IMF Optimis: Pertumbuhan China 2025-2026 Direvisi Naik

Selasa, 20 Januari 2026 - 08:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Diplomasi lintas selat. Pemerintah China memaparkan manfaat budaya dan ekonomi dari penyatuan kembali secara damai, sembari memperingatkan Amerika Serikat untuk menghentikan dukungan militer bagi pasukan separatis di Taiwan. Dok: Istimewa.

Diplomasi lintas selat. Pemerintah China memaparkan manfaat budaya dan ekonomi dari penyatuan kembali secara damai, sembari memperingatkan Amerika Serikat untuk menghentikan dukungan militer bagi pasukan separatis di Taiwan. Dok: Istimewa.

BEIJING, POSNEWS.CO.ID – Kabar positif datang dari Washington. Dana Moneter Internasional (IMF) pada hari Senin (19/1) secara resmi menaikkan perkiraan pertumbuhan ekonomi China untuk tahun 2025 dan 2026.

Dalam pembaruan World Economic Outlook, IMF merevisi angka pertumbuhan China menjadi 5,0 persen untuk tahun 2025 dan 4,5 persen untuk tahun 2026. Revisi ke atas ini mencerminkan aktivitas ekonomi yang lebih kuat dari perkiraan, didorong oleh serangkaian langkah stimulus yang agresif dari Beijing.

Laporan tersebut menyoroti peran vital pembiayaan investasi tambahan dari bank-bank kebijakan China. Suntikan dana ini terbukti efektif menopang permintaan domestik dan memperkuat kepercayaan pasar di tengah tekanan eksternal yang bertubi-tubi.

Ekonomi Global Tahan Banting

Optimisme IMF tidak hanya terbatas pada China. Lembaga tersebut memproyeksikan ekonomi global akan tetap relatif tangguh meskipun gangguan perdagangan dan ketidakpastian geopolitik terus menghantui.

IMF memproyeksikan pertumbuhan global sekitar 3,3 persen pada tahun 2026. Angka ini merupakan penyesuaian ke atas sebesar 0,2 poin persentase dari perkiraan bulan Oktober lalu. Peningkatan kinerja di negara-negara ekonomi utama, khususnya Amerika Serikat dan China, menjadi faktor kunci di balik revisi positif ini.

Resep Beijing: Ekspor dan Investasi Berkualitas

Penguatan prospek China sebagian besar berkat kinerja ekspor yang membaik serta kebijakan fiskal dan kredit yang suportif. Pembuat kebijakan di China tampaknya merespons rekomendasi IMF dengan serius.

Dalam beberapa bulan terakhir, Beijing telah meningkatkan respons kebijakan makroekonomi. Langkah-langkah tersebut mencakup:

  • Tindakan fiskal yang tertarget.
  • Akomodasi moneter yang berkelanjutan.
  • Upaya menstimulasi investasi swasta dan konsumsi.
Baca Juga :  China dan Eropa Desak Jalur Diplomasi Akhiri Krisis Selat Hormuz

Fokus utama pemerintah China kini bergeser pada stabilisasi pertumbuhan sambil mengelola risiko jangka panjang. Mereka memprioritaskan peningkatan permintaan domestik serta dukungan terhadap infrastruktur dan investasi berkualitas tinggi. Di saat yang sama, komitmen terhadap reformasi struktural dan stabilitas keuangan terus mereka gaungkan.

Waspada Risiko Dagang

Meski revisi ini membawa angin segar, IMF tetap memberikan catatan peringatan. Risiko masih mengintai di cakrawala jangka menengah. Ketegangan perdagangan, ketidakpastian kebijakan, dan potensi kerentanan keuangan masih bisa membebani prospek pertumbuhan di masa depan.

Keseimbangan antara ketahanan eksternal dan pertumbuhan domestik yang berkelanjutan kini menjadi ujian utama bagi raksasa ekonomi Asia tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara
Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara
Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama
Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS
Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang
Jepang dan Jerman Sepakat Perkuat Kerja Sama Mineral Kritis
Perayaan Meriah Festival Sembilan Dewa Kaisar
Fenomena Fesyen Gothic Lolita Jepang Kembali Memikat Hati

Berita Terkait

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Pentagon Tuduh Jenderal Brett Sylvia Bocorkan Rahasia Negara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:42 WIB

Hakim Federal Tolak Permintaan Pemerintahan Trump Soal Suara

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

Menhan AS Pete Hegseth Pecat Perencana Militer Utama

Jumat, 30 Oktober 2026 - 09:42 WIB

Biaya Perang Iran Melonjak Hingga 47,1 Miliar Dolar AS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Tabrakan Kereta Cepat di Toledo Spanyol Menewaskan 68 Orang

Berita Terbaru

Samsung dikabarkan garap tablet lipat 17 inci yang bisa dilipat jadi 8 inci. Simak bocoran spesifikasi, konsep desain, dan persaingannya dengan Apple. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Samsung Garap Tablet Lipat Raksasa 17 Inci

Minggu, 1 Nov 2026 - 10:21 WIB

Funcom umumkan ekspansi gratis Blood and Ice untuk Dune: Awakening yang rilis 1 Desember 2026. Simak rincian peta es, mode offline. Dok: Istimewa.

TEKNOLOGI

Funcom Siapkan Ekspansi Gratis Blood and Ice untuk Dune

Minggu, 1 Nov 2026 - 09:09 WIB