Karyawan Freeport Simson Mulia Tewas Ditembak di Grasberg Papua, Satgas Buru Pelaku

Sabtu, 14 Maret 2026 - 03:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah TKP penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Mimika, Papua. (Posnews/Ist)

Aparat Satgas Operasi Damai Cartenz melakukan olah TKP penembakan karyawan PT Freeport Indonesia di area Grasberg, Mimika, Papua. (Posnews/Ist)

TIMIKA, POSNEWS.CO.ID – Insiden berdarah kembali mengguncang kawasan tambang PT Freeport Indonesia di Papua.

Seorang karyawan perusahaan tambang raksasa itu tewas setelah peluru menembus bagian bawah telinganya saat berada di area Grasberg, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Rabu (11/3/2026).

Aparat gabungan dari Satgas Operasi Damai Cartenz, Polres Mimika, serta unsur pengamanan wilayah tambang langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memburu pelaku penembakan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Korban diketahui bernama Simson Mulia (48), karyawan PT Freeport Indonesia. Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, peluru masuk dari bawah telinga kanan dan menembus hingga keluar di bawah telinga kiri, menyebabkan luka fatal yang merenggut nyawanya.

Detik-detik Penembakan Maut

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz 2026, Yusuf Sutejo, menjelaskan peristiwa mengerikan itu terjadi saat korban bersama rekannya menyelesaikan pekerjaan survei di area tambang.

Ketika pekerjaan selesai, korban berdiri di bagian belakang kendaraan pikap untuk merapikan perlengkapan kerja.

Namun tiba-tiba, dua letusan senjata api memecah keheningan kawasan tambang.

“Berdasarkan keterangan saksi yang juga sopir kendaraan, korban saat itu sedang merapikan peralatan survei di belakang pikap. Tiba-tiba terdengar dua kali suara tembakan dari arah yang belum dapat dipastikan,” ujar Yusuf Sutejo, Jumat (13/3/2026).

Baca Juga :  Anggota KKB Puncak Dugi Telenggen Diciduk, Akui Tembak Polisi dan Warga Sipil

Saksi langsung melihat korban ambruk ke tanah sementara helm keselamatan yang dikenakannya terpental akibat hantaman peluru.

Menyadari situasi darurat tersebut, saksi segera menghubungi base camp menggunakan handy talky (HT) untuk meminta bantuan evakuasi secepatnya.

Setelah menerima laporan, aparat keamanan bersama tim medis segera bergerak menuju lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban.

Namun dalam perjalanan menuju TKP, tim gabungan sempat mendapat gangguan tembakan dari kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang berada di perbukitan sekitar lokasi.

Meski situasi sangat berbahaya, tim tetap memprioritaskan penyelamatan korban agar segera mendapatkan pertolongan medis.

“Prioritas utama tim saat itu adalah menyelamatkan korban yang masih hidup agar segera mendapat penanganan medis di rumah sakit,” jelas Yusuf.

Korban kemudian dievakuasi ke RS SOS Mile 68 (RS AEA) untuk mendapatkan perawatan darurat. Namun setelah diperiksa tim medis, Simson Mulia dinyatakan meninggal dunia pada pukul 10.31 WIT.

Setelah proses pemulasaraan selesai, aparat keamanan mengawal ketat pemulangan jenazah korban.

Jenazah diterbangkan dari Timika menuju Jakarta pada Kamis (12/3/2026) sebelum akhirnya dibawa ke rumah duka keluarga di Bandung, Jawa Barat untuk dimakamkan.

Baca Juga :  Sopir Ditikam KKB di Halaman Gereja Yahukimo, Peresmian Ditunda

Polisi Gelar Olah TKP dan Rekonstruksi

Sebagai bagian penyelidikan, tim gabungan Satgas Operasi Damai Cartenz dan Polres Mimika menggelar olah TKP di Area Jayapura Chuser, Distrik Tembagapura.

Sebelumnya, tim berkonsolidasi di Mile 68, memeriksa saksi di rumah sakit, dan berkoordinasi di Posko 900 sebelum menuju lokasi penembakan.

Setibanya di TKP, penyidik mereka ulang kronologi kejadian melalui tujuh adegan rekonstruksi. Tim memeriksa berbagai aspek penting, mulai dari posisi kendaraan korban, titik korban terjatuh, hingga arah datangnya tembakan.

Seluruh rangkaian olah TKP berlangsung aman sebelum tim kembali melakukan konsolidasi akhir di Mile 68.

Satgas Damai Cartenz Janji Bongkar Pelaku

Kepala Operasi Damai Cartenz 2026, Faizal Ramadhani, menegaskan aparat keamanan berkomitmen mengungkap pelaku penembakan hingga tuntas.

Ia juga menyampaikan duka mendalam kepada keluarga korban atas insiden tragis tersebut.

“Kami akan melakukan penyelidikan secara menyeluruh untuk mengungkap pelaku penembakan ini. Seluruh proses penanganan perkara akan kami jalankan secara profesional, transparan, dan akuntabel,” tegas Faizal.

Sementara itu, aparat mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum terverifikasi sambil menunggu hasil penyelidikan resmi.(red)

Editor : Hadwan

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari
Dugaan TPKS Artis ATT alias BP Terjadi di Sekitar SCBD, Polisi Masih Selidiki
Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi
Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang
Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal
Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok
Bromo Kembali Membara, Api Meluas hingga Jemplang dan Wisata Ditutup Total
Pesta Ultah Berubah Jadi Penangkapan, Wanita di Gowa Diduga Gelapkan 21 Mobil

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:59 WIB

Update KM Virgo Transport 8: 107 Selamat, 6 Tewas, 130 Masih Dicari

Minggu, 13 September 2026 - 15:40 WIB

Sopir dan Kernet Tewas, Truk Kontainer Terguling di Tol Slipi

Minggu, 13 September 2026 - 13:12 WIB

Guru Renang di Depok Diduga Dipukul Ojol hingga Tabrak Tiang

Minggu, 13 September 2026 - 12:59 WIB

Virgo Transport 8 Hilang Kontak di Laut Jawa, 1 Penumpang Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 08:32 WIB

Gara-gara Komentar Live TikTok, Pria di Lampung Diduga Aniaya Istri Pakai Golok

Berita Terbaru

Presiden Xi Jinping menyerukan blok BRICS menjadi juru damai konflik Timur Tengah pada KTT New Delhi serta mempererat hubungan diplomatik dengan India. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:57 WIB

2.713 penari dari 12 negara membawakan Tari Semarak Jali-Jali Betawi di Ancol. (Posnews/Ancol)

JABODETABEK

Budaya Betawi Mendunia, 2.713 Penari Pecahkan Rekor MURI di Ancol

Minggu, 13 Sep 2026 - 20:41 WIB

Hakim federal AS membatalkan rencana pemangkasan 50% staf FEMA era pemerintahan Trump. Keputusan ini dinilai menegakkan undang-undang perlindungan FEMA. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 Sep 2026 - 19:56 WIB