BMKG: 63% Wilayah Indonesia Masuki Musim Kemarau, Papua Barat Daya Berpotensi Banjir

Jumat, 5 September 2025 - 08:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Indonesia Masuk Kemarau Ekstrem.
(Posnews/Ist)

Ilustrasi, Indonesia Masuk Kemarau Ekstrem. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan 63% wilayah Indonesia sudah memasuki musim kemarau berdasarkan Zona Musim (ZOM) hingga awal September 2025. Namun, BMKG juga memprediksi satu wilayah masih berpotensi banjir.

BMKG menyebut wilayah yang sudah masuk musim kemarau meliputi sebagian besar Aceh, Sumatera Utara, Bengkulu, Kepulauan Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Lampung, Sumatera Barat, Riau, dan Bangka Belitung. Selain itu, DKI Jakarta, sebagian besar Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta DI Yogyakarta juga tercatat dalam zona musim kemarau.

Selain itu, kemarau juga terjadi di sebagian Bali, NTB, NTT, Kalimantan, Sulawesi, serta sebagian kecil Papua Barat dan Papua.

Pada Dasarian III Agustus 2025, curah hujan tercatat bervariasi: sangat tinggi 1,01%, tinggi 9,45%, menengah 46,21%, dan rendah 43,34%. Curah hujan tinggi terpantau di sebagian Bengkulu, Jawa Barat, Sulawesi Utara, Maluku Utara, Maluku, Papua Barat Daya, Papua Barat, Papua Tengah, serta sejumlah wilayah Papua lainnya.

Memasuki Dasarian I September 2025, BMKG memprediksi curah hujan umumnya berada pada kategori rendah hingga menengah (0–150 mm/dasarian). Sekitar 47,94% wilayah, seperti sebagian besar Sumatera, sebagian kecil Jawa dan NTT, sebagian besar Kalimantan, Sulawesi, Maluku Utara, Maluku, serta Papua, akan mengalami hujan menengah.

Baca Juga :  Mahkamah Agung Kebanjiran Perkara, 38.147 Kasus Ditangani Sepanjang 2025

Sementara itu, hujan kategori tinggi hingga sangat tinggi (lebih dari 150 mm/dasarian) berpotensi terjadi di sebagian kecil Jawa Barat bagian barat, Kalimantan Barat bagian utara, Sulawesi Barat, Maluku bagian tengah, Papua Barat, serta Papua bagian Barat dan Tengah.

BMKG juga memprediksi potensi banjir di Papua Barat Daya, meliputi Maybrat, Sorong, dan Sorong Selatan pada Dasarian I September 2025. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Minta Aparatur Bersih-Bersih, Korupsi Jadi Prioritas Pemerintah
KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Diduga Peras Perangkat Daerah
Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Penyidik Masih Periksa Sejumlah Pihak
Kasus Korupsi Batu Bara, Polisi Sita Dokumen dan Komputer dari Ruko di Cipete
KPK Ungkap Modus ‘Uang Assalamualaikum’ dalam Korupsi Pengadaan di MPR
Kejagung Buka Suara soal Penggeledahan Polri, Tegaskan Hormati Proses Hukum
Bareskrim Ringkus Otak Penyerangan yang Tewaskan Tiga Polisi Katingan
Prabowo Luncurkan B50, Target Indonesia Stop Impor Solar

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 09:22 WIB

Prabowo Minta Aparatur Bersih-Bersih, Korupsi Jadi Prioritas Pemerintah

Jumat, 10 Juli 2026 - 08:43 WIB

KPK OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Diduga Peras Perangkat Daerah

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:48 WIB

Bupati Sukoharjo Terjaring OTT KPK, Penyidik Masih Periksa Sejumlah Pihak

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:21 WIB

Kasus Korupsi Batu Bara, Polisi Sita Dokumen dan Komputer dari Ruko di Cipete

Kamis, 9 Juli 2026 - 20:24 WIB

KPK Ungkap Modus ‘Uang Assalamualaikum’ dalam Korupsi Pengadaan di MPR

Berita Terbaru

Ilustrasi, Langkah besar dalam perang teknologi AI. OpenAI meluncurkan seri GPT-5.6 ke publik setelah mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OpenAI Resmi Meluncurkan Seri GPT-5.6 Secara Global

Jumat, 10 Jul 2026 - 08:00 WIB