Anak Mutilasi Ibu Kandung di Lahat Demi Judi Online, Terancam Hukuman Mati

Kamis, 9 April 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad korban mutilasi di kebun wilayah Lahat Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

Polisi melakukan olah TKP penemuan jasad korban mutilasi di kebun wilayah Lahat Sumatera Selatan. (Posnews/Ist)

LAHAT, POSNEWS.CO.ID โ€“ Kasus pembunuhan sadis mengguncang Sumatera Selatan. Seorang pemuda tega menghabisi nyawa ibu kandungnya sendiri, lalu memutilasi jasad korban demi menutupi jejak.

Aksi keji ini dipicu hal sepele: keinginan pelaku untuk bermain judi online.

Polisi memastikan pelaku berinisial AF (23) nekat membunuh ibunya, SA (63), setelah emosinya meledak karena tidak diberi uang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kasat Reskrim Polres Lahat, AKP Muhammad Ridho Pradani mengungkapkan, pelaku gelap mata saat permintaannya ditolak korban.

โ€œMotif sementara karena pelaku kesal tidak diberi uang untuk bermain judi daring,โ€ tegas Ridho, Kamis (9/4/2026).

Akibatnya, pertengkaran berubah menjadi tragedi berdarah. Pelaku diduga menggunakan parang untuk menghabisi nyawa korban di rumah mereka.

Bakar Gagal, Mutilasi Jadi Pilihan

Setelah korban tewas, pelaku tak berhenti. Ia mencoba menghilangkan jejak dengan membakar tubuh ibunya. Namun, upaya tersebut gagal.

Baca Juga :  Ring Tinju Pasar Rebo Jadi Senjata Baru Pemprov DKI Tekan Tawuran Remaja

Selanjutnya, pelaku mengambil langkah lebih keji. Ia memutilasi jasad korban menjadi beberapa bagian, lalu memasukkannya ke dalam tiga karung plastik.

Potongan tubuh korban kemudian dibuang dan dikuburkan di kebun di Desa Karang Dalam, Kecamatan Pulau Pinang.

Untuk menutupi aksinya, pelaku bahkan sempat meminta bantuan orang lain menggali lubang. Ia berdalih lubang tersebut untuk keperluan kebun.

Namun, kebohongan itu akhirnya terbongkar.

Terungkap dari Temuan Potongan Mayat

Kasus ini terkuak setelah warga menemukan potongan tubuh manusia yang mencurigakan. Polisi langsung bergerak cepat melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, dan memeriksa saksi.

Dari hasil penyelidikan intensif, polisi mengarah pada pelaku AF.

Tak butuh waktu lama, pelaku berhasil diringkus di sebuah penginapan di wilayah Lahat pada Rabu, 8 April 2026.

Baca Juga :  Angin Puting Beliung Hajar Gowa, 142 Rumah Warga Porak-Poranda

Dari pemeriksaan, terungkap pembunuhan terjadi pada Sabtu, 28 Maret 2026 di Desa Danau Belidang, Kecamatan Mulak Sebingkai.

Setelah itu, pelaku menjalankan serangkaian aksi brutal untuk menghilangkan jejak sebelum akhirnya tertangkap.

Barang Bukti Diamankan, Ancaman Hukuman Mati

Dalam pengungkapan kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk tiga karung plastik yang digunakan untuk menyimpan potongan tubuh korban.

Saat ini, penyidik masih mendalami kasus untuk melengkapi berkas dan kemungkinan fakta baru.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 458 ayat (2) dan (3) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Ancamannya tidak main-main: hukuman mati, penjara seumur hidup, atau maksimal 20 tahun penjara. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Rilis Manifesto AI: Desak Regulasi Ketat
Netanyahu Bersumpah Tingkatkan Serangan Saat Gencatan Senjata
AS dan Iran Negosiasikan Akhir Perang di Tengah Krisis
Moskow Ancam Serangan Masif ke Kyiv Jelang Peringatan
Pyongyang Luncurkan Rudal Balistik ke Perairan Barat
Kapal Tanker Jepang Berhasil Tembus Blokade Selat Hormuz
WNA Brunei Tewas di Kebayoran Baru, Polisi Tangkap Sesama Rekannya
Bareskrim Polri Tindak 4 WNA China Terkait Dugaan Tambang Ilegal di Hutan Papua

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:30 WIB

Paus Leo XIV Rilis Manifesto AI: Desak Regulasi Ketat

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:00 WIB

Netanyahu Bersumpah Tingkatkan Serangan Saat Gencatan Senjata

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:30 WIB

AS dan Iran Negosiasikan Akhir Perang di Tengah Krisis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

Moskow Ancam Serangan Masif ke Kyiv Jelang Peringatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:30 WIB

Pyongyang Luncurkan Rudal Balistik ke Perairan Barat

Berita Terbaru

Ilustrasi, Peringatan dari Takhta Suci. Paus Leo XIV mengeluarkan ensiklik pertamanya,

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Rilis Manifesto AI: Desak Regulasi Ketat

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:30 WIB

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berjanji untuk meningkatkan serangan terhadap Hezbollah di Lebanon. Langkah ini mengancam perundingan damai antara Amerika Serikat dan Iran yang tengah berjalan di Doha. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Netanyahu Bersumpah Tingkatkan Serangan Saat Gencatan Senjata

Selasa, 26 Mei 2026 - 16:00 WIB

Harapan baru di Qatar. Pejabat tinggi Amerika Serikat dan Iran bertemu di Doha untuk membahas proposal perdamaian guna mengakhiri konflik yang melumpuhkan pasokan energi global. Dok: Xinhua.

INTERNASIONAL

AS dan Iran Negosiasikan Akhir Perang di Tengah Krisis

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:30 WIB

Eskalasi di zona pendudukan. Presiden Vladimir Putin memerintahkan militer Rusia menyusun rencana balasan setelah serangan drone Ukraina menghancurkan asrama mahasiswa di Starobilsk, Luhansk, yang menewaskan enam orang. Dok: REUTERS/Pavel Klimov

INTERNASIONAL

Moskow Ancam Serangan Masif ke Kyiv Jelang Peringatan

Selasa, 26 Mei 2026 - 15:00 WIB

Foto, Kembali unjuk kekuatan. Korea Utara menembakkan sejumlah rudal ke perairan lepas pantai barat pada Selasa, menandai aktivitas militer pertama sejak bulan April dan menegaskan ambisi nuklir Pyongyang di tahun 2026. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pyongyang Luncurkan Rudal Balistik ke Perairan Barat

Selasa, 26 Mei 2026 - 14:30 WIB