DPR RI Desak Kemudahan Penerbitan Dokumen Imigrasi untuk Korban Bencana Sumbar

Senin, 1 Desember 2025 - 07:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

Gedung DPR/MPR RI. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Bencana banjir dan longsor yang terjadi di Sumatera Barat membuat Komisi XIII DPR RI mendorong percepatan dan kemudahan penerbitan ulang dokumen keimigrasian bagi warga terdampak bencana di Sumatera Barat.

Langkah ini dianggap krusial karena banyak dokumen warga rusak atau hilang akibat banjir bandang dan longsor.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya saat kunjungan kerja spesifik ke Padang.

Dalam pernyataannya, Willy meminta Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar, Nurudin, untuk memastikan proses penerbitan ulang dokumen berjalan mudah, cepat, dan tanpa biaya tambahan.

Baca Juga :  Akses Putus, Ini Daftar Kabupaten Terisolasi Bencana Alam di Aceh, Sumut, dan Sumbar

“Kami mendorong Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar berkomitmen menerbitkan kembali dokumen keimigrasian bagi masyarakat terdampak bencana, dengan pembebasan syarat dokumen dan pungutan biaya,” tegas Willy, Minggu (30/11/2025).

Menurutnya, kemudahan ini dibutuhkan karena dokumen administrasi kependudukan para korban juga ikut rusak, basah, atau hilang terbawa arus banjir.

Willy menjelaskan bahwa banjir bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh merusak banyak dokumen warga. Karena itu, ia menilai bantuan bagi korban tidak cukup berupa logistik, tetapi juga kemudahan administrasi negara.

Baca Juga :  DPR RI Desak Pemerintah Hapus PNBP SIM Sopir Truk, Anak Sopir Bisa Kuliah Gratis

Bantuan bukan hanya logistik. Kemudahan penerbitan ulang dokumen negara juga sangat penting,” ujarnya.

Willy berharap Imigrasi Sumbar segera merealisasikan langkah ini. Kepala Kanwil Ditjen Imigrasi Sumbar, Nurudin, menyatakan siap mendukung kebijakan tersebut.

Imigrasi akan berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk Kemenkeu, karena penerbitan dokumen imigrasi terkait langsung dengan PNBP. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang
Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat
Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI
Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan
Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026
KPK Sita Uang Rp2 Miliar dalam OTT Bupati Pemalang, 21 Orang Diamankan
KPK Tangkap Bupati Pemalang, Kantor PUPR dan Rumah Kontraktor Disegel
MK Putus Gugatan Program MBG Besok, Nasib Anggaran MBG 2026 Ditentukan

Berita Terkait

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:20 WIB

Pegawai KPK Jadi Tersangka, Diduga Bocorkan Kasus Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 - 13:46 WIB

Survei IDM: Kepuasan Publik terhadap Prabowo Capai 81,5 Persen, Penegakan Hukum Jadi Faktor Terkuat

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:01 WIB

Budaya Evaluasi Jadi Kunci Reformasi DPD RI

Kamis, 30 Juli 2026 - 06:22 WIB

Kasus Narkoba White Rabbit, Bareskrim Limpahkan 3 Tersangka ke Kejaksaan

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:59 WIB

Menag Ajak Warga Ikut Doa Kebangsaan di Monas 1 Agustus 2026

Berita Terbaru

Langkah taktis amankan benteng udara. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menemui Donald Trump di Washington guna membahas produksi mandiri rudal Patriot. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy dan Trump Gelar Pertemuan Penting di Gedung Putih

Kamis, 30 Jul 2026 - 16:12 WIB

Langkah taktis Teheran amankan wilayah udara. Iran membeli 400 peluncur rudal panggul buatan China bernilai 70 juta dolar AS guna memperkuat pertahanan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Iran Borong 400 Peluncur Rudal Panggul Buatan China

Kamis, 30 Jul 2026 - 14:09 WIB