Pembangunan Keiku Apartemen PIK 2 Memakan Korban, Pekerja Tewas Terperosok Lubang Atap

Jumat, 5 Desember 2025 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

TANGERANG, POSNEWS.CO.ID – Pekerja proyek penuh dengan resiko membahayakan saat bekerja. Selain mengenakan perlengkapan sesuai SOP dalam bekerja, juga kehati-hatian wajib dipegang. 

Kecelakaan kerja maut terjadi di proyek pembangunan Keiku Apartemen Tokyo Riverside PIK 2, Desa Lemo, Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seorang pekerja berinisal FS tewas setelah terjatuh dari ketinggian sekitar 5 meter. Kejadian ini langsung menggegerkan para pekerja di lokasi proyek.

Insiden nahas ini berawal pada Selasa malam, 2 Desember 2025, sekitar pukul 19.00 WIB. Korban FSl dan rekannya, Agung Saputra, sedang beristirahat di atas atap bangunan kaca yang masih dalam proses pemasangan.

Baca Juga :  Uya Kuya Pulangkan Jenazah PMI Rifa Hamidah di Jember, Jawa Timur

Sekitar pukul 19.30 WIB, FS turun sebentar untuk mengambil minuman berjarak dua meter dari lokasi mereka beristirahat. Namun, saat kembali dan hendak duduk, langkah kakinya meleset.

Kaki FS justru menapak pada lubang atap yang belum dipasang kaca, membuatnya terperosok dan jatuh bebas dari ketinggian 5 meter.

Korban jatuh dalam posisi tengkurap dan langsung mengeluarkan darah dari telinga, hidung, dan mulut. Agung yang melihat kejadian itu langsung turun menolong.

Sempat Dilarikan ke Rumah Sakit, Nyawa Tak Tertolong

FS segera dibawa ke RS Hermina PIK 2 sekitar pukul 20.00 WIB untuk mendapat pertolongan pertama. Namun kondisi cedera yang parah membuat nyawanya sulit diselamatkan.

Baca Juga :  Uang Rampasan Korupsi Taspen Dikembalikan, Sisa Rp100 Miliar Masih Hilang

Pada Rabu, 3 Desember 2025, sekitar pukul 11.00 WIB, pihak rumah sakit menyatakan FS meninggal dunia. Jenazah kemudian dibawa keluarga pada sore harinya untuk dimakamkan di kampung halaman di Pelabuhan Ratu, Sukabumi.

Piket Reskrim Polsek Teluknaga bersama Pospol Kosambi datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB setelah menerima laporan kecelakaan kerja tersebut.

Polisi memeriksa para saksi, termasuk Agung Saputra, Deddy Sudiyanto, dan Mista, untuk memastikan kronologi lengkap. Kasus ini kini ditangani oleh Polsek Teluknaga. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak
Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan
Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar
Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen
Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi
Lulusan S2 Rampok Toko Emas di Depok, Gasak Rp20 Juta demi Bayar Utang Pinjol
Cuaca Jabodetabek Rabu 8 Juli 2026: Cerah Berawan, Suhu Maksimal 34 Derajat
Polri Tetapkan 32 Tersangka Haji Ilegal 2026, Kerugian Korban Rp116,7 Miliar

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 21:00 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Narkoba Malaysia, Napi Lapas Bengkalis Diduga Jadi Otak

Rabu, 8 Juli 2026 - 20:41 WIB

Polri Temukan Tumpukan Dolar AS dan Dolar Singapura di Brankas Rahasia Kafe de’Clan

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:02 WIB

Polisi Gerebek 4 Kafe di Cibitung, Praktik Prostitusi Anak Terbongkar

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:42 WIB

Polisi Ungkap Buronan Meterai Palsu Tewas Lompat dari Apartemen

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:27 WIB

Polisi Gagalkan Peredaran Sabu Berkedok Pakan Burung di Bekasi

Berita Terbaru

Hambatan di tengah krisis kesehatan. Warga di kamp pengungsian Kpangba mengusir petugas medis yang berupaya melacak kontak erat korban meninggal akibat Ebola. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 18:48 WIB