Hakim AS Menunda Putusan Kasus Larangan Media Gedung Putih

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Hakim AS menunda keputusan gugatan CNN, MS NOW, dan Politico atas larangan akses Gedung Putih oleh Trump. Simak detail persidangan. Dok: Istimewa.

Hakim AS menunda keputusan gugatan CNN, MS NOW, dan Politico atas larangan akses Gedung Putih oleh Trump. Simak detail persidangan. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, WASHINGTON – Hakim Federal Timothy Kelly menunda putusan gugatan tiga media terhadap Presiden Donald Trump pada Rabu.

Argumen Hukum Tiga Media Utama AS

Trump mencabut izin akses pers untuk jurnalis CNN, MS NOW, dan Politico sejak Jumat lalu.

Pengacara media Theodore Boutrous menyebut keputusan presiden sebagai hukuman sepihak yang melanggar hukum.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketiga organisasi media menganggap langkah Trump melanggar Amandemen Pertama Konstitusi Amerika Serikat.

Mereka menegaskan pemerintah melakukan diskriminasi pandangan karena tidak menyukai isi pemberitaan mereka.

Baca Juga :  Tensi Memanas: AS Siapkan Operasi Senyap untuk Gulingkan Maduro di Venezuela

Hakim Kelly mengingatkan kedua belah pihak mengenai kewajiban penerapan yurisprudensi kasus sebelumnya.

Pembelaan Pemerintah dan Alasan Keamanan Nasional

Pengacara Departemen Kehakiman Michael Velchik menegaskan akses Gedung Putih merupakan keistimewaan, bukan hak mutlak.

Pemerintah menuduh ketiga media menyebarkan berita bohong serta membocorkan informasi rahasia negara.

Gedung Putih mencatat CNN memberitakan rincian rahasia bunker Sayap Timur Gedung Putih.

Selain itu, Politico mempublikasikan rincian anggaran serta rencana peningkatan sistem keamanan Secret Service.

Pemerintah menegaskan presiden memiliki wewenang penuh demi melindungi keamanan nasional Amerika Serikat.

Baca Juga :  Washington Tolak Tenggat Waktu Saat Ancaman Serangan Militer ke Iran Capai 90 Persen

Gelombang Solidaritas Media dan Dampak Industri

Aksi pencabutan izin memicu gelombang protes keras dari berbagai organisasi media independen.

Konsorsium media penyiaran menghentikan liputan acara Presiden Trump sebagai bentuk protes solidaritas.

Asosiasi Koresponden Gedung Putih bersama 49 organisasi media mengajukan dokumen dukungan hukum.

Pakar hukum Katie Fallow menilai langkah Trump mencetak rekor baru dalam sejarah kepresidenan Amerika Serikat.

Masyarakat kini menantikan keputusan resmi Hakim Kelly mengenai permohonan perintah perlindungan darurat tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Masoud Pezeshkian Sebut Warga Iran Korban Terorisme AS
Donald Trump Sambut Langsung Presiden China Xi Jinping
Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York
Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham
Emmanuel Macron Banting Mimbar PBB dan Kecam Klaim
Pejabat NATO Peringatkan Tingkah Laku Vladimir Putin
Trump Pertimbangkan Opsi Serangan dan Buka Kembali Dialog
Trump Tegur Wartawan CNN di PBB di Tengah Gugatan Hukum

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Hakim AS Menunda Putusan Kasus Larangan Media Gedung Putih

Jumat, 25 September 2026 - 11:00 WIB

Masoud Pezeshkian Sebut Warga Iran Korban Terorisme AS

Jumat, 25 September 2026 - 10:00 WIB

Donald Trump Sambut Langsung Presiden China Xi Jinping

Kamis, 24 September 2026 - 13:10 WIB

Donald Trump Unjuk Kebersamaan dengan Wali Kota New York

Kamis, 24 September 2026 - 11:02 WIB

Trump Puji Perdana Menteri Inggris Andy Burnham

Berita Terbaru

Hakim AS menunda keputusan gugatan CNN, MS NOW, dan Politico atas larangan akses Gedung Putih oleh Trump. Simak detail persidangan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim AS Menunda Putusan Kasus Larangan Media Gedung Putih

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:00 WIB

Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebut negaranya korban terorisme AS dalam pidato PBB. Simak rincian respon atas ancaman Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Masoud Pezeshkian Sebut Warga Iran Korban Terorisme AS

Jumat, 25 Sep 2026 - 11:00 WIB

Donald Trump menyambut langsung Presiden China Xi Jinping di pangkalan udara Washington. Simak rincian penyambutan dan agenda pertemuan kedua negara. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Donald Trump Sambut Langsung Presiden China Xi Jinping

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:00 WIB