DPO Subdit IV Bareskrim Menyerah, Polisi Bongkar Modus Selundup Kokain dari Malaysia

Kamis, 25 Desember 2025 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

DPO narkoba internasional Tigran Denre Sonda saat menyerahkan diri ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam pengembangan Operasi DWP 2025. (Posnews/Ist)

DPO narkoba internasional Tigran Denre Sonda saat menyerahkan diri ke Dittipidnarkoba Bareskrim Polri dalam pengembangan Operasi DWP 2025. (Posnews/Ist)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Daftar Pencarian Orang (DPO) Bareskrim Polri kasus narkotika internasional akhirnya menyerahkan diri ke Mabes Polri.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri resmi menerima penyerahan diri Tigran Denre Sonda, buronan Subdit IV, dalam pengembangan Operasi DWP 2025.

Langkah tegas ini sekaligus membuka tabir jaringan kokain lintas negara yang melibatkan Malaysia–Indonesia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penyerahan diri tersebut berlangsung pada Rabu, 24 Desember 2025, sekitar pukul 14.00 WIB, di Gedung Bareskrim Polri Lantai 7, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tigran datang didampingi AKBP Wisnu dan langsung diterima AKBP Agung Prabowo.

Setelah tiba di kantor Subdit IV Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, penyidik langsung mengamankan Tigran.

Selanjutnya, aparat melakukan pemeriksaan awal, penyidikan, serta tes kesehatan oleh Tim Dokkes Polri. Hasilnya, tensi darah normal dan tes urine negatif.

Baca Juga :  Premier Li Qiang Tegaskan Garis Merah Taiwan kepada Senat AS

Dalam proses tersebut, polisi juga mengamankan satu unit iPhone 16 Pro Max warna hitam sebagai barang bukti, lengkap dengan dua nomor IMEI.

Dari hasil interogasi awal, Tigran mengaku mendapatkan narkotika jenis kokain dari seorang WNA Malaysia bernama Mujahid.

Mujahid kemudian mengenalkan Tigran kepada seseorang berinisial J, yang menjadi pemasok utama kokain selama kurang lebih satu tahun.

Namun, sejak J menghilang kontak pada 2024, Tigran kembali bertransaksi langsung dengan Mujahid. Menariknya, transaksi dilakukan secara tunai di Malaysia, dengan harga kokain berkisar 600–800 ringgit per gram.

Dalam satu kali pembelian, Tigran mengaku membeli hingga 10 gram untuk penggunaan pribadi.

Lebih lanjut, Tigran membeberkan modus penyelundupan yang ia lakukan. Ia membawa kokain langsung dari Malaysia ke Indonesia dengan cara menyisipkan paket kecil narkotika di antara tumpukan pakaian dalam koper, lalu memasukkannya ke bagasi pesawat.

Baca Juga :  Dibujuk Keluarga, Gilang Terjerumus Jadi Kurir 43 Kg Sabu

Cara ini digunakan untuk mengelabui sistem keamanan kepabeanan.

Tigran juga mengakui telah menggunakan kokain sejak 2022. Selain itu, ia menyebut Mujahid diduga mampu menyediakan narkotika lain seperti ekstasi, MDMA, hingga ketamin.

Bareskrim Gas Pol, Jaringan Diburu

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol. Eko Hadi Santoso, S.I.K., menegaskan bahwa penyidik tidak berhenti pada penyerahan diri tersangka.

“Selanjutnya, kami melakukan pemeriksaan lanjutan, pengembangan jaringan terkait, gelar perkara, hingga pemberkasan,” tegasnya.

Dengan penyerahan diri ini, Bareskrim Polri memastikan komitmennya menyikat habis jaringan narkotika internasional dan menutup semua celah peredaran barang haram yang merusak generasi bangsa.

Penulis : Hadwan

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin
Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar
Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah
Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap
Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas
Demokrat Berjanji Batasi Kebijakan Trump Pasca Kemenangan
Partai Demokrat Kuasai Majelis Kongres dan Kalahkan Republik
Jepang Pertimbangkan Bantuan Untuk Mahkamah Internasional

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 20:17 WIB

3 Jemaah Diserang Saat Salat Subuh, Polisi Temukan Kapak, Belati, dan Bensin

Minggu, 8 November 2026 - 05:58 WIB

Tegur Suami Sering Berjudi, Istri di Cengkareng Diduga Dicekik dan Luka Bakar

Sabtu, 7 November 2026 - 11:43 WIB

Motor Hilang Dijual Rp1 Juta, Polisi Ungkap Rantai Curanmor hingga Penadah

Sabtu, 7 November 2026 - 07:08 WIB

Kenalan di Instagram Berujung Pencurian Motor, Dua Pria Ditangkap

Sabtu, 7 November 2026 - 06:33 WIB

Cekcok di Majestic Billiard Berlanjut ke Jalan, Pemuda 23 Tahun Tewas

Berita Terbaru

Ai+ Smartphone percepat kenaikan harga ke 11 November 2026 akibat krisis memori. Simak penyebab dan dampaknya bagi harga ponsel. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Ai+ Percepat Penyesuaian ke 11 November

Minggu, 8 Nov 2026 - 21:27 WIB