Militer AS Gempur Pesisir Iran Pasca-Serangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Krisis Selat Hormuz memuncak. Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke wilayah pesisir selatan Iran. Dok: Istimewa.

Krisis Selat Hormuz memuncak. Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke wilayah pesisir selatan Iran. Dok: Istimewa.

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Kawasan Timur Tengah kini memasuki fase pertempuran yang sangat kritis.

Eskalasi Militer di Selat Hormuz

Komando Sentral AS (CENTCOM) mengonfirmasi serangan udara tersebut. Militer AS menargetkan sistem pertahanan udara dan pelabuhan Iran.

Langkah tegas ini merespons serangan terhadap tiga kapal dagang. Trump mengklaim kesepakatan gencatan senjata sementara telah usai.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menegaskan tidak ingin lagi bernegosiasi dengan Teheran. Sikap keras Trump ini memicu ketegangan militer yang semakin luas.

Balasan Iran ke Kuwait dan Bahrain

Iran meluncurkan serangan balasan ke Kuwait dan Bahrain. Kedua negara tersebut menampung pangkalan militer Amerika Serikat.

Baca Juga :  AS Sita Tanker Rusia di Atlantik Utara: Moskow Tuduh Washington

Kementerian Pertahanan Kuwait sukses menghalau rudal dan drone musuh. Qatar juga sempat meningkatkan status ancaman keamanan nasional mereka.

Negosiator ulung Iran Mohammad Baqer Qalibaf mengirim pesan keras. Qalibaf berjanji akan membalas setiap gempuran militer Amerika Serikat.

Kerusakan Infrastruktur di Kota Pelabuhan

Gempuran AS menghantam kota pelabuhan utama Bandar Abbas. Fasilitas pangkalan laut Garda Revolusi mengalami kerusakan parah.

Ledakan keras juga mengguncang kota pesisir Konarak dan Chabahar. Serangan udara merusak menara pengawas lalu lintas maritim Chabahar.

Kantor berita Mehr melaporkan pemadaman listrik di wilayah tersebut. Petugas medis mengevakuasi satu petugas pemadam kebakaran di Iranshahr.

Baca Juga :  Trump Ancam Intervensi Militer Setelah Dakwa Raul Castro

Gempuran AS juga merusak jembatan kereta api dekat Aqqala. Kerusakan ini mengganggu jalur logistik penting di utara Iran.

Lonjakan Harga Minyak Dunia

Konflik bersenjata ini langsung mendorong kenaikan harga minyak global. Harga minyak mentah Brent naik sekitar 1% hari ini.

Nilai minyak mentah kini menyentuh 78,80 dolar AS per barel. Namun harga tersebut masih berada di bawah rekor April lalu.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmaeil Baghaei melayangkan protes. Baghaei menilai AS melanggar memorandum kesepakatan damai kedua negara.

Parlemen Iran kini mempertimbangkan opsi keluar dari Traktat NPT. Mereka juga mengancam akan memblokir jalur pelayaran Bab-el-Mandeb.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Trump Setop Perdagangan dengan Spanyol Pasca-Perselisihan
Ancaman Topan Raksasa: Bavi Bersiap Terjang Taiwan
Energi Baru Indo-Pasifik: Australia Resmi Pasok Uranium
Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya
Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial
Gempuran Drone Ukraina Paksa Kilang Minyak Rusia Setop
Nigel Farage Mundur dari Parlemen Inggris
AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:30 WIB

Militer AS Gempur Pesisir Iran Pasca-Serangan

Jumat, 10 Juli 2026 - 07:00 WIB

Trump Setop Perdagangan dengan Spanyol Pasca-Perselisihan

Jumat, 10 Juli 2026 - 06:00 WIB

Energi Baru Indo-Pasifik: Australia Resmi Pasok Uranium

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:48 WIB

Wabah Ebola Kongo Meluas: WHO Peringatkan Bahaya

Rabu, 8 Juli 2026 - 17:30 WIB

Anthropic Raih Skor Tertinggi di Tengah Ancaman Eksistensial

Berita Terbaru

Ilustrasi, Langkah besar dalam perang teknologi AI. OpenAI meluncurkan seri GPT-5.6 ke publik setelah mendapatkan persetujuan resmi dari pemerintah Amerika Serikat. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

OpenAI Resmi Meluncurkan Seri GPT-5.6 Secara Global

Jumat, 10 Jul 2026 - 08:00 WIB

Krisis Selat Hormuz memuncak. Militer Amerika Serikat meluncurkan serangan udara baru ke wilayah pesisir selatan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Militer AS Gempur Pesisir Iran Pasca-Serangan

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:30 WIB

Langkah ekstrem di KTT Ankara. Presiden Donald Trump memerintahkan penghentian total hubungan dagang dengan Spanyol akibat perselisihan anggaran militer. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Setop Perdagangan dengan Spanyol Pasca-Perselisihan

Jumat, 10 Jul 2026 - 07:00 WIB