Bencana Sumatera Makan Korban 846 Jiwa, 326 Sekolah Rusak dan Ribuan Rumah Hancur

Jumat, 5 Desember 2025 - 16:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas SAR mengevakuasi warga di lokasi banjir besar di Sumatera, air meluap dan rumah-rumah rusak parah. (Posnews/Ist)

Petugas SAR mengevakuasi warga di lokasi banjir besar di Sumatera, air meluap dan rumah-rumah rusak parah. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru jumlah korban tewas akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) terus melonjak.

Tercatat BNPB melaporkan 846 orang meninggal, 547 orang masih hilang dan 2.700 warga mengalami luka-luka. Total 10.900 rumah rusak, dan 51 kabupaten/kota terdampak, pada Jumat (5/12/2025) pukul 14.25 WIB.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, 547 orang masih hilang dan 2.700 warga mengalami luka-luka. Total 10.900 rumah rusak, dan 51 kabupaten/kota terdampak.

Rincian Korban Tewas per Provinsi

  • Aceh: 325 orang
  • Sumut: 311 orang
  • Sumbar: 210 orang
  • 326 Sekolah Rusak, Infrastruktur Ambruk
Baca Juga :  Update Banjir Sumut–Sumbar–Aceh: 583 Meninggal, 553 Hilang, Basarnas Maksimalkan K9

BNPB mencatat 326 fasilitas pendidikan hancur, 185 rumah ibadah rusak, 25 fasilitas kesehatan terdampak, 115 kantor rusak, serta 295 jembatan putus.

Data pukul 07.00 WIB juga menunjukkan 836 korban tewas, 209 hilang, dan 2.700 luka-luka—angka yang terus berubah seiring pencarian.

Komisi X DPR Desak Trauma Healing untuk Guru & Siswa

Anggota Komisi X DPR Abdul Fikri Faqih menekankan pentingnya trauma healing sebelum kegiatan belajar dimulai di sekolah darurat.

Ia meminta Kemendikdasmen menggandeng Kemensos dan Kemendiktisaintek agar pemulihan psikologis berjalan efektif.

Fikri menegaskan, pemulihan sekolah harus diprioritaskan, karena menyelamatkan ruang belajar berarti menjaga masa depan anak-anak terdampak.

1.009 Sekolah Terdampak, Dana Darurat Rp 4 Miliar Mengalir

Baca Juga :  Mendagri Pimpin Satgas Rehabilitasi Pascabencana, Bersama TNI Percepat Rekonstruksi Bencana

Kemendikdasmen sudah menyalurkan Rp 4 miliar dana tanggap darurat untuk mendukung proses belajar pasca-bencana. Total 1.009 sekolah dari PAUD hingga SLB terdampak di tiga provinsi:

Aceh – 310 Satuan Pendidikan

PAUD 57 | SD 91 | SMP 55 | SMA 65 | SMK 34 | PKBM/SKB 1 | SLB 7

Sumatera Utara – 385 Satuan Pendidikan

PAUD 76 | SD 199 | SMP 92 | SMA 11 | SMK 6 | SLB 1

Sumatera Barat – 314 Satuan Pendidikan

PAUD 51 | SD 63 | SMP 71 | SMA 20 | SMK 1 | SLB 8

Kemendikdasmen juga mendirikan tenda darurat, menggalang bantuan, serta melakukan pemetaan agar proses belajar tetap berjalan di tengah bencana. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan
Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita
Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan
Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan
Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim
Gara-gara Tiket Pulang Palsu, 5 WNA Terbongkar Kelola Judi Online
Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 12:47 WIB

49,85 Ton Kacang Tanah Asal India Disita Polda Metro, Siap Diedarkan

Rabu, 16 September 2026 - 09:31 WIB

Polisi Ciduk Dua Pemuda di Jaktim, Pisau hingga 5 HP Disita

Rabu, 16 September 2026 - 07:26 WIB

Tragedi Warung Mi Ayam Babelan, K Tewas Bersama Bayi 7 Bulan

Rabu, 16 September 2026 - 05:56 WIB

Cuaca Jabodetabek Rabu 16 September 2026, Bogor Berpotensi Hujan

Selasa, 15 September 2026 - 16:31 WIB

Dugaan Penipuan Investasi Emas Rp58,5 Miliar Seret Kombes F ke Bareskrim

Berita Terbaru

Blizzard mengumumkan gim baru StarCraft bergenre open world shooter garapan Dan Hay pada BlizzCon 2026 dengan target rilis tahun 2030. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Blizzard Resmi Umumkan Game Baru StarCraft Open World

Rabu, 16 Sep 2026 - 09:30 WIB