Pembakaran Kios di Kalibata Brutal Diduga Libatkan 100 OTK, Polisi Ungkap Fakta Baru

Jumat, 12 Desember 2025 - 14:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puluhan kios pedagang di depan TMP Kalibata hangus terbakar imbas kerusuhan Kamis malam. (Posnews/Ist)

Puluhan kios pedagang di depan TMP Kalibata hangus terbakar imbas kerusuhan Kamis malam. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Pasca kerusuhan di depan TMP Kalibata, Pancoran, Jakarta Selatan, polisi langsung bergerak. Sejumlah saksi diperiksa terkait pembakaran ruko dan kios pedagang yang terjadi usai bentrokan pada Kamis (11/12/2025) malam.

Kapolsek Pancoran Kompol Mansur memastikan pihaknya masih menyelidiki insiden tersebut. Hingga kini, polisi sudah memeriksa enam saksi mata yang melihat kejadian langsung di lokasi.

“Penyelidikan masih berjalan. Enam warga sudah kami periksa,” ujar Mansur, Jumat (12/12/2025).

Menurut Mansur, polisi belum meminta keterangan pihak debt collector (DC) atau kelompok yang berseteru. Dua orang mata elang (matel) tewas akibat pengeroyokan sehingga proses pemeriksaan masih menunggu situasi kondusif.

“Dari pihak DC masih berduka. Nanti kami periksa setelah situasi memungkinkan,” jelasnya.

Sebelumnya, seorang matel tewas dikeroyok pengemudi mobil di kawasan TMP Kalibata. Tak lama setelah itu, sekelompok orang tak dikenal (OTK) menyerbu lokasi dan membakar warung serta kendaraan.

Baca Juga :  Pria di Depok Diserang Mendadak, Pelaku Cekik dan Bacok Korban di Jalan Raya Krukut

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pantauan di lokasi menunjukkan warung, motor, dan satu mobil dilalap api. Warga bersama polisi berusaha memadamkan kebakaran dengan ember dan air seadanya.

Diduga 100 Orang Lakukan Pembakaran

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menduga sekitar 100 OTK terlibat dalam aksi perusakan dan pembakaran tersebut.

“Kami sudah mengantisipasi, tapi tiba-tiba datang sekitar 100 orang merusak warung-warung,” tegas Nicolas.

Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam aksi pembakaran itu, namun kerugian materiil cukup besar. Polisi kini memproses dua perkara: pengeroyokan yang menewaskan dua orang dan pembakaran serta perusakan fasilitas warga.

Ketua RW 04 Duren Tiga, Dwi Endik Setiabudi, mengungkapkan bahwa lebih dari 30 kios dan tenda pedagang di depan TMP Kalibata hangus dilalap api. Enam motor dan satu mobil warga juga ikut terbakar.

Baca Juga :  Komandan KKB Yahukimo Philip Kobak Ditangkap Satgas, Polisi Sita Amunisi dan Senjata

“Kios sekitar 13, tenda durian tujuh, dan tenda makanan kalau ditotal 30 sampai 40 warung,” kata Dwi.

Ia menyebut kerusuhan bermula dari pengeroyokan terhadap dua warga. Satu korban tewas di lokasi, sementara satu lainnya meninggal di rumah sakit.

“Setelah korban kedua meninggal, situasi langsung chaos. Mereka mungkin mencari pelakunya. Lalu sekitar jam 12, pembakaran mulai terjadi,” ujarnya.

Dwi menambahkan bahwa kerusakan tidak hanya terjadi saat kejadian, tetapi juga setelahnya.

“Barang yang belum sempat diselamatkan ikut dihancurkan,” pungkasnya. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov
Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir
Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan
LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar
Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi
Penembakan Tokoh Suku Picu Kontak Senjata Berdarah, 3 Tewas
Mojtaba Khamenei Dinyatakan Sehat Walafiat
Serangan Drone Israel Tewaskan Warga di Tengah Rencana Negosiasi Trump

Berita Terkait

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:43 WIB

6 Pelajar Jadi Tersangka Kericuhan May Day Bandung, Polisi Sita Bom Molotov

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:31 WIB

Hujan Deras Bikin 12 RT di Petogogan Jakarta Selatan Terendam Banjir

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:33 WIB

Pria di Karawang Tewas di Atas Motor, Polisi Selidiki Dugaan Benang Layangan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 18:18 WIB

LPG Subsidi Disuntik ke Tabung Non Subsidi, Negara Nyaris Rugi Rp6,7 Miliar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:13 WIB

Protes Hari Buruh Filipina 2026: Ribuan Massa Kecam Krisis Energi

Berita Terbaru