Korban Bencana di Sumatera 967 Orang, 850 Ribu Mengungsi – Kayu Hanyut untuk Pemulihan

Rabu, 10 Desember 2025 - 09:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas evakuasi korban banjir dan longsor di Aceh usai BNPB mencatat ribuan korban terdampak bencana Sumatera.(Posnews/Ist)

Petugas evakuasi korban banjir dan longsor di Aceh usai BNPB mencatat ribuan korban terdampak bencana Sumatera.(Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengumumkan lonjakan jumlah korban bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Hingga Rabu pagi (10/12/2025) pukul 07.40 WIB, total korban tewas mencapai 967 orang. Data ini diambil dari Dashboard Penanganan Darurat Banjir dan Longsor BNPB.

Selain itu, 5.000 orang terluka, sementara 262 orang masih hilang. BNPB juga mencatat lebih dari 850 ribu warga kini mengungsi akibat bencana besar yang melanda tiga provinsi tersebut.

Secara keseluruhan, 52 kabupaten/kota terdampak, dengan kerusakan mencakup 157 ribu rumah, 498 jembatan, 1.200 fasilitas umum, dan 584 sekolah. BNPB menegaskan angka ini berpotensi berubah karena proses evakuasi dan pembersihan masih berlangsung.

Rincian Korban per Provinsi (07.40 WIB)

Aceh

  • Tewas: 391
  • Hilang: 31
  • Luka: 4.300
Baca Juga :  Banjir dan Longsor Terjang Sumatera, Korban Tewas Tembus 1.135 Jiwa

Sumatera Utara

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Tewas: 338
  • Hilang: 138
  • Luka: 650

Sumatera Barat

  • Tewas: 238
  • Hilang: 93
  • Luka: 113

Kemenhut Izinkan Kayu Hanyut Dipakai untuk Pemulihan Pascabencana

Untuk mempercepat rekonstruksi, Kementerian Kehutanan mengizinkan pemanfaatan kayu hanyut di Aceh, Sumut, dan Sumbar. Dirjen KLHK, Laksmi Wijayanti, menegaskan kebijakan ini berdasarkan asas keselamatan rakyat dan kemanusiaan.

“Kayu hanyutan dapat dimanfaatkan untuk penanganan darurat, rehabilitasi, dan pemulihan pascabencana,” ujar Laksmi, Selasa (9/12/2025).

Kayu-kayu yang sebelumnya menghambat evakuasi kini bisa dipakai untuk:

  • pembangunan rumah warga,
  • jembatan darurat,
  • fasilitas publik,
  • tanggul sementara.

Namun, pemanfaatannya wajib mengikuti UU No.18/2013 karena kayu hanyut dikategorikan kayu temuan yang memiliki mekanisme pelacakan dan pelaporan ketat.

Baca Juga :  Update Bencana Maut Sumatera: 770 Tewas, 463 Hilang - Polri All Out Evakuasi dan Kirim Bantuan

Laksmi memastikan proses penyaluran dilakukan secara terpadu antara KLHK, pemerintah daerah, dan aparat penegak hukum agar tidak membuka peluang penyamaran kayu ilegal sebagai kayu hanyut.

Di sisi lain, pemerintah menghentikan sementara aktivitas pemanfaatan dan pengangkutan kayu bulat di seluruh area hutan di Aceh, Sumut, dan Sumbar.

Langkah ini diambil untuk mencegah praktik illegal logging di tengah situasi darurat, terutama mengingat tumpukan kayu besar masih terlihat di Sungai Aek Garoga dan Batang Toru, Sumut.

“Kegiatan pengangkutan kayu bulat dihentikan sementara sampai ketentuan lebih lanjut,” tegas Laksmi.

KLHK menekankan bahwa kebijakan kayu hanyut adalah solusi cepat pemulihan, tetapi tetap dalam pengawasan ketat agar tidak dimanfaatkan pihak tak bertanggung jawab. 9red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel
Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda
Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk
Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret
Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi
Beasiswa Kemenag 2026: Ustaz dan Ustazah Bisa Kuliah Gratis Secara Online
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Surabaya Berawan Tebal
Pigai Soroti Pernyataan Amien Rais ke Prabowo, Singgung Dugaan Pelanggaran HAM

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 09:48 WIB

Demo Hardiknas, Pengendara Hindari Kawasan Monas dan DPR, Polisi Kerahkan 3.545 Personel

Senin, 4 Mei 2026 - 08:45 WIB

Ditpolairud Polda Metro Jaya Evakuasi 11 Penumpang Kapal Pancing Bocor di Marunda

Senin, 4 Mei 2026 - 07:33 WIB

Dendam Asmara Berujung Penusukan di Depok, Tiga Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 07:21 WIB

Tebing Longsor di Bogor, Masjid Nurul Hikmah Ambruk Terseret Arus Kali Cikaret

Senin, 4 Mei 2026 - 07:09 WIB

Sempat Buron, Dua Pelaku Penikam Pemuda di Gowa Menyerahkan Diri ke Polisi

Berita Terbaru