Gedung DPRD Kota Kediri Terbakar Hebat, Lantai Atas Runtuh Akibat Unjuk Rasa

Sabtu, 30 Agustus 2025 - 20:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Kobaran api membumbung tinggi di Gedung DPRD Kota Kediri, Sabtu (30/8/2025). (Dok-Istimewa)

Kobaran api membumbung tinggi di Gedung DPRD Kota Kediri, Sabtu (30/8/2025). (Dok-Istimewa)

KEDIRI – Gedung DPRD Kota Kediri, Jawa Timur, terbakar hebat pada Sabtu (30/8/2025), memicu kepanikan warga dan merusak parah fasilitas publik. Massa aksi yang memanas menjadi penyebab utama kebakaran.

Kobaran api membumbung tinggi hingga melalap lantai atas gedung, yang mulai runtuh sekitar pukul 18.40 WIB. Bagian depan gedung DPRD telah hangus terbakar, sementara sebagian area dalam gedung ambruk. Warga di sekitar Jalan Semampir menyaksikan kobaran api yang membesar dengan jelas, menimbulkan kepanikan.

Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) tiba di lokasi sekitar pukul 18.48 WIB. Tim Damkar segera mengevakuasi warga dan memadamkan si jago merah menggunakan armada lengkap, termasuk mobil pemadam dan tangki air berkapasitas besar. Hingga pukul 19.30 WIB, beberapa unit masih terus berupaya menahan kobaran agar tidak meluas ke bangunan sekitar.

Kebakaran ini bermula dari lobi gedung DPRD, yang menjadi sasaran massa aksi. Massa yang emosi melempari gedung dengan berbagai benda hingga memicu kebakaran. Seiring waktu, api meluas ke lantai atas dan bagian belakang gedung. Kondisi ini membuat petugas kesulitan mengendalikan api karena angin kencang yang memicu kobaran semakin tinggi.

Selain membakar gedung, unjuk rasa tersebut menyebabkan kemacetan parah di Jalan Semampir, Jalan Veteran, dan kawasan sekitar DPRD Kota Kediri. Petugas kepolisian menutup beberapa ruas jalan dan mengalihkan arus lalu lintas demi keamanan warga.

Hingga saat ini, sebagian gedung DPRD Kota Kediri sudah ambruk. Tim gabungan dari Damkar dan kepolisian terus memantau lokasi, mengevakuasi warga terdampak, dan mengamankan area sekitar agar tidak terjadi penjarahan atau insiden lanjutan.

Baca Juga :  Viral Undangan BNPB untuk Acara Pribadi, Sekretaris Utama Tegaskan Tanpa Dana Negara

Wali Kota Kediri dan sejumlah pejabat setempat sudah mendatangi lokasi untuk meninjau situasi. Mereka berkoordinasi dengan aparat kepolisian dan Damkar untuk memastikan penanganan darurat berjalan cepat. Sementara itu, masyarakat diminta tetap tenang dan menjauhi lokasi agar proses evakuasi dan pemadaman tidak terganggu.

Kejadian ini menambah catatan gelombang unjuk rasa yang memanas di berbagai wilayah Jawa Timur. Pemerintah daerah menegaskan akan menindak tegas setiap tindakan anarkis sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta memastikan keselamatan warga tetap menjadi prioritas utama. (red)

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru
Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci
Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang
Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus
PM Jepang Sanae Takaichi Apresiasi Kesepakatan Damai AS-Iran
Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan
AntΓ³nio Guterres Saksikan Langsung Horor Kekerasan Geng
Kapal Perang Rusia Tembakkan Tembakan Peringatan

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:10 WIB

Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Besok, Status JC Bisa Buka Fakta Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:26 WIB

Setelah Tetapkan Wamen Imipas Tersangka, KPK Kini Periksa 11 Saksi Kunci

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:24 WIB

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:38 WIB

Polda Metro Didesak Periksa Mantan Kabais TNI dalam Kasus Andrie Yunus

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:06 WIB

Anggaran Polri 2027 Kurang Rp66 Triliun, Remunerasi hingga Pemilu Jadi Alasan

Berita Terbaru

Ilustrasi, Misi damai Vatikan di Asia Timur. Kardinal Lazzaro You Heung-sik menyebut Paus Leo XIV siap mengunjungi Korea Utara guna meredakan ketegangan politik regional. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Paus Leo XIV Siap Kunjungi Korea Utara jika Pyongyang Mengundang

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:24 WIB