DENPASAR, POSNEWS.CO.ID – Bareskrim Polri terus bekerja dengan senyap dan kembali menghantam jaringan narkoba internasional.
Kali ini, tim gabungan berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis MDMA dan ketamin di wilayah Bali.
Seorang warga negara asing asal China, WU YANGUAN (43), langsung diciduk saat menerima paket mencurigakan di Denpasar, Rabu (8/4/2026) sekitar pukul 16.00 WITA.
Pengungkapan ini bermula dari informasi intelijen Bea Cukai Soekarno-Hatta yang mendeteksi adanya pengiriman narkotika dari Malaysia menuju Bali.
Menindaklanjuti informasi tersebut, tim Subdit II Dittipidnarkoba langsung bergerak cepat. Selanjutnya, aparat melakukan joint operation dengan Bea Cukai untuk mengawasi pengiriman paket melalui jasa ekspedisi.
Tak butuh waktu lama, petugas berhasil melacak paket hingga ke alamat tujuan di Jalan Mekar Jaya, Denpasar.
Ditangkap Saat Terima Paket Berisi Narkoba
Petugas kemudian melakukan controlled delivery. Saat pelaku menerima paket tersebut, tim langsung menyergap dan mengamankan WU YANGUAN tanpa perlawanan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Dari hasil pemeriksaan awal, paket itu diketahui dikirim dari Malaysia dengan nomor resi tertentu.
Modus pelaku terbilang licik. Narkoba dikemas dalam bungkus sachet minuman bertuliskan “TANG” untuk mengelabui petugas.
Namun, upaya tersebut gagal total.
Polisi menemukan total 12 sachet berisi serbuk narkotika dengan rincian:
10 sachet diduga MDMA dengan berat bruto sekitar 175 gram
2 sachet diduga ketamin dengan berat bruto sekitar 53,6 gram
Selain itu, petugas juga menyita dua unit ponsel yang diduga digunakan untuk komunikasi jaringan.
Jaringan Internasional Masih Diburu
Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Brigjen Pol Eko Hadi Santoso menegaskan, pengungkapan ini baru awal.
Saat ini, penyidik masih menginterogasi pelaku untuk membongkar jaringan yang lebih besar.
Selanjutnya, aparat akan mengembangkan kasus ini hingga ke akar-akarnya, termasuk menelusuri kemungkinan keterlibatan sindikat narkoba internasional.
Kasus ini kembali menegaskan bahwa Bali masih menjadi target empuk jaringan narkoba lintas negara.
Oleh karena itu, aparat meningkatkan pengawasan terhadap jalur masuk barang, terutama melalui paket internasional.
Dengan pengungkapan ini, Bareskrim memastikan komitmennya untuk terus memberantas peredaran narkotika hingga tuntas. (red)
Editor : Hadwan



















