Gudang BBM Ilegal Digerebek di Sumsel, 12 Pelaku Modus “Kencing di Jalan” Ditangkap

Kamis, 23 April 2026 - 17:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas kepolisian mengamankan gudang BBM ilegal dan menyita tangki serta peralatan oplosan dalam penggerebekan kasus mafia BBM subsidi di Sumatera Selatan. (posnews/Ist)

Petugas kepolisian mengamankan gudang BBM ilegal dan menyita tangki serta peralatan oplosan dalam penggerebekan kasus mafia BBM subsidi di Sumatera Selatan. (posnews/Ist)

SUMATERA SELATAN, POSNEWS.CO.ID – Aparat kepolisian membongkar praktik kotor mafia BBM subsidi yang selama ini “menggerogoti” jatah rakyat.

Dalam operasi senyap yang berujung penggerebekan, tim dari Polda Sumatera Selatan meringkus 12 tersangka di sebuah gudang ilegal di jalur strategis Jalan Lintas Lubuk Linggau–Sorolangun, Kamis (23/4/2026).

Penggerebekan itu bukan tanpa alasan. Polisi memergoki para pelaku tengah sibuk memindahkan sekaligus mengoplos BBM subsidi. Tanpa perlawanan, seluruh pelaku langsung dibekuk di lokasi.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Modus “Kencing di Jalan”, BBM Rakyat Disikat Diam-Diam

Sindikat ini menjalankan modus licik yang dikenal sebagai “kencing di jalan”. Para pelaku secara sistematis menyedot BBM dari mobil tangki distribusi resmi.

Akibatnya, volume BBM yang seharusnya sampai ke SPBU berkurang sebelum tiba di tujuan.

Setelah itu, mereka menampung BBM curian di gudang ilegal. Tak berhenti di situ, pelaku juga mencampur BBM subsidi dengan minyak sulingan agar volume bertambah.

Baca Juga :  Macron Peringatkan Zelenskyy, AS Berpotensi Khianati Ukraina Demi Wilayah

Selanjutnya, mereka menjualnya kembali dengan harga tinggi demi meraup keuntungan besar.

Polisi: Ini Kejahatan yang Menari di Atas Penderitaan Rakyat

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Doni Satrya Sembiring, menegaskan pihaknya tidak akan memberi ruang bagi mafia energi.

“Praktik ini jelas merugikan negara dan masyarakat. Di tengah harga BBM yang sensitif, aksi mereka adalah kejahatan serius. Kami tindak tegas tanpa kompromi,” tegasnya.

Dari lokasi, polisi menyita satu unit mobil tangki, puluhan tedmon berisi BBM ilegal, selang penyedot, mesin pompa, hingga lima kendaraan operasional milik sindikat.

Semua barang itu menjadi bukti kuat bahwa operasi ini sudah berjalan terstruktur dan masif.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, memastikan seluruh tersangka kini mendekam di tahanan dan menjalani pemeriksaan intensif.

Baca Juga :  Cuaca Jabodetabek Senin 27 Juli 2026: Suhu Tembus 34°C, Warga Waspada Panas

Polisi juga terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan yang lebih luas, termasuk kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam distribusi ilegal tersebut.

Dampak Nyata: BBM Langka, Rakyat Jadi Korban

Aksi pencurian dan pengoplosan ini bukan sekadar pelanggaran hukum. Polisi menegaskan praktik tersebut menjadi salah satu pemicu kelangkaan BBM di SPBU, yang ujungnya menghantam masyarakat kecil.

Karena itu, aparat mengajak warga ikut berperan aktif. Jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait distribusi BBM, masyarakat diminta segera melapor ke kepolisian.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat pasal berlapis dalam Undang-Undang Minyak dan Gas Bumi. Mereka terancam hukuman penjara berat serta denda miliaran rupiah.

Kasus ini menjadi sinyal keras: aparat tak akan tinggal diam. Mafia BBM yang selama ini bermain di balik layar kini satu per satu mulai dibongkar. (red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Labfor Polda Jatim Periksa 3 TKP Kasus Dini dan Anak, Tungku Api Jadi Sorotan
Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita
Ditangkap di Jombang, Dwi Bagus Diperiksa Kasus Ibu dan Anak di Madiun
Polisi Cari Potongan Tulang Dini dan Anak di Madiun, Jasad Diduga Dibakar 2 Kali
Demi Sabu dan Judol, Pemuda di Lampung Diduga Curi Motor di Belasan Lokasi
110 Aset Disita dalam Kasus Dana Syariah, Ribuan Korban Menanti Kepastian
Benda Mirip Mortir Meledak di Lapak Rongsokan Belitung, Pengepul Luka Berat
Enam Orang Tewas dalam Kecelakaan Avanza dan Fuso di Tol Terpeka

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Labfor Polda Jatim Periksa 3 TKP Kasus Dini dan Anak, Tungku Api Jadi Sorotan

Senin, 26 Oktober 2026 - 15:56 WIB

Kampung Ambon Kembali Disisir Polisi, 7 Orang Diamankan dan Sejumlah Senjata Disita

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:36 WIB

Ditangkap di Jombang, Dwi Bagus Diperiksa Kasus Ibu dan Anak di Madiun

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Polisi Cari Potongan Tulang Dini dan Anak di Madiun, Jasad Diduga Dibakar 2 Kali

Senin, 26 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Demi Sabu dan Judol, Pemuda di Lampung Diduga Curi Motor di Belasan Lokasi

Berita Terbaru