Gempuran Militer Pakistan: Pasukan Keamanan Tembak 29 Milisi

Selasa, 30 Juni 2026 - 10:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Operasi pembalasan di perbatasan. Pasukan keamanan Pakistan meluncurkan operasi darat dan serangan udara taktis guna melumpuhkan 29 milisi bersenjata. Dok: (AP Photo)

Operasi pembalasan di perbatasan. Pasukan keamanan Pakistan meluncurkan operasi darat dan serangan udara taktis guna melumpuhkan 29 milisi bersenjata. Dok: (AP Photo)

ISLAMABAD, POSNEWS.CO.ID – Pasukan keamanan Pakistan meluncurkan operasi darat dan serangan udara presisi di sepanjang perbatasan Afghanistan. Langkah taktis ini menewaskan sedikitnya 29 anggota kelompok militan yang bersembunyi di sana.

Menteri Informasi Pakistan Attaullah Tarar mengumumkan keberhasilan operasi militer ini melalui akun media sosial pada hari Minggu. Tarar menjelaskan bahwa tentara meluncurkan serangan guna membalas aksi penyerangan markas pasukan Rangers di kota Karachi.

Sebelum gempuran mulai, kelompok militan menyerang markas Rangers menggunakan senjata api dan bahan peledak pada hari Sabtu. Aksi kekerasan itu menewaskan tiga prajurit keamanan Pakistan serta melukai beberapa warga sipil di lokasi kejadian.

Prajurit Pakistan membalas serangan itu dengan menembak mati tiga penyerang secara langsung di area pertempuran. Petugas juga menangkap satu pelaku berkebangsaan Afghanistan yang menderita luka tembak cukup parah akibat kontak senjata.

Target Komandan Taliban dan Penghancuran Bunker

Kelompok sempalan Taliban Pakistan, Jamaat-ul-Ahrar, mengaku bertanggung jawab penuh atas insiden berdarah di kota pelabuhan itu. Oleh karena itu, militer Pakistan mengincar sarang pertahanan kelompok itu untuk mencegah aksi teror masa depan.

Pasukan darat memulai serangan awal secara akurat di distrik Bajaur dekat garis perbatasan kedua negara tetangga. Dalam operasi intelijen ini, penembak jitu militer melumpuhkan komandan penting Taliban Pakistan bernama Khan Farosh.

Baca Juga :  Mengapa Narasi Musuh Bersama Masih Laku di Politik Luar Negeri?

Selanjutnya, jet tempur Pakistan membombardir kamp pelatihan Jamaat-ul-Ahrar di dalam tiga provinsi kedaulatan negara Afghanistan. Serangan udara di Provinsi Paktia, Paktika, dan Kunar ini menghancurkan bunker pertahanan dan membunuh 25 milisi.

Militer Pakistan juga menghancurkan tumpukan senjata api serta amunisi cadangan dalam gudang penyimpanan rahasia milik musuh. Tarar menegaskan bahwa Pakistan akan selalu memprioritaskan keselamatan warga negara tanpa berkompromi pada ancaman teror.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terbaru