Jelang Duel Panas Indonesia U-22 vs Filipina SEA Games 2025, Indra Sjafri Pasang Alarm Waspada

Senin, 8 Desember 2025 - 15:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Indra Sjafri memimpin latihan Timnas Indonesia U-22 di Chiang Mai menjelang duel Filipina U-22. (Posnews/PSSI)

Indra Sjafri memimpin latihan Timnas Indonesia U-22 di Chiang Mai menjelang duel Filipina U-22. (Posnews/PSSI)

CIANG MAI, POSNEWS.CO.ID – Timnas Indonesia U-22 siap tempur melawan Filipina U-22 pada laga perdana Grup C sepak bola putra SEA Games 2025.

Duel panas ini berlangsung di Stadion 700th Anniversary, Chiang Mai, Thailand, Senin (8/12/2025) pukul 18.00 WIB dan diprediksi jadi laga penuh tensi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pertandingan ini menjadi awal perjuangan penting bagi Ivar Jenner dan kawan-kawan. Karena itu, Pelatih Indra Sjafri langsung mengingatkan anak asuhnya agar waspada penuh terhadap ancaman Filipina U-22.

Baca Juga :  Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Filipina Pernah Membuat Garuda Muda Ketar-Ketir

The Azkals bukan lawan ringan. Mereka sempat menyulitkan Indonesia U-22 di Piala AFF U-23 2025, di mana Garuda Muda hanya menang tipis 1-0 meski bermain di kandang sendiri.

Iya, itu laga berat. Untung kita punya pemain yang sudah pernah menghadapi Filipina di Piala AFF,” ujar Indra di Thailand, Senin (8/12/2025).

Indra memastikan tim pelatih mengurai masalah teknis yang muncul saat duel di Piala AFF. Ia menyebut proses perbaikan sudah dilakukan melalui uji coba melawan India dan Mali.

Baca Juga :  Kompolnas Awasi Ketat Penerapan KUHP dan KUHAP Baru, Soroti Pasal Unjuk Rasa

Itu yang jadi bahan diskusi. Alhamdulillah, kita perbaiki dan simulasi lewat uji coba India dan Mali,” lanjutnya.

Indra optimistis performa tim kini berada di jalur yang tepat.

Progres tim sangat baik. Saya yakin besokhari inikita bisa meraih hasil positif,” tegas pelatih 62 tahun itu.

Garuda Muda wajib menang untuk menjaga asa lolos ke fase berikutnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia
Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia
Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang
Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik
Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel
WHO Nyatakan Wabah Strain Bundibugyo sebagai Ancaman Global
Trump Klaim Kesepakatan Damai dengan Iran Hampir Tuntas
Brimob Polda Metro Gagalkan Tawuran dan Balap Liar, Celurit hingga Narkoba Disita

Berita Terkait

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:24 WIB

Sempat Ditangkap Israel, 9 WNI Relawan Gaza Akhirnya Tiba di Indonesia

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:00 WIB

Bareskrim Selidiki Blackout Sumatera, Kabel SUTET Putus di Jambi Diuji Forensik

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Berita Terbaru

Bara di garis depan. Pasukan Ukraina meluncurkan serangan drone masif terhadap terminal minyak utama Rusia di Novorossiysk, sementara jumlah korban tewas akibat serangan di asrama mahasiswa Starobilsk mencapai 18 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Serangan Balik: Ukraina Gempur Terminal Minyak Rusia

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:17 WIB

Misi merajut kembali aliansi. Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio mengunjungi India untuk memulihkan hubungan yang sempat retak akibat sengketa tarif dan perbedaan pandangan strategis terkait kawasan Asia Selatan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Marco Rubio Lawat India guna Pulihkan Hubungan Dagang

Minggu, 24 Mei 2026 - 17:14 WIB

Sanksi diplomatik Paris. Pemerintah Prancis resmi melarang Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben-Gvir, memasuki wilayahnya sebagai respons atas sikap kontroversialnya terhadap aktivis bantuan Gaza. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Larang Masuk Menteri Keamanan Israel

Minggu, 24 Mei 2026 - 16:11 WIB