Gubernur DKI Anung Tegaskan: Beras Oplosan Ditindak, Stok Jakarta Tetap Aman

Kamis, 14 Agustus 2025 - 12:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. (Posnews/Kominfo)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID โ€“ Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan bahwa penarikan beras oplosan yang diproduksi oleh PT Food Station Tjipinang Jaya tidak akan mengganggu stok beras di Jakarta. Bahkan, Pramono memastikan persediaan beras saat ini tetap aman dan cukup untuk kebutuhan warga ibu kota.

Stok Beras Masih Aman

“Stok beras aman,” ujar Pramono di Taman Margasatwa Ragunan (TMR), Ragunan, Jakarta Selatan, Kamis (14/8/2025). Ia menjelaskan bahwa alat produksi PT Food Station tidak disita sebagai barang bukti terkait dugaan pelanggaran standar mutu beras premium. Keputusan ini memungkinkan alat tetap beroperasi sehingga produksi beras tidak terganggu.

Baca Juga :  KPK Bongkar Tambang Emas Ilegal Dekat Sirkuit Mandalika, Hasil 3 Kilo Sehari

โ€œKemarin kami meminta agar alat produksi tidak dijadikan barang bukti sehingga tetap dapat dioperasikan. Kalau tidak dioperasikan, pasti kebutuhan beras di Jakarta akan terpengaruh. Untuk itu, kami bersyukur alatnya tetap bisa berfungsi,โ€ jelas Pramono.

Beras Oplosan Tidak Akan Diedarkan Kembali

Pramono menegaskan, beras oplosan yang sudah ditarik dari pasaran tidak akan diedarkan lagi. Selain itu, ia menyampaikan bahwa perbaikan manajemen di PT Food Station akan terus dilakukan untuk memastikan standar mutu dan profesionalisme.

Baca Juga :  Pramono Anung Larang Gadai KJP Jelang Ramadan, Disdik DKI Perketat Pengawasan

โ€œKita akan meminta direksi yang ada untuk bekerja profesional, dan kami membuka peluang bagi direksi baru. Saya akan memastikan PT Food Station dikelola secara profesional agar tidak ada lagi pelanggaran,โ€ tandas Pramono.

Dengan langkah ini, Pemprov DKI Jakarta berupaya menjaga ketersediaan beras aman bagi masyarakat, sekaligus memperbaiki tata kelola perusahaan agar tidak menimbulkan risiko bagi konsumen. (red)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran
Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok
TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat
Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz
AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah
Ali Larijani Tewas, Mojtaba Khamenei Tolak Damai Saat Trump Kecam NATO
3,5 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jakarta Mudik Lebaran, Rekayasa Lalin Digeber
Viral di Instagram, Polisi Ringkus 17 Remaja Penebar Teror Petasan

Berita Terkait

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:48 WIB

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Maret 2026 - 16:06 WIB

Bareskrim Bongkar Sarang Narkoba White Rabbit Jakarta, Pelayan Hingga Bandar Dicokok

Rabu, 18 Maret 2026 - 15:23 WIB

TNI Bongkar 4 Tersangka Kasus Air Keras Andrie Yunus, Tiga Perwira Terlibat

Rabu, 18 Maret 2026 - 14:38 WIB

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Maret 2026 - 12:29 WIB

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Berita Terbaru

Sejarah yang hancur. UNESCO menyatakan keprihatinan mendalam setelah serangan udara merusak Istana Golestan dan Masjid Jameh di Isfahan, mengancam warisan peradaban Persia yang tak ternilai. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

UNESCO Laporkan Kerusakan Situs Warisan Dunia Akibat Perang Iran

Rabu, 18 Mar 2026 - 16:48 WIB

Permainan izin di jalur energi. Iran menerapkan

INTERNASIONAL

Iran Izinkan Kapal Negara Sahabat Lintasi Selat Hormuz

Rabu, 18 Mar 2026 - 14:38 WIB

Lampu hijau dari Washington. Amerika Serikat mendorong pemerintahan baru Suriah untuk mengirim pasukan ke Lebanon Timur guna melucuti Hezbollah, memicu dilema keamanan bagi Presiden Ahmed al-Sharaa di tengah eskalasi perang Iran. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

AS Dorong Suriah Masuk ke Lebanon untuk Lucuti Senjata Hezbollah

Rabu, 18 Mar 2026 - 12:29 WIB