JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Pertanahan Nasional (BPN) Jakarta Utara terus menghadirkan inovasi layanan publik melalui Program PRABU (Pelayanan Pertanahan Kepulauan Seribu).
Program jemput bola ini memudahkan warga Kepulauan Seribu mengurus dokumen pertanahan tanpa harus menyeberang ke daratan Jakarta.
Kepala BPN Jakarta Utara Uunk Din Parunggi mengatakan PRABU merupakan bentuk komitmen BPN untuk menghadirkan pelayanan yang lebih dekat, cepat, dan mudah dijangkau masyarakat.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
“Program PRABU kami hadirkan agar masyarakat Kepulauan Seribu tidak perlu mengeluarkan biaya transportasi yang besar hanya untuk mengurus dokumen pertanahan. Petugas BPN yang datang langsung memberikan pelayanan,” ujar Uunk kepada Posnews, usai menyerahkan 60 sertifikat tanah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kantor BPN Jakarta Utara, Jalan Melur, Koja, Rabu (15/7/2026).
Layanan Jemput Bola Digelar Setiap Dua Pekan
Uunk menjelaskan, Program PRABU dilaksanakan secara berkala setiap dua minggu dengan melibatkan berbagai instansi dan pemangku kepentingan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut bertujuan mempercepat penyelesaian administrasi pertanahan sekaligus memastikan masyarakat di wilayah kepulauan memperoleh layanan yang setara dengan warga di daratan.
“Biaya transportasi menuju Jakarta cukup tinggi bagi masyarakat pulau. Karena itu, kami mendatangi mereka melalui Program PRABU agar pelayanan menjadi lebih efektif dan efisien,” katanya.
60 Sertifikat PTSL Diserahkan kepada Warga
Pada kesempatan tersebut, BPN Jakarta Utara juga menyerahkan 60 sertifikat tanah PTSL kepada masyarakat.
Acara itu turut dihadiri Wali Kota Jakarta Utara Hendra Hidayat, Anggota DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah, Dewan Kota, Panitia Khusus Reforma Agraria dan PTSL, serta jajaran BPN Jakarta Utara.
Program PTSL merupakan upaya pemerintah memberikan kepastian hukum atas kepemilikan tanah melalui penerbitan sertifikat secara sistematis.
Program ini juga bertujuan mengurangi potensi sengketa pertanahan sekaligus meningkatkan nilai ekonomi aset milik masyarakat.
DPRD Apresiasi Kinerja BPN
Anggota DPRD DKI Jakarta Ida Mahmudah mengapresiasi kinerja BPN Jakarta Utara yang dinilai konsisten mempercepat penerbitan sertifikat tanah masyarakat.
“Kami mengapresiasi seluruh jajaran BPN Jakarta Utara yang telah bekerja serius membantu masyarakat memperoleh sertifikat tanah,” ujarnya.
Ida juga mengingatkan agar sertifikat diserahkan langsung kepada pemilik yang namanya tercantum dalam dokumen tersebut.
Menurutnya, sertifikat sebaiknya tidak dititipkan kepada pihak lain apabila pemilik belum dapat hadir karena berpotensi menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.
Warga Bersyukur Sertifikat Terbit Tanpa Biaya
Sukarjo (65), warga Sunter, Tanjung Priok, bersyukur akhirnya menerima sertifikat tanah melalui Program PTSL.
Ia juga menegaskan seluruh proses pengurusan sertifikat gratis tanpa dipungut biaya.
“Alhamdulillah sertifikat tanah saya sudah selesai. Terima kasih kepada BPN. Prosesnya gratis, tidak dipungut biaya,” katanya.
Melalui Program PRABU dan PTSL, BPN Jakarta Utara memperluas kepastian hukum atas tanah dengan layanan yang mudah dan cepat hingga Kepulauan Seribu. **
Editor : Hadwan













