JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Perjuangan para pencari kerja (pencaker) di Ibu Kota bakal sedikit lebih ringan.
Mulai 1 Januari 2027, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi memberlakukan fasilitas Kartu Layanan Transportasi Gratis khusus bagi warga yang sedang berburu pekerjaan.
Langkah afirmatif ini diambil bukan tanpa alasan. Pramono memahami betul bagaimana beratnya tantangan finansial yang dihadapi oleh para pencari kerja, sekaligus ingin mengapresiasi semangat membara mereka untuk segera mendapatkan penghidupan yang layak.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jadi, efektif untuk pencari kerja itu 1 Januari baru kita berlakukan. Bagi mereka yang punya kartu pencari kerja khusus, nanti akan ada kartunya, sehingga mereka bisa naik transportasi gratis ke mana saja selama mencari kerja,” ujar Pramono saat ditemui di RSUD Pasar Minggu, Jumat (30/10/2026).
Sentuhan Human Interest: Mengenang Perjuangan Pencari Kerja
Kebijakan ini lahir dari secercah empati mendalam yang dirasakan sang gubernur.
Pramono mengenang masa-masa sulitnya saat harus berjuang berpindah tempat wawancara di tengah keterbatasan.
“Selama mencari kerja, saya punya memori—dan pastilah teman-teman semua di ruangan ini punya memori—betapa saat mencari kerja itu kondisinya lagi susah, tetapi semangatnya luar biasa demi mendapatkan pekerjaan,” tutur Pramono penuh antusias.
Pemprov DKI berkomitmen meringankan ongkos harian agar pencari kerja bisa leluasa bergerak tanpa pusing memikirkan biaya transportasi.
Syarat Ketentuan: Hanya Berlaku Selama Belum Bekerja
Kendati memberikan fasilitas istimewa, kebijakan ini tentu memiliki batasan yang jelas agar tepat sasaran.
Pramono menegaskan bahwa kartu sakti tersebut memiliki masa berlaku yang dinamis, mengikuti status kebekerjaan penggunanya.
Fasilitas Eksklusif: Hanya diberikan kepada warga yang benar-benar masih aktif berproses mencari pekerjaan di wilayah Jakarta.
Masa Berlaku Berakhir: “Begitu sudah mendapatkan pekerjaan, tentunya tidak gratis lagi,” tegas Pramono menandaskan.
Melalui program ini, Pemprov DKI berharap para pencari kerja dapat menghemat pengeluaran harian dan fokus menghadapi seleksi kerja. **
Editor : Hadwan













