Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

Ilustrasi, Tewas. (Posnews/Ist)

BEKASI, POSNEWS.CO.ID – Kasus pengeroyokan hingga penikaman anak punk di Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, berujung maut.

Lady punk Mondy Tatto ikut terseret dalam perkara tersebut. Polisi mengungkap, rangkaian peristiwa yang menewaskan FA bermula dari pesta minuman keras (miras).

Dalam kasus ini, polisi menetapkan tiga tersangka. Mereka adalah Mondy Tatto, Doni Darmawan alias Donal, dan Darmin.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mondy dan Donal menjadi tersangka dalam kasus pengeroyokan. Sementara itu, Darmin dijerat sebagai tersangka utama dalam kasus penikaman yang menewaskan FA.

Cekcok Berujung Pengeroyokan

Peristiwa bermula pada Sabtu (27/6/2026) malam. FA, Mondy, Donal, Darmin, dan sejumlah anak punk berkumpul di depan sebuah salon di Jalan Kiai Asnawi, Cikarang Barat.

Di lokasi itu, FA terlibat cekcok dengan Donal. Perselisihan tersebut kemudian berubah menjadi perkelahian. Donal yang kalah dalam perkelahian itu mendapat bantuan dari Mondy.

Baca Juga :  Tragedi Subuh di Pulogadung, Rumah dan Warung Ludes Terbakar, 3 Tewas

Kanit Reskrim Polsek Cikarang Barat AKP Engkus Kusnadi mengatakan, pengeroyokan tersebut akhirnya berhenti setelah sejumlah teman mereka melerai.

“Donal dibantu Mondy. Setelah itu dilerai teman-temannya dan selesai,” kata Engkus, Kamis (23/7/2026).

Namun, masalah tersebut ternyata belum benar-benar berakhir.

Usai Dikeroyok, Mereka Kembali Pesta Miras

Setelah kejadian pertama, FA kembali bergabung dengan kelompok anak punk lainnya di kawasan Ceger.

Di tempat itu, mereka kembali berkumpul dan pesta miras. Pesta tersebut berlangsung hingga sekitar pukul 03.00 WIB.

Setelah itu, FA bersama Mondy, Donal, dan Darmin berpindah ke kontrakan Mondy di Kampung Jatibaru, Kalijaya, Cikarang Barat.

Mereka kembali berkumpul selama sekitar satu jam. Namun, suasana kembali memanas.

FA Dipukul Pakai Gas Melon

Mondy, Donal, dan FA kembali terlibat adu mulut. Darmin yang berada di lokasi berusaha melerai pertengkaran tersebut.

Ia kemudian menegur FA agar tidak berselisih dengan Mondy. Namun, teguran itu justru memicu pertikaian baru.

FA diduga tidak terima. Ia kemudian memukul kepala Darmin menggunakan tabung gas melon. Pertikaian pun berubah menjadi aksi kekerasan.

Baca Juga :  Truk Boks Rem Blong Tabrak 5 Motor di Jalan Cut Mutia Bekasi, 1 Tewas

Dalam kondisi masih dipengaruhi alkohol, Darmin mengambil pisau dan menusuk tubuh FA.

“Korban ditusuk di bagian punggung belakang. Itu sesuai hasil autopsi,” ujar Engkus.

Dikejar dan Ditusuk Tujuh Kali

FA sempat berusaha menyelamatkan diri. Ia berlari menuju kontrakan sebelah setelah ditusuk.

Namun, Darmin terus mengejarnya. Pelaku kembali menyerang FA hingga korban mengalami tujuh luka tusukan.

“Total ada tujuh kali tusukan. Korban kemudian keluar dari kontrakan menuju jalan dan tersungkur,” kata Engkus.

Teman-teman FA yang berada di lokasi langsung membawanya ke rumah sakit. Namun, nyawa FA tidak berhasil diselamatkan.

Korban meninggal dunia akibat pendarahan parah setelah mengalami serangkaian penusukan.

Polisi kini memproses perkara tersebut. Mondy dan Donal dijerat atas dugaan pengeroyokan, sedangkan Darmin menghadapi perkara penikaman yang mengakibatkan FA meninggal dunia.

Kasus ini kembali menjadi peringatan bahwa pesta miras dan konflik kecil dapat berubah menjadi tragedi besar.

Satu cekcok, satu pesta miras, dan emosi yang tak terkendali akhirnya merenggut nyawa. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris
Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap
Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono
Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum
Cuma Melintas dari Thamrin City, Sopir Mengaku Dipalak Uang Rp 25 Ribu
Atlet Golf Jesslyn Wijaya Lay Hilang Misterius, Diduga Diculik dari Restoran
Residivis Curanmor Dibekuk di Lampung Timur, Ngaku Gasak 20 Motor di Jaksel
Tusuk Korban 8 Kali Gegara Cemburu, Pelaku di Kebon Jeruk Akhirnya Dibekuk Polisi

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 16:35 WIB

Anak Punk Pesta Miras di Cikarang, Cekcok Berujung FA Tewas Ditusuk 7 Kali

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:26 WIB

Dua Laporan Masuk, Polda Metro Jaya Segera Periksa Hotman Paris

Selasa, 21 Juli 2026 - 20:55 WIB

Prada Arif Tewas dengan Luka Benda Tajam, 4 Terduga Pelaku Ditangkap

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:04 WIB

Kabel Penerangan Jalan Dipotong, Polisi Tangkap Pelaku di Tol Wiyoto Wiyono

Selasa, 21 Juli 2026 - 10:34 WIB

Polemik Ucapan Hotman Paris Memanas, PWI Tempuh Jalur Hukum

Berita Terbaru