JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengajak mal dan hotel di Ibu Kota menggelar lomba digitalisasi dan diskon.
Langkah ini sekaligus mendorong digitalisasi, mengendalikan inflasi, dan menyemarakkan suasana perayaan.
“Bagaimana kalau kita lombakan Natal dan Tahun Baru di mal? Pertama digitalisasi, kedua lomba diskon, sekaligus menciptakan suasana Nataru yang meriah,” ujar Pramono saat membuka High Level Meeting (HLM) TPID dan TP2DD di Sari Pacific, Jakarta Pusat, Kamis (4/12/2025).
Pramono optimistis lomba diskon di mal akan menarik masyarakat sehingga suasana Nataru lebih hidup.
Selain itu, ia meminta panitia Natal menggelar pertunjukan Christmas Carol di jalan-jalan utama untuk menambah kemeriahan.
Pengendalian Inflasi Dorong Ekonomi Jakarta
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gubernur menegaskan, inflasi Jakarta diproyeksikan terjaga di 2,6–2,7 persen hingga akhir tahun, mendukung pertumbuhan ekonomi sekitar 5 persen.
“Jika inflasi tetap terkendali, target pemerintah pusat 2,5 plus 1 persen tercapai, dan Jakarta tetap stabil,” jelasnya.
Untuk mengendalikan inflasi, digitalisasi menjadi kunci. Pramono menekankan perluasan perlombaan digitalisasi dari pasar tradisional ke mal dan toko pertokoan menjelang Nataru.
Sebelumnya, lomba di pasar berhasil meningkatkan pengguna digital hingga 47 persen.
“Perlombaan digitalisasi bukan sekadar kemeriahan, tetapi juga diskon dan promosi yang mempermudah masyarakat bertransaksi,” tambah Pramono.
Selain itu, Gubernur meminta BUMD dan dinas terkait menjaga pasokan dan harga pangan. Ia juga akan turun langsung ke pasar tradisional, termasuk Kramat Jati, untuk memantau ketersediaan dan harga pangan.
Sekretaris Daerah DKI Jakarta, Uus Kuswanto, menambahkan, HLM ini membahas kesiapan transportasi, mitigasi bencana, dan siaga aparat menjelang pergantian tahun, sekaligus mempercepat digitalisasi daerah agar Jakarta menjadi kota global. (red)





















