BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Angin segar berembus dalam hubungan diplomatik antara China dan Kanada. Perdana Menteri China Li Qiang menyambut hangat kunjungan Perdana Menteri Kanada Mark Carney di Balai Agung Rakyat, Beijing, pada hari Kamis (15/1).
Pertemuan ini menandai titik balik penting. Li Qiang menegaskan bahwa berkat upaya bersama kedua belah pihak, hubungan China-Kanada telah “berbalik arah”. Kini, hubungan tersebut mendapat sambutan luas dari berbagai sektor di kedua negara.
Li Qiang langsung tancap gas membahas ekonomi. Ia menyatakan keinginan China untuk memperkuat kerja sama dengan Kanada di berbagai sektor strategis. Sektor-sektor tersebut meliputi energi bersih, teknologi digital, pertanian modern, kedirgantaraan, manufaktur canggih, hingga keuangan.
“Tujuannya adalah menumbuhkan pendorong baru bagi pertumbuhan ekonomi,” ujar Li.
Pintu Terbuka untuk Investasi
Beijing menggelar karpet merah bagi investor Kanada. Li menegaskan bahwa China menyambut lebih banyak perusahaan Kanada untuk berinvestasi di negaranya.
Namun, ia juga menitipkan pesan penting. Li berharap Kanada dapat menyediakan lingkungan bisnis yang adil dan non-diskriminatif bagi perusahaan China yang berinvestasi di sana.
Menurut Li, China dan Kanada memiliki komplementaritas ekonomi yang kuat. Kerja sama bilateral ini didorong oleh dinamisme internal yang kuat dan menyimpan potensi yang sangat besar. Oleh karena itu, China siap menyelaraskan strategi pembangunannya dengan Kanada.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Carney: Komitmen “Satu China”
Di sisi lain, Perdana Menteri Mark Carney memberikan respons positif. Ia menegaskan bahwa pemerintah Kanada tetap teguh memegang kebijakan “Satu China” sejak pembentukan hubungan diplomatik.
Carney menyatakan kesiapan Kanada untuk memperkuat dialog di berbagai bidang berdasarkan rasa saling menghormati. Ia menyoroti peluang kerja sama di bidang ekonomi, perdagangan, energi, ekonomi hijau, dan pertanian.
“Perusahaan China dipersilakan untuk berinvestasi dan berbisnis di Kanada,” kata Carney. Ia menambahkan bahwa perusahaan Kanada pun merasa percaya diri untuk semakin memperdalam kerja sama dengan China.
Carney juga mencatat perubahan besar dalam situasi internasional saat ini. Oleh karena itu, Kanada bersedia meningkatkan komunikasi dengan China untuk bersama-sama mendukung Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam memainkan peran sentral di kancah global.
Panen Kesepakatan
Pertemuan ini bukan sekadar basa-basi diplomatik. Setelah pembicaraan selesai, Li dan Carney menyaksikan langsung penandatanganan sejumlah dokumen kerja sama.
Cakupannya sangat luas. Kesepakatan tersebut meliputi bidang perdagangan, bea cukai, energi, konstruksi, budaya, hingga keamanan publik.
Selain itu, Li Qiang menyerukan kedua belah pihak untuk terus mendukung pertukaran di bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, dan urusan pemuda. Langkah ini bertujuan untuk memfasilitasi pertukaran antar-masyarakat yang lebih erat.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia


















