Garuda Muda Kalah 1-2 dari Paraguay, Nova Arianto Fokus Benahi Skuad Piala Dunia U-17

Minggu, 26 Oktober 2025 - 08:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Susunan pemain Timnas Indonesia U-17 jelang laga hidup-mati melawan Honduras di Piala Dunia U-17 2025, Doha, Qatar. (PSSI)

Susunan pemain Timnas Indonesia U-17 jelang laga hidup-mati melawan Honduras di Piala Dunia U-17 2025, Doha, Qatar. (PSSI)

DUBAI, POSNEWS.CO.ID – Timnas Indonesia U-17 terus mematangkan strategi menuju Piala Dunia 2025 Qatar.

Dalam laga uji coba, Garuda Muda kalah 1-2 dari Paraguay U-17 jelang Piala Dunia U-17 2025, Sabtu malam (25/10/2025) waktu Indonesia Barat.

Laga di Dubai, Uni Emirat Arab, berlangsung ketat. Garuda Asia unggul lebih dulu 1-0, tapi Paraguay membalikkan keadaan lewat gol Jose Buhring menit ke-70 dan Mauricio De Carvalho menit ke-90.

Baca Juga :  Erick Thohir Yakin Timnas Indonesia U-17, Generasi Emas Sepak Bola Nasional

Meski kalah, tim asuhan Nova Arianto tetap mendapat apresiasi. Mereka dinilai siap bersaing di Piala Dunia U-17 2025 di Qatar.

Paraguay U-17 merupakan tim unggulan pot 1 yang memiliki level permainan tinggi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Paraguay dipilih karena gaya mainnya mirip Brasil U-17, lawan berat Indonesia di Grup H bersama Zambia dan Honduras.

Baca Juga :  Heboh! 4 Kapal Terbakar di Pelabuhan Muara Baru, Kerugian Capai Rp 2,7 Miliar

Sesuai jadwal, Garuda Asia akan menghadapi Zambia (4/11/2025), Brasil (7/11/2025), dan Honduras (10/11/2025).

Sebelum ke Qatar, mereka akan menjajal Pantai Gading (27/10/2025) dan Panama (30/10/2025) di Dubai.

Skuad berisi 21 pemain, termasuk empat diaspora: Mike Rajasa, Mathew Baker, Eizar Jacob, dan Lucas Lee.

Tim ini ditargetkan tampil tajam dan konsisten di ajang dunia nanti. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi
Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82
Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi
20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan
Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton
Kyoto Pertimbangkan Bangun Gedung 60 Meter dekat Stasiun
Update Arus Balik Lebaran 2026, 186 Ribu Kendaraan Serbu Jabodetabek
Membongkar Bias Gender dalam Studi Keamanan Global

Berita Terkait

Minggu, 29 Maret 2026 - 21:54 WIB

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:47 WIB

Timur Tengah Membara: Houthi Serang Israel Saat AS Terjunkan Divisi Airborne ke-82

Minggu, 29 Maret 2026 - 20:00 WIB

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Maret 2026 - 19:30 WIB

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Maret 2026 - 18:30 WIB

Ancaman Nuklir Permanen: Kim Jong Un Pantau Uji Coba Mesin Rudal Berdaya Dorong 2.500 Kiloton

Berita Terbaru

Membalikkan keadaan. Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy mengklaim telah mengubah peta geopolitik Timur Tengah melalui ekspor teknologi pencegat drone ke negara-negara Teluk yang kini menjadi target serangan Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Zelenskyy Jual Teknologi Drone ke Teluk demi Devisa dan Energi

Minggu, 29 Mar 2026 - 21:54 WIB

Pemberontakan sipil di seluruh negeri. Gelombang ketiga aksi

INTERNASIONAL

Jutaan Warga AS Turun ke Jalan Protes Kebijakan Deportasi

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:00 WIB

Sisi gelap perang energi. Sekitar 20.000 pelaut sipil kini terperangkap di kawasan Teluk, menghadapi kelangkaan pasokan dasar dan ancaman serangan udara saat operator kapal mulai mengabaikan hak-hak keselamatan mereka. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

20.000 Pelaut di Selat Hormuz Alami Krisis Pangan

Minggu, 29 Mar 2026 - 19:30 WIB