Ahok Soroti Pencopotan Direksi Pertamina, Dorong Jaksa Periksa Erick Thohir dan Jokowi

Selasa, 27 Januari 2026 - 15:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Posnews/Ntv)

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. (Posnews/Ntv)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Sidang lanjutan perkara rasuah minyak di Pengadilan Tipikor Jakarta, Selasa (27/1/2026), mendadak memanas.

Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok blak-blakan di hadapan majelis hakim dengan menyinggung nama mantan Menteri BUMN Erick Thohir hingga Presiden ke-7 RI Joko Widodo.

Dalam kesaksiannya, Ahok mempertanyakan pencopotan dua sosok yang ia nilai paling kredibel di tubuh Pertamina, yakni Joko Priyono dan Mas’ud Khamid, yang sebelumnya menjabat direksi anak usaha Pertamina.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jaksa penuntut umum pun mencecar Ahok soal alasan pencopotan dua nama tersebut. Jaksa mempertanyakan apakah ada persoalan hukum atau pelanggaran yang membuat keduanya dicopot dari jabatannya.

Baca Juga :  Bagaimana Gajah Namibia Mendengar Dunia Melalui Kaki dan Belalai?

Menanggapi itu, Ahok justru pasang badan. Ia menegaskan Joko Priyono dan Mas’ud Khamid merupakan figur terbaik yang dimiliki Pertamina, khususnya dalam membenahi produksi kilang dan tata kelola bisnis migas.

Menurut Ahok, Mas’ud Khamid bahkan lebih memilih dipecat ketimbang menandatangani dokumen pengadaan yang dinilai bermasalah.

Sikap itu, kata Ahok, menunjukkan integritas tinggi yang jarang dimiliki pejabat BUMN.

Sementara itu, Ahok menyebut Joko Priyono sebagai “orang kilang sejati” dengan pengetahuan teknis paling mumpuni.

Ia mengaku terpukul saat mengetahui Joko dicopot dan menilai keputusan tersebut jauh dari prinsip meritokrasi.

Baca Juga :  Bareskrim Buka Fakta Mengejutkan, Jaringan Narkoba Kirim Paket Selama 10 Bulan

Merasa ada kejanggalan besar, Ahok secara terbuka mendorong jaksa memeriksa Erick Thohir hingga Presiden Jokowi untuk mengungkap alasan di balik pencopotan dua pejabat tersebut.

Pernyataan Ahok sontak memicu riuh ruang sidang. Sejumlah pengunjung bertepuk tangan hingga majelis hakim harus menegur dan mengingatkan agar persidangan tetap tertib.

Di sisi lain, jaksa merespons dingin kesaksian tersebut. Tim penuntut menilai Ahok tidak menyertakan fakta hukum, dokumen, atau uraian perbuatan yang bisa memastikan keterlibatan pihak lain.

Jaksa menegaskan, keterangan Ahok belum cukup menjadi dasar untuk memeriksa pihak terkait. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan
Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025
Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta
Dua Kali Tak Hadir, Nusron Wahid Segera Dipanggil Lagi oleh KPK
Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap
Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali
264 Perwira Polri Dirotasi, Jabatan Wakapolda hingga Kapolres Berubah
Dikabarkan 7 Jenderal Diperiksa di Mabes Polri, Dugaan Informasi Penyadapan

Berita Terkait

Selasa, 3 November 2026 - 21:26 WIB

Polri Janji Usut Tuntas Kasus Penyadapan Presiden, Tiga Tersangka Ditahan

Selasa, 3 November 2026 - 21:11 WIB

Terungkap! Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Berlangsung Sejak 2025

Selasa, 3 November 2026 - 20:22 WIB

Pernah Dampingi Prabowo dan Listyo Sigit, Ini Profil Irjen Ahrie Sonta

Selasa, 3 November 2026 - 19:06 WIB

Diburu Polisi, Terduga Bandar Narkoba Kampung Bahari Ditangkap

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

Hampir Lima Tahun Menanti, 7.871 Korban NET89 Berharap Uang Kembali

Berita Terbaru

Aparat gabungan disiagakan untuk mengamankan aksi penolakan konser Andrea Bocelli di kawasan JIExpo Kemayoran, Jakarta.

JABODETABEK

Konser Andrea Bocelli Picu Polemik, Ribuan Aparat Amankan JIExpo

Selasa, 3 Nov 2026 - 21:40 WIB