JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Jakarta Siaga. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk periode 21–27 Januari 2026.
Peringatan ini menyasar seluruh wilayah DKI Jakarta seiring potensi hujan ringan hingga lebat yang dapat memicu bencana hidrometeorologi.
BPBD DKI menyatakan peringatan tersebut merujuk pada prakiraan BMKG yang memprediksi hujan dengan berbagai intensitas di ibu kota.
Oleh karena itu, BPBD langsung memperkuat kesiapsiagaan personel, sarana prasarana, serta koordinasi lintas perangkat daerah.
Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Isnawa Adji, menegaskan cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan genangan, banjir, hingga gangguan aktivitas warga.
“BPBD meningkatkan kesiapsiagaan personel dan peralatan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Isnawa, Rabu (21/1).
Koordinasi Lintas Dinas Diperkuat
Selanjutnya, BPBD DKI terus memperkuat koordinasi dengan Dinas Sumber Daya Air, Dinas Bina Marga, serta aparatur kewilayahan.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Langkah ini dilakukan untuk memastikan sistem pengendalian banjir dan penanganan darurat berjalan optimal.
Tak hanya itu, BPBD juga mengimbau masyarakat, khususnya warga di wilayah rawan banjir, agar tetap waspada dan siaga menghadapi potensi cuaca ekstrem.
Warga Diminta Aktif Lapor Genangan
Isnawa menekankan pentingnya mitigasi mandiri. Warga diminta menyiapkan perlengkapan seperti payung atau jas hujan, tas siaga bencana, serta rutin memantau informasi cuaca dan tinggi muka air melalui kanal resmi Pemprov DKI Jakarta.
“Partisipasi aktif masyarakat dalam melaporkan potensi genangan atau banjir sangat membantu percepatan penanganan di lapangan,” tegasnya.
Sebagai langkah antisipasi, BPBD DKI Jakarta memastikan layanan darurat Jakarta Siaga 112 tetap aktif 24 jam.
Masyarakat diminta segera menghubungi layanan tersebut jika menemukan kondisi darurat yang membutuhkan penanganan cepat. (red)
Editor : Hadwan


















