Kamar Kos di Mampang Jadi Pabrik Vape Etomidate, Polisi Sita Ratusan Cartridge

Minggu, 9 Agustus 2026 - 09:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Polisi mengamankan barang bukti vape etomidate dan cartridge di kamar kos Jakarta Selatan. (Posnews/Bareskrim Polri)

Polisi mengamankan barang bukti vape etomidate dan cartridge di kamar kos Jakarta Selatan. (Posnews/Bareskrim Polri)

JAKARTA, POSNEWS.CO.ID — Bareskrim Polri menggerebek sebuah kamar kos di kawasan Mampang, Jakarta Selatan, yang diduga menjadi pabrik rumahan vape mengandung etomidate.

Dalam operasi tersebut, penyidik menangkap tiga orang pelaku dan menyita ratusan cartridge berisi cairan etomidate siap edar.

Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri mengungkap kasus ini pada Rabu, 5 Agustus 2026 sekitar pukul 04.00 WIB setelah menerima laporan masyarakat mengenai aktivitas pembuatan vape yang diduga mengandung narkotika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Direktur Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri Brigjen Pol Eko Hadi Santoso mengatakan tim langsung menindaklanjuti informasi tersebut dengan mendatangi lokasi yang diduga menjadi tempat produksi.

Baca Juga :  Wanita Dibegal di Parung Bogor, Dipukuli hingga Babak Belur - Tas dan Uang Rp1,5 Juta Raib

“Tim menerima informasi dari masyarakat mengenai pembuatan vape yang diduga berisi cairan narkotika di wilayah Jakarta Selatan,” ujar Eko, Sabtu (8/8/2026).

Pelaku Tertangkap Saat Produksi Berlangsung

Saat menggerebek lokasi, penyidik memergoki FS yang sedang meracik dan mengisi cairan etomidate ke dalam cartridge vape.

Polisi kemudian mengembangkan penyelidikan dan menangkap RFS serta HSS yang diduga terlibat dalam jaringan produksi tersebut.

Hasil tes urine menunjukkan FS dan RFS positif sabu, sehingga penyidik mendalami keterkaitan keduanya dengan jaringan narkotika.

Polisi menyita 4 botol cairan etomidate, 33 kemasan etomidate, dan 141 cartridge etomidate dari kamar kos itu.

Baca Juga :  Pengamanan Ketat di Cikunir, Polisi Siap Hadapi Lonjakan Arus Mudik Lebaran 2026

Barang bukti tersebut mengindikasikan bahwa para pelaku telah menjalankan aktivitas produksi dalam jumlah besar.

Dijanjikan Upah Rp30 Juta per Minggu

Penyidik juga mengungkap bahwa para pelaku direkrut melalui Facebook Messenger sebelum melanjutkan komunikasi lewat WhatsApp.

Dalam percakapan tersebut, RFS menawarkan pekerjaan kepada FS sebagai peracik vape etomidate dengan imbalan yang menggiurkan.

“RFS menawarkan upah Rp30 juta per minggu dan uang makan Rp2 juta per hari untuk meracik vape etomidate,” kata Eko.

Saat ini, FS, RFS, dan HSS telah berstatus tersangka.

Sementara itu, Bareskrim Polri terus memburu pemasok, pemesan, dan jaringan produksi serta distribusi vape etomidate di Jakarta dan sekitarnya. **

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak
Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg
Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik
Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Polisi Bongkar 3 Klaster Kerusuhan Pejompongan, Alur Dana Mulai Terungkap

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 06:17 WIB

Pelaku Pembunuhan Intan Rahmania Pakai KTP Paman, Berpindah Tempat Hilangkan Jejak

Senin, 14 September 2026 - 18:27 WIB

Polisi Tangkap Pengedar 7,2 Kg Sabu di Jakbar, Upah Rp5 Juta per Kg

Senin, 14 September 2026 - 15:08 WIB

Janjian Lewat MiChat Berujung Maut, Wanita 18 Tahun Tewas Dicekik

Senin, 14 September 2026 - 09:20 WIB

Cekcok Berujung Pencekikan, Wanita 19 Tahun Tewas di Hotel Tanah Abang

Minggu, 13 September 2026 - 16:06 WIB

Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki

Berita Terbaru

 PM Kanada Mark Carney jajaki status anggota asosiasi Uni Eropa di tengah eskalasi perang dagang dengan Amerika Serikat era Donald Trump. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Kanada Jajaki Status Anggota Asosiasi Uni Eropa

Selasa, 15 Sep 2026 - 06:19 WIB

Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo. (Posnews/KPK)

NASIONAL

KPK OTT BPN Bogor: 17 Orang Diamankan, Nama Summarecon Mencuat

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:40 WIB

Ilustrasi, langit berawan menyelimuti kawasan Jabodetabek pada Selasa 15 September 2026.
(Posnews/Ist)

JABODETABEK

Cuaca Jakarta hingga Bekasi Berawan, Suhu Capai 36°C

Selasa, 15 Sep 2026 - 05:27 WIB