Zelenskyy Komunikasi dengan AS Saat Rusia Hantam Kharkiv

Rabu, 10 Juni 2026 - 11:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

Lompatan jarak serang terjauh. Pasukan Ukraina meluncurkan pesawat tanpa awak yang sukses menghantam kilang minyak utama Siberia di Tyumen. Dok: Istimewa.

KYIV, POSNEWS.CO.ID – Pasukan militer Rusia kembali meluncurkan serangan udara mematikan ke wilayah timur laut Ukraina pada hari Selasa. Sebab, gempuran rudal dan drone tersebut menewaskan seorang wanita hamil serta dua warga sipil lainnya di Kharkiv.

Sementara itu, pemerintah lokal di semenanjung Crimea juga mengeklaim sedang menghalau gelombang serangan drone udara milik Ukraina.

Serangan Maut di Chuhuiv dan Kota Kharkiv

Kejaksaan wilayah Kharkiv mengonfirmasi bahwa serangan rudal di kota Chuhuiv menghancurkan beberapa rumah warga secara tragis. Akibatnya, ledakan keras tersebut merenggut nyawa tiga orang sipil termasuk seorang wanita hamil berusia 22 tahun.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Gubernur Kharkiv, Oleh Syniehubov, menjelaskan bahwa serangan drone terpisah juga melukai 16 warga sipil di pusat kota. Di sisi lain, Gubernur Sevastopol bentukan Rusia, Mikhail Razvozhayev, memastikan sistem pertahanan udara mereka sukses menembak jatuh drone Ukraina.

Baca Juga :  Jejak Kuno Sepak Bola: Evolusi dari Tradisi Tiongkok Tsu’chu Menuju Kelahiran Football Association

Komunikasi Positif Zelenskyy dengan Utusan Donald Trump

Di tengah ketegangan militer tersebut, Presiden Volodymyr Zelenskyy mengumumkan perkembangan baru mengenai upaya diplomasi damai negaranya. Sebab, ia baru saja menyelesaikan panggilan telepon yang sangat positif dengan dua utusan khusus Amerika Serikat.

Kedua utusan tepercaya Donald Trump tersebut adalah Steve Witkoff dan Jared Kushner. Zelenskyy menyambut hangat komitmen dan keseriusan kedua utusan tersebut untuk merancang kesepakatan damai dalam beberapa pekan depan. Oleh karena itu, para pejabat senior kini sedang mendiskusikan rencana kunjungan perdana Witkoff dan Kushner ke Kyiv.

Surat Terbuka untuk Putin dan Peran Roman Abramovich

Zelenskyy sebelumnya telah merilis surat terbuka untuk Presiden Vladimir Putin guna mengajak berdiskusi langsung secara bilateral. Namun, pihak Kremlin segera menolak mentah-mentah usulan dialog langsung untuk mengakhiri perang lima tahun tersebut.

Baca Juga :  Kutukan Sumber Daya Baru: Menakar Nasib Negara Pemilik Nikel dan Litium dalam Pusaran Transisi Energi

Zelenskyy mengeklaim bahwa lingkungan internal kepemimpinan Putin saat ini sebenarnya sedang menghadapi keretakan visi yang serius. Sebab, sebagian pengusaha Rusia menyadari bahwa sanksi ekonomi internasional telah merusak sistem keuangan negara mereka.

Zelenskyy juga memaparkan bahwa ia sempat bertemu langsung dengan miliarder Roman Abramovich di kota Kyiv baru-baru ini. Melalui pertemuan itu, Abramovich menawarkan diri untuk membawa pesan perdamaian resmi Ukraina langsung menuju meja kerja Kremlin.

Meskipun berkomitmen untuk bernegosiasi, Zelenskyy menegaskan Ukraina tidak akan pernah menyerahkan wilayah kedaulatan mereka kepada Rusia. Pada akhirnya, negara-negara Nordik juga menyatakan dukungan penuh mereka terhadap rencana gencatan senjata usulan Zelenskyy tersebut.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik
Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%
Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda
Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya
Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa
Shinjuku Larang Separuh Sewa Liburan, Termasuk Properti
Tim Nepal Kian Bersemangat Cari Korban Banjir
PM Yunani Janjikan Pemangkasan Pajak dan Kenaikan Gaji

Berita Terkait

Minggu, 13 September 2026 - 20:57 WIB

Presiden Xi Jinping Dorong Blok BRICS Jadi Juru Damai Konflik

Minggu, 13 September 2026 - 19:56 WIB

Hakim Federal Batalkan Rencana Pemangkasan Staf FEMA 50%

Minggu, 13 September 2026 - 13:30 WIB

Peluncuran Konsol Retro NEOGEO AES+ Ditunda

Rabu, 9 September 2026 - 08:03 WIB

Iran Ancam Balas Setiap Serangan Baru AS terhadap Asetnya

Rabu, 9 September 2026 - 07:00 WIB

Ekstremisme Nihilistik Online Ancam Keamanan Eropa

Berita Terbaru