Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang

Rabu, 23 September 2026 - 06:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Personel gabungan membersihkan material banjir bandang di kawasan Arosuka Kabupaten Solok. (Posnews/Ist)

Personel gabungan membersihkan material banjir bandang di kawasan Arosuka Kabupaten Solok. (Posnews/Ist)

SOLOK, POSNEWS.CO.ID – Banjir bandang atau galodo menerjang kawasan Arosuka, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (21/9/2026) malam.

Bencana yang datang setelah hujan deras itu menimbulkan kerusakan di kawasan permukiman dan kompleks perkantoran Pemerintah Kabupaten Solok.

Tim gabungan pun langsung bergerak melakukan evakuasi, pencarian korban, hingga membersihkan material lumpur, batu dan kayu yang menutup akses jalan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perkembangan terbaru menunjukkan satu warga ditemukan meninggal dunia. Sementara itu, satu warga lainnya masih dalam pencarian tim SAR gabungan.

Korban yang ditemukan terseret arus dan ditemukan di aliran Sungai Koto Gaek pada Selasa (22/9) sekitar pukul 13.30 WIB.

Polri Kerahkan Personel ke Lokasi

Polri mengerahkan personel untuk membantu proses penyelamatan dan penanganan dampak galodo.

Petugas menyisir lokasi terdampak, mencari warga yang masih hilang, mengevakuasi masyarakat, serta membersihkan material yang menghambat akses.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Trunoyudo Wisnu Andiko mengatakan keselamatan warga menjadi prioritas dalam penanganan bencana.

β€œBegitu bencana terjadi, Polri langsung bergerak untuk menyelamatkan dan melayani masyarakat,” ujar Trunoyudo, Selasa (22/9/2026).

Baca Juga :  BMKG Prediksi Hujan Guyur Jabodetabek Hari Ini - Warga Diminta Waspada

Menurut dia, personel gabungan masih memaksimalkan pencarian warga yang belum ditemukan.

Polisi juga membantu memastikan kebutuhan dasar masyarakat terdampak tetap terpenuhi selama masa darurat.

β€œPolri hadir bukan hanya untuk melakukan evakuasi, tetapi juga memastikan masyarakat terdampak tetap mendapatkan pelayanan,” katanya.

Mapolres Solok Jadi Tempat Pengungsian

Selain mengerahkan personel ke titik bencana, Polri menyiapkan Mapolres Solok sebagai tempat pengungsian bagi warga terdampak.

Petugas juga menyiapkan pelayanan kesehatan, dapur lapangan dan trauma healing. Langkah tersebut dilakukan untuk membantu warga memenuhi kebutuhan selama proses penanganan bencana berlangsung.

Data BPBD Kabupaten Solok sebelumnya mencatat sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa mengungsi. Empat warga mengalami luka-luka, sementara 11 kantor pemerintah terdampak.

Sebanyak 21 mobil dan tujuh sepeda motor juga dilaporkan mengalami kerusakan.

Di sisi lain, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Djati Wiyoto Abadhy turun langsung meninjau lokasi bencana di kompleks perkantoran Pemkab Solok.

Peninjauan itu untuk memastikan pencarian korban dan pembersihan material berjalan secara terkoordinasi.

Hujan Lebat Picu Galodo

Banjir bandang terjadi sekitar pukul 19.30 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah Solok.

BMKG mencatat curah hujan di sekitar Solok mencapai 94 milimeter per hari. Hujan lebat tersebut memicu peningkatan aliran air hingga akhirnya menyebabkan banjir bandang.

Baca Juga :  Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Material berupa lumpur, pasir, batu dan kayu kemudian menerjang kawasan kompleks perkantoran Pemkab Solok di Arosuka. Arus banjir juga membawa material hingga ke badan Jalan Raya Solok-Padang.

Kondisi itu sempat membuat akses Solok-Padang tidak dapat dilalui. Polisi mengimbau pengendara menggunakan jalur alternatif melalui Padang Panjang dan tidak memaksakan diri melewati ruas jalan yang masih tertutup material.

Pemkab Solok Tetapkan Tanggap Darurat

Pemkab Solok kemudian menetapkan status tanggap darurat bencana selama 14 hari mulai 22 September 2026.

Status tersebut menjadi dasar bagi pemerintah bersama unsur terkait untuk mempercepat evakuasi, memenuhi kebutuhan dasar warga, membersihkan material serta mendata kerusakan akibat banjir bandang.

Pemerintah juga mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi bencana susulan.

Warga yang tinggal di sekitar aliran sungai, lereng dan lokasi yang masih dipenuhi material longsoran diminta mengikuti arahan petugas.

Bencana galodo kembali menunjukkan bahwa hujan deras dalam waktu singkat dapat memicu ancaman serius, terutama di kawasan yang memiliki lereng, sungai dan alur air dengan kondisi tertentu.

Karena itu, warga perlu segera merespons peringatan dini cuaca, mengenali jalur evakuasi dan menghindari area berbahaya ketika hujan deras berlangsung dalam waktu lama. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki
Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta
Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak
Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur
Dua Pemeran ‘A Day in My Life’ Mengidap HIV, Uang Rp19 Juta dari Akses Berbayar
PNS di OKI Tewas Bersimbah Darah, Istri Diamankan Polisi
Viral Video Kekerasan Balita di Palembang, Pengasuh Ditangkap Polisi
Viral A Day in My Life, Polisi Bongkar 20 Video yang Diproduksi Dua Pria

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 06:58 WIB

Galodo Solok Tewaskan 1 Warga, Polri Buka Pengungsian dan Cari Korban Hilang

Selasa, 22 September 2026 - 14:48 WIB

Kasatpol PP Tangerang Dilaporkan Dugaan Pelecehan Seksual, Polda Banten Selidiki

Selasa, 22 September 2026 - 09:16 WIB

Polisi Ungkap 20 Video A Day in My Life, 2 Tersangka Pernah Jadi Karyawan Swasta

Selasa, 22 September 2026 - 08:58 WIB

Banjir Bandang Solok Putus Jalan Solok-Padang, 70 Rumah Terdampak

Selasa, 22 September 2026 - 08:27 WIB

Satu Keluarga Tewas Kecelakaan di Gempol, Dua Truk Kabur

Berita Terbaru

Final Fantasy VII Revelation membutuhkan storage 200 GB saat rilis. Simak penjelasan Square Enix dan rincian konten DLC terbarunya. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Final Fantasy VII Revelation Minta Storage 200 GB

Rabu, 23 Sep 2026 - 07:00 WIB

Kebakaran permukiman warga di Jalan Teuku Nyak Arif Kebayoran Lama Jakarta Selatan. (Posnews/Ist)

JABODETABEK

Kebakaran Kebayoran Lama Diduga Korsleting, 180 Jiwa Terdampak

Rabu, 23 Sep 2026 - 06:21 WIB