Jelang Libur Natal 2025, Volume Kendaraan ke Puncak dan Bandung Meroket

Sabtu, 20 Desember 2025 - 20:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

Kepadatan kendaraan di Tol Jakarta-Cikampek saat arus mudik Lebaran 2026. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Arus kendaraan mulai naik jelang libur Natal 2025. Jasamarga Metropolitan Tollroad mencatat lonjakan lalu lintas sejak H-6 Natal, Jumat (19/12/2025), terutama di ruas tol Jabodetabek dan Jawa Barat.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan Achmad Purwantono menyebut 218.138 kendaraan meninggalkan Jabodetabek, naik 3,33 persen dari kondisi normal 211.105 kendaraan melalui empat gerbang tol utama menuju Bandara Soekarno-Hatta, Merak, dan Puncak.

Di Gerbang Tol Cengkareng, arus ke Bandara Soekarno-Hatta naik 3,43 persen menjadi 87.150 kendaraan. Selanjutnya, Gerbang Tol Benda Utama mencatat lonjakan tertinggi ke arah Tangerang sebesar 7,24 persen atau 34.242 kendaraan.

Baca Juga :  Liburan Penuh Ceria, Dewa 19 Guncang Puncak Perayaan Tahun Baru 2026 di Ancol

Sementara itu, Gerbang Tol Cikupa mencatat arus ke Merak naik 3,09 persen menjadi 54.815 kendaraan. Adapun arus wisata ke Puncak melalui GT Ciawi 1 meningkat tipis 0,45 persen dengan 41.931 kendaraan melintas.

Di Jawa Barat, arus menuju Bandung dan Rancaekek naik 3,71 persen menjadi 78.416 kendaraan. Sebaliknya, kendaraan dari Bandung ke Jakarta melonjak 6,53 persen atau mencapai 65.083 kendaraan.

Baca Juga :  DJ Tabrak Tukang Becak hingga Tewas di Medan, Ngebut 100 Km/Jam Usai Mabuk

Rivan menegaskan Jasa Marga menyiagakan Satgas Siaga Nataru 2025/2026 untuk memastikan kelancaran lalu lintas. Selain itu, Jasa Marga menyiapkan rekayasa lalu lintas, termasuk contraflow, serta memperkuat pengamanan di titik rawan padat seperti Tol Jagorawi, Jakarta–Cikampek, dan Cipularang.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026
Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit
Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman
10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone
Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres
AS Tarik 5.000 Pasukan dari Jerman Setelah Perselisihan Trump-Merz
Viral Dosen UIN Jambi Digerebek Istri di Kos Bersama Mahasiswi, Jabatan Dicopot
Pria di Pool Bus MGI Sukabumi Tewas Ditusuk dan Dikeroyok, Polisi Buru Pelaku

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:40 WIB

BMKG Warning Cuaca Banten, Hujan Lebat dan Angin Kencang 3-8 Mei 2026

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:59 WIB

10 Tewas dalam Serangan Israel di Lebanon Selatan, Hezbollah Balas dengan Drone

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Berita Terbaru

Transformasi di garis depan. Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan reformasi sistemik militer Ukraina mulai Juni 2026 guna mengatasi kekurangan personel dan meningkatkan kesejahteraan pasukan infanteri. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Rombak Struktur Tentara dan Naikkan Gaji Prajurit

Minggu, 3 Mei 2026 - 12:12 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Pemerintahan Trump Tuduh Era Biden Targetkan Umat Beriman

Minggu, 3 Mei 2026 - 11:08 WIB

Ketegangan agama dan politik. Satuan Tugas Penghapusan Bias Anti-Kristen merilis laporan 200 halaman yang menuduh pemerintahan Joe Biden melakukan diskriminasi sistemik terhadap umat Kristen melalui kebijakan pendidikan, hukum, dan simbol negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Trump Klaim Permusuhan Berakhir Guna Hindari Izin Kongres

Minggu, 3 Mei 2026 - 08:57 WIB