Bencana Beruntun di Sumut, Polda: Situasi Masih Berpotensi Memburuk – Ada 34 Tewas, 52 Hilang

Kamis, 27 November 2025 - 12:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR gabungan evakuasi pohon tumbang menutup jalan di Tapanuli Utara, Sumut. (Posnews/Ist)

Tim SAR gabungan evakuasi pohon tumbang menutup jalan di Tapanuli Utara, Sumut. (Posnews/Ist)

SUMATERA UTARA, POSNEWS.CO.ID – Dampak bencana alam yang terjadi di wilayah Sumatera Utara (Sumut) memakan banyak korban jiwa dan kehilangan tempat tinggal.

Dari data terbaru yang dikeluarkan Polda Sumatera Utara mencatat ada 34 orang tewas dan 52 lainnya masih hilang. Hingga kini Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian korban hilang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Ferry Walintukan, mengatakan total ada 175 korban dalam rangkaian bencana tersebut.

“Dari hasil rekapitulasi sementara, terdapat 34 meninggal dunia serta 52 orang masih dalam pencarian,” ujarnya, Kamis (27/11/2025).

Baca Juga :  Tiga Perampok Gasak Motor di Sepatan Timur, Korban Disergap Saat Subuh

Ferry menuturkan bahwa hingga Rabu (26/11) pukul 22.00 WIB, pihaknya mencatat 148 kejadian bencana alam. Peristiwa tersebut tersebar di 12 kabupaten/kota, mulai dari tanah longsor, banjir besar, pohon tumbang, hingga angin puting beliung.

Bencana paling parah terjadi di Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Humbang Hasundutan, Sibolga, dan Mandailing Natal.

Puluhan titik longsor menutup akses jalan, sementara banjir merendam rumah warga dengan ketinggian air mencapai 1 meter.

Warga di beberapa lokasi terisolasi karena jembatan penghubung hanyut dan akses jalan tertutup lumpur tebal.

Baca Juga :  PBB Sebut Suhu Global Berpeluang Lewati Ambang Batas

Medan & Deli Serdang Belum Laporkan Data Lengkap

Meski angka korban sudah tinggi, Ferry menekankan bahwa data ini masih bersifat sementara. Beberapa wilayah, termasuk Medan, Deli Serdang, dan sejumlah daerah lain belum bisa memberikan laporan lengkap.

“Hujan belum berhenti, akses masih terputus. Kami terus memperbarui data secara berkala,” katanya.

Tim gabungan dari Polri, TNI, BPBD, dan relawan masih menyisir lokasi bencana untuk mencari puluhan korban yang hilang. Evakuasi warga juga terus dilakukan di titik-titik rawan longsor dan banjir susulan. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan
Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila
Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia
Alysa Liu dan Ilia Malinin Siap Beraksi di Skate America
Aliansi SoftBank dan OpenAI: Perangi Krisis Siber Jepang

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 14:48 WIB

AntĂłnio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng

Rabu, 17 Juni 2026 - 13:31 WIB

Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:21 WIB

Donald Trump Sebut Benjamin Netanyahu Gila

Rabu, 17 Juni 2026 - 11:12 WIB

Mikrofon Bocor Ungkap Obrolan Spontan Para Pemimpin Dunia

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB