi, hujan ringan mulai berpeluang mengguyur Kota Depok, Kabupaten Bekasi, serta Kabupaten dan Kota Bogor.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Mengintai Jakarta, Bogor, Depok hingga Bekasi

Siang–Sore, Warga Harus Waspada

Memasuki siang hingga sore hari, aktivitas masyarakat perlu ekstra hati-hati. Meski langit tetap cerah berawan, hujan ringan hingga sedang berpotensi turun di:

  • Jakarta Selatan
  • Jakarta Timur
  • Kota Tangerang
  • Kabupaten & Kota Bekasi
  • Kota Depok
  • Kota Bogor

Sementara itu, hujan sedang hingga lebat diprediksi menghantam Kota Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Bogor. Kondisi ini bisa memicu genangan di titik rawan.

Ada Potensi Petir dan Angin Kencang

Baca Juga :  Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

BMKG mengingatkan potensi kilat/petir dan angin kencang terutama menjelang siang hingga sore, khususnya di Kabupaten dan Kota Bogor. Warga diminta tetap waspada menghadapi cuaca yang berubah cepat.

BMKG meminta masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk:

  • Menyiapkan payung atau jas hujan
  • Menghindari area pohon besar, baliho, atau lokasi rawan tumbang
  • Memantau kondisi sekitar agar terhindar dari bahaya cuaca ekstrem

Cuaca yang tampak tenang di pagi hari bisa berubah drastis. Tetap waspada, tetap aman. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol
Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin
Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang
Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos
Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September
Video Diduga Hina Nabi Viral, Majelis Dzikir Abah Setu di Bekasi Digeruduk Warga
Jabodetabek Kamis Diprediksi Panas, Bogor dan Depok Waspada Hujan
Jakarta hingga Bogor Berpotensi Hujan, Ini Prakiraan Cuaca 9 September 2026

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:41 WIB

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek 13 September Cerah Berawan, Tangerang Waspada Angin

Sabtu, 12 September 2026 - 05:58 WIB

Cuaca Jabodetabek Hari Ini, Hujan Mengintai Bogor dan Tangerang

Jumat, 11 September 2026 - 15:35 WIB

Tri Waluyo Desak Pemprov DKI Evaluasi Data Desil Penerima Bansos

Jumat, 11 September 2026 - 06:00 WIB

Jakarta Cerah Berawan, Bogor Berpotensi Hujan Petir Jumat 11 September

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB