BMKG: Potensi Hujan Ekstrem di Pulau Jawa – Bali Saat Nataru 2025, Warga Diminta Pantau Cuaca

Senin, 1 Desember 2025 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Jabodetabek sesuai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 20–21 Februari 2026.
 (Posnews/Ist)

Ilustrasi hujan lebat dan angin kencang melanda wilayah Jabodetabek sesuai peringatan dini Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) 20–21 Februari 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi potensi hujan ekstrem bakal terjadi saat Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025.

Hujan ekstrem yang potensi menimbulkan bencana diprediksi terjadi di Pulau Jawa, Bali, NTT, hingga Papua.

Peringatan dini tersebut disampaikan Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, dalam rapat koordinasi di Kantor Kemendagri, pada Senin (1/12/2025).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Di bulan Januari nanti itu di seluruh daerah Pulau Jawa, Bali, NTT, NTB, Sulawesi Selatan, Papua Selatan, akan mengalami curah hujan tinggi hingga sangat tinggi, antara 300 sampai 500 milimeter,” ungkapnya.

Baca Juga :  Preman Ciputat Mau Bacok Pedagang Ditangkap Lagi di Bogor, Baru 9 Bulan Bebas

Faisal menyebut, potensi hujan ekstrem selama periode Nataru bakal dimulai pada akhir Desember. Tepatnya pada pekan ketiga Desember 2025.

“Ini yang harus kita waspadai. Memasuki Nataru di daerah-daerah yang saya sebutkan tadi, berpotensi terjadi hujan dengan curah tinggi hingga sangat tinggi,” jelasnya.

Pada pekan ketiga Desember, daerah-daerah yang rawan cuaca ekstrem adalah Kalimantan Timur dan Papua bagian timur.

“Kemudian masuk mendekati akhir Desember, itu yang aktif adalah sekitar Papua sebelah barat,” lebih lanjut Faisal menjelaskan.

Dan ini yang kita waspadai. Mulai dari 28 Desember hingga 10 Januari, seluruh area Pulau Jawa, Bali, dan NTT berpotensi mengalami hujan tinggi hingga sangat tinggi.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Fakta Video Viral Korban Begal Season City

Tidak Ada Gelombang Laut Tinggi

Faisal menyebut gelombang tinggi 2,5–4 meter tidak berpotensi terjadi di Indonesia selama Desember–Januari. Namun, gelombang sedang 1,25–2,5 meter masih mungkin muncul di perairan barat–selatan Sumatra, Selat Sunda, selatan Jawa, NTT, Anambas, Natuna, Samudra Pasifik Utara, dan Halmahera.

Faisal pun meminta masyarakat yang akan melakukan liburan Nataru, agar waspada dan memperhatikan prakiraan cuaca. (*)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono
Minggu Cerah di Jabodetabek, BMKG Ingatkan Warga Hadapi Panas
Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian
Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari
Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan
Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak
Jalan Licin di Kramat Jati Disorot, Pramono Minta Pedagang Masuk Pasar
Basri Sudah Ditangkap, Kini Bareskrim Kejar Yuwanky ke Singapura

Berita Terkait

Minggu, 23 Agustus 2026 - 11:57 WIB

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Pelanggan Kecewa, Polemik Terios Turun Mesin Belum Berujung Penyelesaian

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:06 WIB

Jabodetabek Cerah Sabtu Ini, Warga Perlu Waspadai Terik Matahari

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:19 WIB

Hari Juang Polri 2026, Polisi dan Warga Bekasi Perkuat Kolaborasi Keamanan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 09:30 WIB

Kebakaran Paseban Jakpus: 15 Rumah Terbakar, 120 Warga Terdampak

Berita Terbaru

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung . (Posnews/Kominfo)

JABODETABEK

Parkir Mobil di Jakarta Bisa Rp60 Ribu per Jam? Ini Kata Pramono

Minggu, 23 Agu 2026 - 11:57 WIB

Kebakaran melanda rumah tradisional di Kampung Adat Sade Lombok Tengah. (Posnews/Ist)

DAERAH

Kobaran Api Hantam Sade, Warisan Budaya Sasak dalam Ancaman

Minggu, 23 Agu 2026 - 07:32 WIB