Pemerintah Cairkan Rp35 Miliar, 16.500 Guru Korban Banjir Terima Tunjangan Rp2 Juta

Kamis, 18 Desember 2025 - 18:31 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat menyampaikan bantuan tunjangan Rp2 juta bagi guru terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. (Posnews/Setpres)

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti saat menyampaikan bantuan tunjangan Rp2 juta bagi guru terdampak banjir dan longsor di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh. (Posnews/Setpres)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) bergerak cepat membantu guru terdampak banjir dan longsor.

Pemerintah menyiapkan tunjangan khusus Rp2 juta per orang bagi 16.500 guru di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Sebagai tindak lanjut, Kemendikdasmen mengalokasikan anggaran total Rp35 miliar untuk bantuan tersebut. Saat ini, kementerian masih memproses revisi Anggaran Tahun 2025 agar pencairan dapat segera dilakukan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan kebijakan itu dalam Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (15/12/2025).

Ia menegaskan bantuan tersebut menjadi prioritas pemerintah di tengah bencana besar yang melanda dunia pendidikan.

“Pemerintah menyiapkan Rp35 miliar melalui anggaran revisi untuk 16.500 guru terdampak. Setiap guru akan menerima Rp2 juta, dan proses revisi anggaran 2025 masih berjalan,” ujar Mu’ti di hadapan Presiden Prabowo dan jajaran Kabinet Merah Putih.

Baca Juga :  Sony Sonjaya Bongkar 26 Nama dalam Kasus Korupsi MBG

Selain guru, bencana banjir juga menghantam ratusan ribu siswa dan ribuan satuan pendidikan.

Berdasarkan data sementara hingga Minggu (14/12/2025) pukul 17.00 WIB, banjir merendam 3.274 satuan pendidikan di tiga provinsi tersebut.

Adapun rinciannya mencakup 767 PAUD, 1.343 SD, 621 SMP, 268 SMA, 136 SMK, 23 PKBM, 30 SLB, serta 86 lembaga kursus dan pelatihan yang terdampak banjir.

Melakukan Pendataan

Namun demikian, Mu’ti mengakui pemerintah belum memetakan tingkat kerusakan secara detail. Pendataan masih terus berlangsung di lapangan seiring surutnya banjir.

“Kami masih melakukan pendataan kerusakan secara bertahap karena situasi di lapangan terus berkembang,” kata Mu’ti.

Lebih lanjut, data sementara mencatat jumlah siswa terdampak mencapai 276.249 orang, sementara guru yang terdampak sebanyak 25.936 orang.

Baca Juga :  Dunia Anarki: Mengapa Perang Tak Terhindarkan

Kerusakan infrastruktur pendidikan juga terbilang parah. Sebanyak 6.431 ruang kelas dilaporkan rusak, disusul 3.489 fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, UKS, tempat ibadah, hingga perangkat TIK yang terendam banjir.

Selain itu, 3.420 toilet sekolah turut mengalami kerusakan.

Sebagai respons cepat, Kemendikdasmen telah menyalurkan berbagai bantuan darurat, baik berupa barang maupun dana.

Bantuan logistik mencakup 148 unit tenda ruang kelas darurat, 15.000 paket school kit, 7.500 bingkisan anak, 2.000 pasang sepatu, 700 family kit, serta 65.000 buku teks dan nonteks.

Tak hanya itu, pemerintah juga menggelontorkan bantuan tunai untuk mendukung pemulihan pendidikan di wilayah terdampak.

Dana sebesar Rp21,1 miliar berasal dari anggaran eksisting, sementara Rp18,53 miliar lainnya disiapkan melalui anggaran revisi.

“Seluruh bantuan ini kami fokuskan agar kegiatan belajar mengajar bisa segera pulih,” pungkas Mu’ti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita
KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon
KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy
Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan
Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji
Jadwal Ramadan 2027 Menurut Muhammadiyah: Puasa Mulai 8 Februari
Konflik Papua Memanas, Panglima TNI Tekankan Kolaborasi Lindungi Warga
Lowongan Kerja Google September 2026, Lulusan S1 Bisa Daftar

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 20:40 WIB

OTT KPK di Bolmut, 14 Orang Diamankan dan Uang Ratusan Juta Disita

Senin, 21 September 2026 - 18:13 WIB

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 September 2026 - 18:01 WIB

KPK Telusuri 4 Mobil yang Diduga Diberikan Pengusaha kepada Vinna Ledy

Senin, 21 September 2026 - 09:07 WIB

Karhutla Indonesia Belum Padam, 64 Pesawat dan 54.394 Personel Dikerahkan

Senin, 21 September 2026 - 07:01 WIB

Nusron Wahid Mundur dari Kepengurusan Golkar, Ini Penjelasan Sarmuji

Berita Terbaru

KPK menemukan petunjuk dugaan aliran uang dalam kasus HGB Summarecon.

NASIONAL

KPK Temukan Jejak Aliran Uang Kasus HGB Summarecon

Senin, 21 Sep 2026 - 18:13 WIB