POSNEWS.CO.ID, OTTAWA — Perdana Menteri Kanada Mark Carney berupaya mempererat hubungan diplomatik dan ekonomi bersama Uni Eropa. Carney mengeksplorasi peluang agar Kanada dapat menjadi “anggota asosiasi” di blok kawasan tersebut. Langkah ini diambil untuk memperkuat kemitraan strategis di tengah dinamika perdagangan global.
Dorongan Perang Dagang dan Ketegangan dengan AS
Eskalasi perselisihan perdagangan dengan Amerika Serikat mendorong Kanada mempercepat pengalihan fokus pasar ekspornya. Hubungan antara Ottawa dan Washington memburuk akibat perselisihan tarif impor puluhan miliar Dolar AS.
Presiden Donald Trump kembali mengkritik kebijakan perdagangan Kanada secara terbuka kepada awak media. Trump menegaskan rencana pengenaan tarif baru untuk kendaraan dan suku cadang mulai 1 Januari mendatang. Oleh karena itu, Kanada berupaya mengurangi ketergantungan ekonomi dari negara tetangganya tersebut.
Pembahasan Rantai Pasok dan Infrastruktur Energi
Kanada dan Uni Eropa mendiskusikan pembebasan pergerakan barang, jasa, serta tenaga kerja sektor strategis. Sektor utama tersebut mencakup pasokan energi, kecerdasan buatan, pertahanan, hingga mineral kritis.
Kedua belah pihak juga merancang pembangunan kabel bawah laut dan pusat data bersama. Selain itu, kolaborasi ini mencakup pembangunan jaringan satelit serta infrastruktur pengiriman energi Kanada menuju Eropa. Sementara itu, pembahasan mobilitas tanpa visa bagi warga Kanada masih terus berjalan.
Agenda Pertemuan Diplomatik dan Tantangan Ratifikasi
PM Carney dijadwalkan bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada 20 September mendatang. Pertemuan di wilayah Saint Pierre dan Miquelon ini menjadi kunjungan resmi pertama PM Kanada ke kepulauan tersebut.
Namun, rencana penguatan kemitraan ini masih menghadapi tantangan proses ratifikasi di internal Uni Eropa. Sejumlah negara anggota Uni Eropa belum meratifikasi kesepakatan perdagangan bebas sebelumnya secara penuh. Dengan demikian, kedua pihak perlu menuntaskan berbagai hambatan birokrasi demi merealisasikan status asosiasi tersebut.
Penulis : Ahmad Haris Kurnia
Editor : Ahmad Haris Kurnia














