Abu Anak Krakatau Menerpa Bekasi, Pengendara Dibagikan Masker

Minggu, 6 September 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

Polisi membagikan masker kepada warga Bekasi untuk mengantisipasi paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Abu vulkanik dari aktivitas Gunung Anak Krakatau mulai dirasakan warga Bekasi. Kondisi ini membuat polisi bergerak cepat melindungi masyarakat yang tetap harus beraktivitas di luar rumah.

Polres Metro Bekasi Kota turun langsung membagikan masker kepada warga di sejumlah titik ramai, Minggu (6/9/2026).

Pembagian masker menyasar kawasan Jalan Jenderal Ahmad Yani, Stasiun Bekasi, Terminal Bekasi, hingga sejumlah ruas jalan yang dipadati kendaraan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pengendara sepeda motor, pengemudi transportasi daring, sopir angkutan umum, pedagang, petugas parkir, hingga pejalan kaki menjadi sasaran pembagian masker.

Langkah tersebut menjadi bentuk respons cepat kepolisian menyusul meluasnya sebaran abu vulkanik Anak Krakatau ke sejumlah wilayah, termasuk Bekasi.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Putu Kholis Aryana mengatakan kepolisian berupaya memberikan perlindungan langsung kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dua Bocah SD Tewas Tenggelam di Waduk STTAL Kelapa Gading, Usai Selamatkan Teman

β€œYang terpenting respons kita bermanfaat, cepat, dan tepat,” ujarnya.

Menurutnya, masker menjadi perlindungan awal bagi warga yang harus berada di ruang terbuka. Abu vulkanik dapat mengganggu mata serta mengiritasi hidung, tenggorokan, dan saluran pernapasan.

Karena itu, kelompok rentan seperti anak-anak, lansia, ibu hamil, serta warga dengan gangguan pernapasan perlu mendapat perhatian lebih.

Warga Diminta Tak Anggap Sepele Abu Vulkanik

Abu vulkanik bukan sekadar debu biasa. Partikelnya dapat terbawa angin dan masuk ke saluran pernapasan. Kondisi jalan juga dapat berubah karena permukaan menjadi licin ketika abu bercampur air.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan sebaran abu vulkanik Anak Krakatau bergerak ke sejumlah wilayah, termasuk Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

Baca Juga :  Truk Tabrak 6 Mobil di Underpass Ciawi, Tol Jagorawi Sempat Ditutup

Sementara itu, Gunung Anak Krakatau masih berstatus Level III atau Siaga. Badan Geologi mengimbau masyarakat tidak mendekati kawasan gunung dalam radius 3 kilometer dari pusat aktivitas.

Di tengah situasi tersebut, warga Bekasi diimbau tidak panik. Namun, kewaspadaan tetap diperlukan.

Gunakan masker ketika berada di luar rumah, terutama bagi pengendara sepeda motor. Warga juga sebaiknya mengurangi aktivitas di ruang terbuka jika paparan abu semakin terasa.

Jika abu menempel di rumah atau kendaraan, hindari menyapunya dalam kondisi kering. Basahi terlebih dahulu agar partikel tidak kembali beterbangan dan terhirup.

Erupsi boleh terjadi, tetapi perlindungan diri jangan sampai terlambat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Warga Jabodetabek Wajib Waspada, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah
Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah
21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI
Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara
Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada
Cuaca Jabodetabek Hari Ini Berbeda-beda, Cek Suhu Jakarta hingga Tangerang
Ongkos Melamar Kerja Tak Lagi Jadi Beban? Jakarta Siapkan Transportasi Gratis 2027
Kios Bakso Mendadak Ambruk Saat Dibongkar, Pria 55 Tahun Terjepit Reruntuhan

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 05:07 WIB

Warga Jabodetabek Wajib Waspada, Hujan Lebat Mengintai Sejumlah Wilayah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Rumah Lansia Tak Layak Huni Dibedah, Kampung Ambon Didorong Berubah

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 20:58 WIB

21 Lifeguard Berenang Bergantian Selama 24 Jam, Atlantis Ancol Bidik Rekor MURI

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 09:14 WIB

Cegah Tawuran Remaja Dimulai dari Rumah, Ini Pesan Kapolres Jakarta Utara

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 05:58 WIB

Sabtu Ini Jabodetabek Berawan hingga Hujan, Warga Tangsel dan Bogor Perlu Waspada

Berita Terbaru

Penutupan BioWare menandai akhir dari 31 tahun perjalanan studio pengembang Baldur's Gate, KOTOR, dan Mass Effect. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Warisan 31 Tahun BioWare: Studio Legendaris Penentu Standar

Minggu, 25 Okt 2026 - 14:00 WIB