Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 September 2026 - 06:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, OTTAWA — Perdana Menteri Kanada Mark Carney berupaya mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi bersama Uni Eropa. Carney mengeksplorasi peluang agar Kanada dapat menjadi “anggota asosiasi” di blok kawasan tersebut. Langkah ini diambil untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah dinamika perdagangan global.

Dorongan Perang Dagang dan Ketegangan dengan AS

Eskalasi perselisihan perdagangan dengan Amerika Serikat mendorong Kanada mempercepat pengalihan fokus pasar ekspornya. Hubungan antara Ottawa dan Washington memburuk akibat perselisihan tarif impor puluhan miliar Dolar AS.

Presiden Donald Trump kembali mengkritik kebijakan perdagangan Kanada secara terbuka kepada awak media. Trump menegaskan rencana pengenaan tarif baru untuk kendaraan dan suku cadang mulai 1 Januari mendatang. Oleh karena itu, Kanada berupaya mengurangi ketergantungan ekonomi dari negara tetangganya tersebut.

Pembahasan Rantai Pasok dan Infrastruktur Energi

Kanada dan Uni Eropa mendiskusikan pembebasan pergerakan barang, jasa, serta tenaga kerja sektor strategis. Sektor utama tersebut mencakup pasokan energi, kecerdasan buatan, pertahanan, hingga mineral kritis.

Kedua belah pihak juga merancang pembangunan kabel bawah laut dan pusat data bersama. Selain itu, kolaborasi ini mencakup pembangunan jaringan satelit serta infrastruktur pengiriman energi Kanada menuju Eropa. Sementara itu, pembahasan mobilitas tanpa visa bagi warga Kanada masih terus berjalan.

Baca Juga :  AS Gempur Sasaran Militer Iran Pasca-Serangan Kapal Tanker

Agenda Pertemuan Diplomatik dan Tantangan Ratifikasi

PM Carney dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 20 September mendatang. Pertemuan di wilayah Saint Pierre dan Miquelon ini menjadi kunjungan resmi pertama PM Kanada ke kepulauan tersebut.

Namun, rencana penguatan kemitraan ini masih menghadapi tantangan proses ratifikasi di internal Uni Eropa. Sejumlah negara anggota Uni Eropa belum meratifikasi kesepakatan perdagangan bebas sebelumnya secara penuh. Dengan demikian, kedua pihak perlu menuntaskan berbagai hambatan birokrasi demi merealisasikan status asosiasi tersebut.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan
Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak
Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional
Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda
Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia
Kelompok Houthi Menyerang Bandara Internasional Riyadh
Donald Trump Kecam Komite Nobel dan Norwegia
Gencatan Senjata Gaza: Serangan Israel Masih Berlangsung

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 08:00 WIB

Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan

Minggu, 11 Oktober 2026 - 15:23 WIB

Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 14:21 WIB

Jepang Menegaskan Dukungan Mahkamah Pidana Internasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:34 WIB

Polisi India Menangkap 2.000 Pengunjuk Rasa Gerakan Pemuda

Minggu, 11 Oktober 2026 - 09:00 WIB

Serangan Rudal Rusia Menewaskan 20 Warga Zaporizhzhia

Berita Terbaru