Istana Tegaskan Reshuffle Budi Gunawan dan Sri Mulyani Bukan Terkait Demo Ricuh

Senin, 8 September 2025 - 19:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Posnews/Sekneg)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID – Istana melalui Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa reshuffle Budi Gunawan dari jabatan Menko Polkam bukan akibat kericuhan beberapa waktu lalu.

Menurut Prasetyo, Presiden Prabowo Subianto mengambil keputusan ini sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh, tanpa alasan spesifik terkait demo.

β€œTidak ada karena hal yang sangat spesifik. Ini bagian dari evaluasi menyeluruh Presiden,” ujar Prasetyo Hadi usai pelantikan menteri baru di Istana Negara, Jakarta, Senin (8/9/2025).

Selain Budi Gunawan, hal serupa berlaku untuk penggantian Sri Mulyani sebagai Menteri Keuangan. Prasetyo menegaskan bahwa Presiden memiliki hak prerogatif untuk mengevaluasi dan menentukan posisi menteri.

Baca Juga :  Puncak HUT ke-80 TNI di Monas 2025, Suguhkan Atraksi F-16 dan Ribuan Alutsista

β€œBukan mundur, bukan dicopot. Presiden memiliki hak prerogatif dalam mengevaluasi dan mengambil keputusan terhadap menteri-menterinya,” tegasnya.

Selanjutnya, Abdul Kadir Karding digantikan Mukhtaruddin sebagai Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI). Menko PM Muhaimin Iskandar menegaskan bahwa pergantian menteri sepenuhnya merupakan kewenangan Presiden.

β€œSemua merupakan kewenangan Presiden,” kata Cak Imin menanggapi isu pencopotan Karding yang dikaitkan dengan foto viral bermain domino bersama Azis Wellang. Karding sendiri menegaskan bahwa foto tersebut hanya momen permainan domino dalam pertemuan rutin KKSS, Senin (1/9/2025).

Baca Juga :  Reshuffle Kabinet Jilid II: Presiden Prabowo Copot Erick Thohir dan Tunjuk Pejabat Baru

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam reshuffle Kabinet Merah Putih, Presiden Prabowo melantik enam menteri baru.

Presiden membentuk satu kementerian baru dari perubahan nomenklatur Badan Penyelenggara Haji, sementara lima menteri lainnya menggantikan pejabat lama.

Daftar Menteri Baru dan Pergantian:

  • Budi Gunawan – Menko Polkam

  • Sri Mulyani Indrawati – Menteri Keuangan

  • Dito Ariotedjo – Menpora

  • Abdul Kadir Karding – Menteri P2MI

  • Budi Arie Setiadi – Menteri Koperasi

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aturan Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Ini Skema Belajar dan Libur Idulfitri
Raja Salman Salurkan Bantuan Pangan Rp6,4 Miliar untuk Indonesia Jelang Ramadan 2026
Bareskrim Polri Tingkatkan Kasus Narkotika AKBP Didik Putra Kuncoro ke Penyidikan
Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Serang Lawan Politik, Siap Gunakan Abolisi-Amnesti
Penembakan Pesawat Smart Air di Korowai, Polri-TNI Buru Elkius Kobak
Kapolres Bima Kota Terseret Aliran Dana Narkoba, Mabes Polri Gas Pidana dan Etik
Kapolres Bima Kota AKBP Didik Diperiksa Mabes Polri, Dugaan Rp1 Miliar dari Bandar Narkoba
BNN Ungkap 4,1 Juta Penduduk Terpapar, Sekolah Jadi Benteng Anti Narkoba

Berita Terkait

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:08 WIB

Aturan Pembelajaran Ramadan 2026 Resmi Terbit, Ini Skema Belajar dan Libur Idulfitri

Sabtu, 14 Februari 2026 - 18:55 WIB

Raja Salman Salurkan Bantuan Pangan Rp6,4 Miliar untuk Indonesia Jelang Ramadan 2026

Jumat, 13 Februari 2026 - 21:20 WIB

Bareskrim Polri Tingkatkan Kasus Narkotika AKBP Didik Putra Kuncoro ke Penyidikan

Jumat, 13 Februari 2026 - 20:29 WIB

Prabowo: Hukum Tak Boleh Jadi Alat Serang Lawan Politik, Siap Gunakan Abolisi-Amnesti

Jumat, 13 Februari 2026 - 19:52 WIB

Penembakan Pesawat Smart Air di Korowai, Polri-TNI Buru Elkius Kobak

Berita Terbaru

Ilustrasi,
Tragedi di Kordofan. Kelompok paramiliter RSF meluncurkan serangan drone mematikan yang menyasar warga sipil dan bantuan pangan, memperburuk krisis kemanusiaan di tengah ancaman kelaparan massal. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kejahatan Perang di Sudan: Drone RSF Bantai Keluarga

Sabtu, 14 Feb 2026 - 20:59 WIB