Banjir Bogor Hari Ini, Kali Cibeber Meluap – 168 Warga Citeureup Terdampak

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Permukiman warga di Desa Puspanegara, Citeureup, Bogor terendam banjir akibat luapan Kali Cibeber setelah hujan deras. (Posnews/Ist)

Permukiman warga di Desa Puspanegara, Citeureup, Bogor terendam banjir akibat luapan Kali Cibeber setelah hujan deras. (Posnews/Ist)

BOGOR, POSNEWS.CO.ID – Hujan deras mengguyur wilayah Desa Puspanegara, Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, hingga memicu banjir yang merendam permukiman warga, Kamis (30/4/2026) malam.

Luapan Kali Cibeber memperparah situasi setelah aliran air tersumbat.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bogor M. Adam Hamdani menjelaskan, curah hujan tinggi menjadi pemicu utama banjir.

“Hujan dengan intensitas tinggi ditambah penyumbatan aliran Kali Cibeber menyebabkan air meluap ke permukiman,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Air Capai 1,2 Meter, Ratusan Warga Terdampak

Selanjutnya, banjir dengan cepat merendam sedikitnya 52 rumah warga. Ketinggian air bahkan mencapai 1,2 meter di sejumlah titik.

Baca Juga :  Insider Trading Digulung Polisi, Direksi dan Pemegang Saham Minna Padi Dijerat

Berdasarkan data kaji cepat, sebanyak 168 jiwa terdampak dalam peristiwa ini. Meski tidak ada korban jiwa, warga sempat panik saat air tiba-tiba masuk ke rumah.

Selain rumah, banjir juga merendam fasilitas umum, termasuk musala di desa tersebut. Akibatnya, sebagian warga memilih mengungsi ke rumah kerabat dan tetangga yang berada di lokasi lebih tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sebagian warga mengungsi sementara untuk menghindari risiko,” kata Adam.

Baca Juga :  MK Larang Wakil Menteri Rangkap Jabatan, Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

Banjir Surut, Warga Diminta Tetap Waspada

Namun demikian, air mulai surut beberapa jam setelah hujan mereda. Meski kondisi berangsur normal, BPBD tetap mengingatkan potensi banjir susulan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi.

Di sisi lain, pihak terkait mendorong penanganan lanjutan, terutama normalisasi aliran Kali Cibeber agar kejadian serupa tidak terulang.

Warga pun diimbau meningkatkan kewaspadaan, terutama saat cuaca ekstrem melanda wilayah Bogor dalam beberapa hari ke depan. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang
May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan
Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan
Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan
Sayap Tradisi di Langit Delhi: Menjaga Kabootarbaazi
Prakiraan Cuaca Hari Ini, Jabodetabek Diguyur Hujan – Waspada Petir dan Angin Kencang
Sedikitnya 358 Orang Dieksekusi di Bawah Rezim Kim Jong Un
Polisi Terapkan Pengamanan Humanis saat May Day 2026 di Jakarta – Kerahkan 24 Ribu Personel

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 09:11 WIB

Diplomasi Beijing-Brussel: China Ajak Belgia Redam Ketegangan Dagang

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:32 WIB

May Day 2026 di Monas, Buruh Bawa 11 Tuntutan – Prabowo Janjikan Kejutan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB

Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:55 WIB

Banjir Bogor Hari Ini, Kali Cibeber Meluap – 168 Warga Citeureup Terdampak

Jumat, 1 Mei 2026 - 07:39 WIB

Tabrakan KA Bekasi Timur, Polisi Periksa Manajemen Green SM – Kasus Naik Penyidikan

Berita Terbaru

Adaptasi energi di tengah perang. Korea Selatan mengalihkan ketergantungan impor naphtha dari Timur Tengah ke Amerika Serikat guna mengamankan bahan baku industri petrokimia saat konflik Iran melumpuhkan jalur pasokan tradisional. Dok: Reuters/Jonathan Ernst.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat Kini Jadi Pemasok Utama Naphtha Korea Selatan

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:30 WIB