Gempa M6,3 Guncang Simeulue, Aceh: Bangunan Roboh, Satu Warga Tertimpa Reruntuhan

Kamis, 27 November 2025 - 14:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peta lokasi pusat gempa M6,3 Simeulue menurut BMKG. (Posnews/BMKG)

Peta lokasi pusat gempa M6,3 Simeulue menurut BMKG. (Posnews/BMKG)

ACEH, POSNEWS.CO.ID – Suasana mencekam saat gempa dahsyat bermagnitudo 6,3 mengguncang Simeulue, Aceh, Kamis (27/11/2025). Guncangan itu membuat warga panik berlarian dan membuat sejumlah bangunan roboh dan satu warga tertimpa reruntuhan.

Direktur Kesiapsiagaan Basarnas, Noer Isrodin, memastikan korban masih dalam proses evakuasi.

“Satu korban tertimpa reruntuhan dan saat ini sedang dievakuasi,” tegasnya.

Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono, menjelaskan pusat gempa berada di laut, hanya 1 kilometer dari selatan Simeulue pada koordinat 2,61° LU ; 95,83° BT dengan kedalaman 14 km.

Baca Juga :  BMKG–BNPB Gaspol Modifikasi Cuaca, Tahan Serbuan Hujan Ekstrem di Jabodetabek-Jawa

Ia menegaskan gempa ini merupakan gempa dangkal yang dipicu aktivitas subduksi Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Lempeng Eurasia.

“Mekanisme sumber menunjukkan pergerakan naik (thrust fault),” jelasnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Getaran Kuat Terasa Luas

Guncangan dahsyat dengan intensitas IV MMI dirasakan banyak warga di Simeulue. Warga berhamburan keluar rumah karena getaran terasa sangat kuat.

Selain itu, guncangan juga dirasakan di berbagai wilayah Aceh, seperti Aceh Selatan, Banda Aceh, Aceh Besar, Aceh Tenggara, Abdya, hingga Singkil dengan intensitas III–IV MMI.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Hujan Merata, Tangerang Selatan Waspada Petir

Sementara itu, wilayah lain seperti Kabanjahe, Berastagi, Tiganderket, Pidie, dan Lhokseumawe merasakan goyangan intensitas II–III MMI.

Di Medan dan Silangit, getaran terasa lebih ringan di intensitas II MMI, cukup kuat untuk membuat benda-benda gantung bergoyang.

Hingga kini, petugas terus memantau kondisi lapangan dan mengevakuasi korban terdampak. Sejumlah laporan kerusakan bangunan juga masih didata. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas
Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor
PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam
Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon
Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri
Warung Sembako di Kalideres Ternyata Jual Obat Keras Ilegal, 2 Pengedar Ditangkap
Raul Castro Pimpin Longmarch Hari Buruh di Tengah Blokade Minyak AS
Kasus Kecelakaan Kereta di Bekasi Naik Penyidikan, Polisi Periksa Green SM Besok

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:07 WIB

Menantu Otak Pembunuhan Mertua di Pekanbaru, Korban Dipukul Balok hingga Tewas

Minggu, 3 Mei 2026 - 17:52 WIB

Tiga Geng Motor Ditangkap Usai Tawuran Bersenjata Tajam di Bogor

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:35 WIB

Imam Masjid di Palopo Bonyok Dikeroyok OTK Usai Tegur Bocah Main Mikrofon

Minggu, 3 Mei 2026 - 15:21 WIB

Pembunuhan Bocah Aborigin Picu Kerusuhan Massa dan Aksi Main Hakim Sendiri

Berita Terbaru

Menjaga stabilitas kawasan. Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengumumkan evolusi strategi Indo-Pasifik di Hanoi. Ia menjanjikan dukungan finansial besar untuk ketahanan energi dan keamanan maritim guna menghadapi agresivitas China. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Sanae Takaichi Perkuat Aliansi Energi dan Keamanan di Vietnam

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:24 WIB