Drama Rekonstruksi MIP di Polda Metro Jaya: Pertemuan Gelap, Uang, hingga Eksekusi Maut

Senin, 17 November 2025 - 16:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

Gedung Ditreskrimum Polda Metro Jaya. (Posnews/PMJ)

JAKARTA, POSNEWS.CO.IDPolda Metro Jaya melengkapi berkas perkara kasus penculikan dan pembunuhan sadis terhadap MIP dengan menggelar rekontruksi di pelataran Gedung Ditreskrimum, pada Senin (17/11/2025).

Rekontruksi dilakukan terkait kematin kepala kantor cabang pembantu (KCP) Bank BUMN secara detail hingga mayatnya ditemukan mendapat menjagaan ketat puluhan aparat, disaksikan jaksa.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Rekonstruksi berlangsung di area terbuka sekitar gedung Ditreskrimum. Polisi Militer, pihak Kejaksaan, keluarga korban, dan LPSK ikut memastikan setiap adegan sesuai fakta penyidikan.

Lebih dari 10 tersangka dihadirkan polisi. Mereka duduk berjejer dengan penjagaan ketat, menunggu giliran memerankan adegan yang memperlihatkan bagaimana korban diculik hingga akhirnya dibunuh.

Adegan Awal: Pertemuan di Kafe Cibubur

Kemudian, rekonstruksi menampilkan empat pelaku—Dwi Hartono, Mochamad Nasir, Johanes Joko, dan Antonius Aditya—yang bertemu di sebuah kafe di kawasan Kota Cibubur.

Baca Juga :  Teman Serumah Curi Mobil Rp200 Juta di Depok, Polisi Masih Selidiki

Dari narasi penyidik, mereka merencanakan penculikan MIP, lengkap dengan penyerahan data pribadi korban serta penyerahan uang sebagai bagian dari aksi mereka.

Para pelaku juga membahas persiapan teknis sebelum melakukan penculikan, memperlihatkan betapa matang rencana jahat tersebut disusun.

Dua Oknum TNI Juga Dihadirkan

Kasus ini semakin menggemparkan karena melibatkan dua oknum TNI dari Kopassus, yaitu Serka N dan Kopda FH. Keduanya hadir mengenakan baju tahanan militer berwarna kuning, berbeda dengan tersangka lainnya yang memakai baju oranye Tahanan Polda Metro Jaya.

Dalam adegan yang diperagakan, Serka N terlihat bertemu dengan tiga tersangka sipil—Dwi Hartono, Johanes Joko, dan Antonius Aditya. Selanjutnya, ia menghubungi Kopda FH untuk menyiapkan tim eksekutor penculikan.

Baca Juga :  Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO

FH kemudian mempertemukan tim tersebut di kawasan Cijantung, Jakarta Timur, sebelum eksekusi penculikan berlangsung.

Pengamanan Ketat, Penyidikan Berjalan Cepat

Seluruh rangkaian adegan diperagakan di hadapan Polisi Militer, tim Ditreskrimum, jaksa, keluarga korban, dan pengacara. Setiap langkah direkam untuk memastikan tidak ada celah dalam proses hukum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Bhudi Hermanto, membenarkan agenda rekonstruksi ini.

“Betul, rekonstruksi perkara pembunuhan kepala cabang Bank BUMN dilakukan Subdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya,” ujar Bhudi. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok
Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran
Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai
Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah
Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung
Cuaca Jabodetabek Hari Ini: Jakarta Cerah, Bogor Berpotensi Hujan
Ketamin Disimpan di Sepatu dan Tas Toiletris, 3 Wanita Diduga WN Malaysia Diciduk
Mayat Tanpa Kaki Gegerkan Pancoran Mas Depok, Polisi Buru Pelaku Mutilasi

Berita Terkait

Rabu, 5 Agustus 2026 - 22:13 WIB

PWI-LS Desak Pemprov DKI Kaji Ulang Status Cagar Budaya Makam Mbah Priok

Rabu, 5 Agustus 2026 - 21:43 WIB

Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:49 WIB

Mutilasi Depok: Saepul Habisi Kunaefi, Potongan Kaki Dibuang ke Sungai

Rabu, 5 Agustus 2026 - 14:29 WIB

Modus Janjikan Lolos PJLP SDA Jakut, Warga Mengaku Tertipu Jutaan Rupiah

Rabu, 5 Agustus 2026 - 10:24 WIB

Pelaku Mutilasi di Depok Ditangkap, Korban Ditemukan Tanpa Kaki dalam Karung

Berita Terbaru

Kondisi air Kali Bekasi berwarna hitam pekat dan diduga tercemar berdasarkan hasil pemantauan DLH Kota Bekasi. (Posnews/Pemkot Bekasi)

JABODETABEK

Air Kali Bekasi Hitam Pekat, DLH Ungkap Dugaan Pencemaran

Rabu, 5 Agu 2026 - 21:43 WIB

Kebakaran hutan akibat kekeringan ekstrem menerjang kota Spokane di Washington hingga memaksa evakuasi 65 ribu warga. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kebakaran Hutan Hebat Terjang Spokane Washington

Rabu, 5 Agu 2026 - 17:05 WIB