78 Orang di KM Nurul Salsa, 25 Masih Hilang dan Nakhoda Diperiksa Polisi

Sabtu, 18 Juli 2026 - 14:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Basarnas menggelar operasi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan kapal di perairan Indonesia.
(Posnews/Basarnas)

Basarnas menggelar operasi pencarian dan pertolongan korban kecelakaan kapal di perairan Indonesia. (Posnews/Basarnas)

SELAYAR, POSNEWS.CO.ID – Misteri tenggelamnya KM Nurul Salsa yang menelan korban jiwa dan menyisakan 25 penumpang hilang kini masuk tahap penyelidikan polisi.

Aparat memeriksa nakhoda, sembilan anak buah kapal (ABK), serta para penumpang yang selamat untuk mengungkap detik-detik kapal tersebut terbalik dan tenggelam di tengah laut.

KM Nurul Salsa tenggelam di perairan barat Pulau Polassi, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (15/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kapolres Kepulauan Selayar AKBP Didid Imawan mengatakan polisi memeriksa nakhoda dan sembilan ABK pada Sabtu (18/7/2026) pagi di Polsek Pasimasunggu.

“Saat ini kami mulai melakukan pemeriksaan terhadap nakhoda, ABK,” kata Didid.

Polisi juga meminta keterangan para penumpang yang selamat. Pemeriksaan ini dilakukan untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan laut yang membuat puluhan orang tercebur ke laut.

Baca Juga :  Curah Hujan Tinggi, Prabowo Minta Operasi Modifikasi Cuaca Jabodetabek Diperluas

78 Orang Berada di Kapal, 25 Masih Hilang

Basarnas memperbarui data korban setelah melakukan verifikasi bersama keluarga korban, pemerintah daerah, aparat desa, Syahbandar, dan instansi terkait.

Dari hasil pendataan terbaru, 78 orang berada di atas KM Nurul Salsa. Sebanyak 52 orang selamat, 1 orang meninggal dunia, dan 25 orang masih dalam pencarian.

Petugas mencocokkan data manifest kapal dengan laporan keluarga dan identitas korban yang telah dievakuasi. Langkah ini dilakukan untuk memastikan tidak ada korban yang terlewat.

SAR Sisir Laut dan Udara, Pelampung Gagal Diambil

Tim SAR gabungan terus memperluas pencarian melalui jalur laut dan udara.

Basarnas membagi area pencarian menjadi dua sektor berdasarkan analisis arus, angin, dan kemungkinan pergerakan korban.

Dalam pencarian hari ketiga, tim menemukan sebuah pelampung yang diduga berasal dari KM Nurul Salsa. Namun, gelombang tinggi membuat petugas gagal mengamankan benda tersebut.

Baca Juga :  Enam Bulan Usai Penembakan Karyawan Freeport, DPO AK Ditangkap di Mimika

“Pencarian akan terus kami lanjutkan dengan mengevaluasi hasil penyisiran dan seluruh temuan di lapangan,” kata Kepala Basarnas Makassar Muhammad Arif Anwar.

Polisi Selidiki Penyebab Kapal Tenggelam

Selain membantu operasi kemanusiaan, polisi kini fokus mengungkap penyebab kapal tenggelam. Aparat memeriksa nakhoda, ABK, dan para penumpang yang selamat.

Polisi juga terus memperbarui data korban agar informasi yang disampaikan kepada publik tetap akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Sementara itu, Basarnas bersama TNI AL, Polairud, BPBD, Syahbandar, pemerintah daerah, dan nelayan terus mencari 25 korban yang masih hilang.

Operasi SAR kembali dilanjutkan pada Sabtu (18/7/2026) melalui penyisiran laut dan udara.

Masyarakat yang memiliki informasi mengenai korban atau benda yang diduga berkaitan dengan KM Nurul Salsa diminta segera melapor kepada posko SAR terdekat. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan
Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu
Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu
Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan
Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan
Mutilasi Ibu dan Anak di Madiun, Tersangka Mengaku Terinspirasi Film
481 Siswa Dramaga Diduga Keracunan MBG, Pemkab Bogor Ambil Langkah Ini
Vila di Bali Diduga Jadi Markas Pinjaman Daring, 17 WNA Diamankan Imigrasi

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:19 WIB

Tangki Mobil Dimodifikasi, Pria di Blitar Diduga Kumpulkan 1.000 Liter BBM Tiap Pekan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 08:01 WIB

Masih Berstatus Pelajar, Tiga Remaja di Dompu Diamankan dalam Kasus Sabu

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:33 WIB

Misteri Maut di Toboali: Ngobrol Santai Berujung Timah Panas, Pelaku Diburu

Rabu, 28 Oktober 2026 - 21:29 WIB

Ibu Ditemukan Tewas di Rumah, Anak yang Bertugas sebagai Polisi Ditahan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:41 WIB

Dapur Nelayan Terancam Cuaca Buruk, Kapolda Bengkulu Sigap Turun ke Lapangan

Berita Terbaru