Petugas Imigrasi AS Didakwa Berbohong soal Penembakan Warga

Sabtu, 5 September 2026 - 13:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas ICE Christian Castro didakwa berbohong soal penembakan warga Venezuela di Minnesota, hadapi dakwaan federal dan negara bagian. Dok: Istimewa.

Petugas ICE Christian Castro didakwa berbohong soal penembakan warga Venezuela di Minnesota, hadapi dakwaan federal dan negara bagian. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, MINNEAPOLIS — Grand jury federal mendakwa seorang petugas imigrasi AS pada Kamis. Dakwaan ini terkait pernyataan bohong soal penembakan seorang pria Venezuela di Minnesota selama gelombang deportasi musim dingin lalu.

Sumber yang mengetahui kasus ini menyebutkan agen ICE Christian Castro didakwa enam tuduhan berbohong kepada penyidik. Dakwaan ini akan dibuka resmi setelah Castro berada dalam tahanan.

Langkah ini menjadi tindakan luar biasa dari Departemen Kehakiman yang selama ini enggan mendakwa petugas federal. Kasus ini menjadi penuntutan pertama yang diketahui terhadap petugas imigrasi federal dalam operasi Minneapolis tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Castro Hadapi Dakwaan Negara Bagian atas Penembakan

Castro juga menghadapi dakwaan negara bagian Minnesota atas penembakan Julio Cesar Sosa-Celis pada 14 Januari lalu. Penembakan ini melukai kaki Sosa-Celis di tengah puncak kampanye deportasi Trump yang memicu berminggu-minggu protes.

Baca Juga :  Buntut Penembakan Alex Pretti: Kepala Border Patrol Diusir

Surat perintah penangkapan negara bagian Minnesota terhadap Castro masih berlaku hingga kini. Namun, Gubernur Texas Greg Abbott menolak menandatangani surat ekstradisi yang dikirim Gubernur Minnesota Tim Walz.

Dakwaan negara bagian ini juga mencakup tuduhan Castro salah melaporkan kejadian kepada atasannya. Castro diduga mengklaim Sosa-Celis menyerangnya dengan sekop salju dan sapu, meski bukti video justru membantah klaim tersebut.

Jaksa Federal Dipecat, DHS Selidiki Pelanggaran Hak Sipil

Departemen Keamanan Dalam Negeri (DHS) telah menonaktifkan Castro dari tugasnya. Sumber yang sama menyebutkan penyelidikan hak sipil masih berlangsung tanpa keputusan final hingga saat ini.

Sementara itu, jaksa federal Matt Evans dipecat pekan ini usai laporan ProPublica mengungkap emailnya kepada pengacara Sosa-Celis. Email tersebut menyebutkan jaksa DOJ menghentikan upayanya mengajukan dakwaan federal terhadap Castro.

Baca Juga :  SpaceX Uji Coba Roket Terkuat dalam Sejarah Jelang Misi Bulan

Evans kini justru diselidiki atas dugaan menghalangi penyelidikan grand jury. Castro sendiri belum memberikan tanggapan publik sejak dibebaskan dari penjara Cameron County pekan lalu.

Pengacara Korban Tuntut Akuntabilitas Penuh

Robin Wolpert, pengacara Sosa-Celis, menyatakan kliennya menuntut Castro bertanggung jawab penuh lewat dakwaan hak sipil yang lebih kuat. “Castro membuat pernyataan bohong untuk menutupi penembakan tanpa justifikasi pembelaan diri,” ujar Wolpert.

ACLU Minnesota mengumumkan pada Kamis akan mewakili Sosa-Celis dalam gugatan terhadap pemerintahan Trump. Pemerintahan Trump sendiri selama ini membela tindakan agen ICE dan mengklaim mereka memiliki imunitas penuh dari penuntutan negara bagian.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan
Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan
Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global
Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran
Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah
Taiwan Keluarkan Peringatan Darat Menyusul Ancaman Topan
Intelijen AS Buka Suara Soal Kampanye Disinformasi Rusia
Marco Rubio Tegaskan Akses Starlink Ukraina Keputusan SpaceX

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 06:00 WIB

Hiu Viral Bukang-i Kembali Menerobos Masuk ke Kanal Kota Busan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Pembangunan Kota Vietnam Mengancam Keberadaan Hutan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Tiongkok Tampil Sebagai Pemasok Utama Teknologi Air Global

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 11:25 WIB

Ancaman Ruyung dan Tabrakan Mobil Memicu Kekhawatiran

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 08:21 WIB

Pelajar dan Guru Turun ke Jalanan Athena Menuntut Hunian Murah

Berita Terbaru

Penjualan SUV listrik Volkswagen ID. UNYX 08 hasil kolaborasi dengan Xpeng gagal capai target di Tiongkok. Simak ulasan krisis dan strategi. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Volkswagen dan Xpeng Belum Mengangkat Penjualan Mobil

Selasa, 27 Okt 2026 - 06:03 WIB

Ilustrasi, prakiraan cuaca Jabodetabek Selasa 27 Oktober 2026 dengan potensi hujan di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi.
(Posnews/(iSock)

JABODETABEK

Hujan Berpotensi Guyur Jabodetabek Hari Ini, Bogor Waspadai Petir

Selasa, 27 Okt 2026 - 05:54 WIB