Janda di Lampung Ditemukan Tewas Terikat, Polisi Buru Pelaku Dugaan Perampokan

Senin, 13 Juli 2026 - 06:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

Ilustrasi, Tewas. (Freepik)

LAMPUNG UTARA, POSNEWS.CO.ID – Warga Desa Sawojajar, Kecamatan Kotabumi Utara, Kabupaten Lampung Utara, digegerkan dengan penemuan jasad seorang perempuan berinisial Safitri alias Eni (56) di dalam rumahnya, Minggu (12/7/2026).

Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan tangan dan kaki terikat, sementara mulutnya disumpal menggunakan handuk.

Temuan tersebut langsung memicu penyelidikan intensif. Polisi menduga korban menjadi korban perampokan yang disertai pembunuhan, meski motif pastinya masih didalami.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban Ditemukan di Bawah Meja Makan

Kepala Desa Sawojajar, Mulyanto, mengatakan warga bersama keluarga menemukan korban setelah merasa curiga karena rumah korban tampak tertutup dan lampunya tidak menyala selama beberapa hari.

Baca Juga :  Pungli Oknum Polisi di Grobogan, Minta Uang ke Emak-emak - Kini Diperiksa Propam

Saat keluarga masuk ke dalam rumah, mereka menemukan korban sudah meninggal dunia di bawah meja makan.

“Jasad korban ditemukan di bawah meja makan dengan posisi terlungkup. Tangan dan kaki korban dalam keadaan terikat, sementara mulutnya disumpal menggunakan handuk,” ujar Mulyanto.

Warga Curiga, Jasad Sudah Mulai Membusuk

Kecurigaan warga bermula karena aktivitas di rumah korban mendadak berhenti. Selama sekitar tiga hari, rumah tampak sepi tanpa tanda-tanda kehidupan.

Setelah menerima laporan warga, adik korban bersama keluarga mendatangi rumah tersebut. Mereka kemudian menemukan korban sudah meninggal dunia dan jasadnya mulai membusuk.

Polisi Dalami Dugaan Perampokan

Hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) menunjukkan kondisi rumah berantakan. Polisi juga menerima laporan adanya dugaan sejumlah barang berharga yang hilang.

Baca Juga :  Kapolda Metro Jaya Baru, Irjen Asep Edi Suheri Janji Dekatkan Polisi dengan Masyarakat

Berdasarkan temuan awal itu, penyidik menduga pelaku menggeledah rumah untuk mencari harta benda sebelum korban ditemukan meninggal dunia.

Namun, polisi masih mendalami seluruh alat bukti untuk memastikan motif dan kronologi kejadian.

Satreskrim Buru Pelaku

Tim Inafis bersama penyidik Satreskrim Polres Lampung Utara telah melakukan olah TKP, mengamankan sejumlah barang bukti, meminta keterangan saksi-saksi, serta menelusuri jejak pelaku.

Polisi juga masih menunggu hasil pemeriksaan forensik untuk membantu mengungkap penyebab kematian dan memperkuat pembuktian dalam penyidikan.

Hingga berita ini ditulis, penyidik masih memburu pelaku dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait perkara tersebut agar segera melapor kepada kepolisian. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama
Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga
Penumpang Merak-Bakauheni Turun Imbas Erupsi Anak Krakatau
Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati
Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km
Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP
Cemburu Liat Chat Berujung Maut! Mozza Dibekap 7 Menit hingga Tewas
Anak Krakatau Erupsi, 28 Kapal Bakauheni-Merak Tetap Beroperasi

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 17:13 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Water Cannon Semprot Jalan Utama

Minggu, 6 September 2026 - 16:50 WIB

Abu Anak Krakatau Sampai Bogor, Polisi Bagikan Masker ke Warga

Minggu, 6 September 2026 - 15:46 WIB

Dua Pesawat Garuda dari Jeddah dan Madinah Mendarat di Kertajati

Minggu, 6 September 2026 - 15:34 WIB

Nelayan Masuk Zona Bahaya Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli 3 Km

Minggu, 6 September 2026 - 08:08 WIB

Bocah 12 Tahun Tewas Dicekik Tetangga Gara-Gara HP

Berita Terbaru

Tim penyelamat Nepal gencar mencari korban banjir bandang usai dua pekerja PLTA ditemukan hidup, sementara korban tewas kedua negara tembus 1.325 jiwa. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir

Minggu, 6 Sep 2026 - 18:27 WIB

PM Yunani Kyriakos Mitsotakis janjikan pemangkasan pajak dan kenaikan gaji jelang pemilu, di tengah protes buruh atas biaya hidup tinggi. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Minggu, 6 Sep 2026 - 17:25 WIB