Akuntan Gelapkan Dana Perusahaan Rp935 Juta, Polisi: Dipakai Main Judi Online

Kamis, 16 Juli 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi menunjukkan tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan Rp935,6 juta di Banjar, Kalimantan Selatan, yang diduga menghabiskan uang untuk judi online. (Posnews/Polres Banjar)

Polisi menunjukkan tersangka kasus dugaan penggelapan dana perusahaan Rp935,6 juta di Banjar, Kalimantan Selatan, yang diduga menghabiskan uang untuk judi online. (Posnews/Polres Banjar)

BANJAR, POSNEWS.CO.ID – Polres Banjar menangkap akuntan berinisial MF (29) setelah mengungkap dugaan penggelapan dana perusahaan senilai Rp935,6 juta.

MF diduga memindahkan uang perusahaan ke rekening pribadinya, lalu menghabiskannya untuk bermain judi online. Polisi menangkap pelaku di rumahnya di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

Kasi Humas Polres Banjar AKP Alfian Noor mengatakan, petugas mengamankan MF tanpa perlawanan. Saat diperiksa, pelaku mengakui seluruh perbuatannya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pelaku diamankan di rumahnya sendiri, dia mengakui perbuatannya itu,” kata Alfian, Kamis (16/7/2026).

MF Diduga Gelapkan Dana Gaji dan THR Karyawan

Baca Juga :  Bandar Narkoba Gunakan Stiker Sedot WC sebagai Penanda Lokasi Sabu

Berdasarkan hasil penyelidikan, MF mulai menggelapkan dana perusahaan sejak Desember 2025.

Sebagai akuntan, ia diduga memanfaatkan akses keuangan perusahaan dengan memindahkan dana ke rekening lain, kemudian mentransfernya berulang kali ke rekening pribadinya.

Polisi mencatat total dana yang diduga digelapkan mencapai Rp935.600.000.

Kasus ini terungkap ketika karyawan lain memeriksa saldo rekening perusahaan dan menemukan adanya selisih dana. Polisi menyebut uang yang hilang merupakan dana yang seharusnya digunakan untuk membayar gaji dan tunjangan hari raya (THR) karyawan.

MF Habiskan Uang Perusahaan untuk Judi Online

Dalam pemeriksaan, MF mengaku seluruh uang perusahaan telah habis dipakai bermain judi online.

Baca Juga :  Polda Sumut Amankan 2 Ekskavator untuk Tambang Emas Ilegal di Madina, Sempat Diintervensi

“Pelaku mengakui uang itu digunakan untuk judi online,” ujar Alfian.

Polisi memastikan MF telah menghabiskan seluruh uang hasil dugaan penggelapan sehingga penyidik tidak menemukan sisa dana yang dapat diamankan.

Terancam Hukuman Lima Tahun Penjara

Penyidik telah menetapkan MF sebagai tersangka.

Penyidik menjerat MF dengan Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) terkait dugaan tindak pidana penggelapan.

Atas perbuatannya, tersangka terancam hukuman penjara paling lama lima tahun atau denda maksimal Rp500 juta.

Polres Banjar terus mendalami kasus tersebut. Penyidik menelusuri aliran dana dan aset milik tersangka untuk menyita aset yang dapat memulihkan kerugian perusahaan. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Vila di Bali Diduga Jadi Markas Pinjaman Daring, 17 WNA Diamankan Imigrasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Berita Terbaru