JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Suasana di sejumlah permukiman Cengkareng, Jakarta Barat, mulai berubah menjelang gangguan distribusi air bersih PAM JAYA.
Warga beramai-ramai menyiapkan tong, ember, bak penampungan, hingga galon kosong agar kebutuhan air tetap terpenuhi selama pasokan dihentikan sementara.
Langkah antisipasi itu dilakukan setelah PAM JAYA mengumumkan penghentian sementara pasokan air mulai Jumat (17/7/2026) hingga Rabu (22/7/2026).
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Gangguan tersebut diperkirakan berdampak pada 55.272 pelanggan di tujuh kelurahan di Jakarta Barat.
Warga Berburu Wadah Penampungan Air
Yanti (42), warga RT 08/RW 06 Cengkareng Barat, mengaku langsung menyiapkan seluruh wadah yang tersedia di rumah setelah menerima pemberitahuan dari pengurus lingkungan.
“Malam ini saya langsung tampung air. Adanya cuma tong, ember, bak, sama galon kosong,” ujarnya, Kamis (16/7/2026) malam.
Karena tidak memiliki toren air, Yanti memanfaatkan satu tong, tiga ember, dan empat galon bekas untuk menyimpan persediaan air.
Ia berharap gangguan layanan tidak berlangsung lama karena air menjadi kebutuhan utama untuk memasak, mencuci, hingga mandi.
Jika persediaan habis, Yanti berencana membeli air keliling seharga Rp5.000 per jeriken atau mengambil air dari mushala di dekat rumah yang masih menggunakan sumur tanah.
Delapan Anggota Keluarga Andalkan Bak Penampungan
Kekhawatiran serupa dirasakan Risma (37). Ia tinggal bersama delapan anggota keluarga sehingga kebutuhan air jauh lebih besar dibanding rumah tangga biasa.
Beruntung, rumahnya memiliki bak penampungan berukuran besar yang akan diisi penuh sebelum pasokan air dihentikan.
“Kami satu rumah delapan orang. Penampungan itu pasti kami isi penuh dulu,” katanya.
Risma berharap distribusi air segera kembali normal agar aktivitas keluarga tidak terganggu.
55 Ribu Pelanggan Berpotensi Terdampak
Direktur Operasional PAM JAYA Syahrul Hasan mengatakan penghentian sementara pasokan terjadi karena PT Jakarta Utilitas Propertindo (JUP) melakukan perawatan Instalasi Pengolahan Air (IPA) Hutan Kota.
Selama pekerjaan berlangsung, pasokan air menuju jaringan distribusi PAM JAYA akan disesuaikan hingga 22 Juli 2026.
Akibatnya, tekanan air diperkirakan menurun bahkan berhenti sementara di sejumlah wilayah yang dilayani IPA Hutan Kota.
Tujuh Kelurahan Masuk Daftar Terdampak
PAM JAYA memperkirakan gangguan layanan akan berdampak pada pelanggan di tujuh kelurahan di Jakarta Barat, yaitu:
- Cengkareng Barat
- Cengkareng Timur
- Kapuk Muara
- Kamal Muara
- Kamal
- Pegadungan
- Tegal Alur
PAM JAYA mengimbau pelanggan di wilayah tersebut segera menampung air secukupnya sebelum pekerjaan perawatan dimulai agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan. **
Editor : Hadwan













