Serangan Terhadap Pipa Minyak Arab Saudi dan Kapal Teluk

Selasa, 15 September 2026 - 07:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

Serangan terhadap jalur pipa minyak Arab Saudi dan Selat Hormuz memicu lonjakan harga minyak di atas $100 per barel. Dok: Istimewa.

POSNEWS.CO.ID, RIYADH — Serangan baru melanda kawasan Teluk dan jalur pipa minyak utama Arab Saudi. Peristiwa ini memicu kekhawatiran krisis pasokan energi global secara meluas.

Eskalasi Serangan Militer dan Jalur Minyak

Kelompok Houthi melancarkan serangan terhadap jalur pipa minyak sepanjang 1.200 kilometer. Fasilitas ini menjadi jalur utama ekspor minyak Arab Saudi tanpa melintasi Selat Hormuz.

Selain itu, serangan proyektil merusak kapal komersial yang sedang melintasi Selat Hormuz. Kelompok Houthi juga berhasil menguasai Pulau Perim di Selat Bab El-Mandeb. Oleh karena itu, gangguan lalu lintas laut mengancam keamanan rantai pasok minyak dunia.

Dampak Harga Minyak dan Stok Ekspor

Harga minyak dunia melonjak melampaui 100 Dolar AS per barel. Sementara itu, harga bahan bakar diesel di Amerika Serikat mencetak rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Arab Saudi hanya memiliki cadangan minyak di pelabuhan Yanbu untuk kurun lima hingga tujuh hari. Penutupan jalur pipa berisiko menghentikan empat persen dari total pasokan minyak global. Pasokan minyak dunia berpotensi mengalami kelangkaan parah jika perbaikan berlangsung lama.

Baca Juga :  Front Baru Perang Iran: AS dan Israel Galang Kekuatan Separatis Kurdi dan Baloch

Penundaan Diplomasi dan Dilema Amerika Serikat

Menteri Luar Negeri Oman mengumumkan penundaan pertemuan diplomatik kawasan secara mendadak. Pihak Iran menegaskan tidak akan membuka Selat Hormuz sebelum tuntutan mereka dipenuhi.

Sementara itu, Pangeran Mohammed bin Salman meminta bantuan militer langsung dari Presiden Donald Trump. Namun, pemerintah Amerika Serikat saat ini hanya memberikan dukungan data intelijen. Dengan demikian, ketegangan politik dan ekonomi di kawasan Timur Tengah diprediksi terus memanas.

Penulis : Ahmad Haris Kurnia

Editor : Ahmad Haris Kurnia

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR
Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar
Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal
Usulan Pengurangan Jam Kerja Diet PM Jepang Sanae Takaichi
Hakim AS Memerintahkan Donald Trump Menghentikan Iklan Politik
Korea Utara Meluncurkan Beberapa Rudal Balistik
Senator AS Mendesak Donald Trump Membatalkan Kesepakatan
Inisiatif Label Karya Manusia Pada Buku Bebas AI Semakin Marak

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar

Selasa, 13 Oktober 2026 - 14:53 WIB

Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:52 WIB

Usulan Pengurangan Jam Kerja Diet PM Jepang Sanae Takaichi

Selasa, 13 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Hakim AS Memerintahkan Donald Trump Menghentikan Iklan Politik

Berita Terbaru

Aparat federal menggeledah rumah Anggota DPR AS Ilhan Omar terkait dugaan kecurangan imigrasi di tengah tuduhan manipulasi politik menjelang pemilu sela. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Aparat Federal Amerika Serikat Menggeledah Kediaman DPR

Selasa, 13 Okt 2026 - 16:43 WIB

Protes pelajar menuntut anggaran pendidikan meluas di Prancis, Belgia, dan Italia dengan ribuan penangkapan. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Prancis Bersiap Menghadapi Unjuk Rasa Massal Pelajar

Selasa, 13 Okt 2026 - 15:43 WIB

Kepolisian Korea Selatan menangkap pria pelaku penikaman massal di supermarket Incheon yang melukai delapan orang. Dok; Istimewa.

INTERNASIONAL

Polisi Korea Selatan Menangkap Pelaku Penikaman Massal

Selasa, 13 Okt 2026 - 14:53 WIB