Demo Rusuh di Makassar: Massa Bakar Gedung DPRD, Empat Orang Tewas Terjebak Api

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 07:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

Ilustrasi, Kebakaran. (Ist)

MAKASSAR – Aksi unjuk rasa di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), berujung rusuh hingga pembakaran Gedung DPRD Makassar pada Jumat (29/8/2025) malam. Peristiwa tragis ini menewaskan empat orang yang terjebak dalam kobaran api.

Hingga kini, pemicu kericuhan belum diketahui secara pasti. Massa aksi mulai beringas ketika memblokade Jalan AP Pettarani, tepat di depan Gedung DPRD Makassar. Situasi semakin kacau saat massa membakar kendaraan di halaman gedung.

Baca Juga :  BMKG Peringatkan Hujan Lebat di Jabodetabek 1-2 Oktober 2025, Waspada Banjir

Api dengan cepat melahap seluruh bangunan. Saat kejadian, sejumlah staf dan anggota Satpol PP masih berada di dalam gedung. Informasi sementara menyebutkan empat orang tewas terjebak api.

“Ada yang meninggal di DPRD Makassar, kalau tidak salah ada 4 orang,” kata Ari, staf anggota dewan, Sabtu (30/8/2025).

Data sementara mencatat korban tewas yakni seorang anggota Satpol PP bernama Budi, seorang pejabat Kasi Kesra Kecamatan Ujung Tanah, seorang wanita yang belum teridentifikasi, serta satu korban lain yang masih dalam proses evakuasi.

Baca Juga :  Kapolri Jenderal Sigit Dianggap Jimat Ketertiban oleh Ketua PBNU, Ini Alasannya

Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian dan instansi terkait belum memberikan keterangan resmi terkait kerusuhan dan korban jiwa di Gedung DPRD Makassar tersebut. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB