Kerusuhan Belfast Pecah: Massa Anti-Imigran Bakar Kendaraan

Rabu, 10 Juni 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon copy

URL berhasil dicopy

Ketegangan imigrasi di Irlandia Utara. Demonstran anti-imigran mengamuk dan membakar kendaraan di Belfast setelah polisi mendakwa seorang pria asal Sudan atas kasus penikaman brutal. Dok: REUTERS/Isabel Infantes

Ketegangan imigrasi di Irlandia Utara. Demonstran anti-imigran mengamuk dan membakar kendaraan di Belfast setelah polisi mendakwa seorang pria asal Sudan atas kasus penikaman brutal. Dok: REUTERS/Isabel Infantes

BELFAST, POSNEWS.CO.ID – Ratusan demonstran anti-imigran menggelar aksi protes anarkis di jalanan kota Belfast pada hari Selasa. Sebab, massa merasa marah setelah polisi menahan seorang pria asal Sudan atas kasus penyerangan senjata tajam.

Massa yang beringas membakar sejumlah kendaraan termasuk sebuah bus di wilayah timur Belfast. Selain itu, sekelompok pemuda bermasker juga merusak jendela perumahan warga dan membakar sebuah rumah secara brutal.

Status Insiden Kritis dan Kecaman Starmer

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer mengecam keras aksi penikaman keji yang terjadi pada Senin malam tersebut. Oleh karena itu, polisi segera menetapkan status insiden kritis untuk mengendalikan situasi keamanan di lapangan.

Asisten Kepala Kepolisian Ryan Henderson menjelaskan bahwa korban penyerangan mengalami luka parah di kepala dan leher. Meskipun demikian, beberapa warga sipil sempat memberikan perlawanan untuk menyelamatkan nyawa korban sebelum petugas tiba.

Tersangka Merupakan Pencari Suaka

Aparat keamanan mendakwa tersangka yang merupakan imigran pencari suaka asal Sudan berusia 30 tahun. Sementara itu, catatan kepolisian menunjukkan pelaku berhasil mendapatkan izin tinggal resmi di Inggris pada September tahun lalu.

Baca Juga :  Perang Lawan Scammer: 60 Negara Bersatu di Bangkok Hancurkan Sindikat Siber

Ketegangan sosial ini kian memuncak di tengah perdebatan hangat publik mengenai kebijakan imigrasi di Inggris. Akibatnya, kelompok sayap kanan menuduh sistem suaka pemerintah telah meloloskan pelaku kejahatan berbahaya ke dalam negara.

Kepala Kepolisian Jon Boutcher memastikan sistem keamanan nasional tidak mencatat nama pelaku sebelumnya. Pada akhirnya, para pemimpin politik di Irlandia Utara menyerukan ketenangan warga guna menghindari kerusakan wilayah yang lebih parah.

Penulis : Alifa Latifa

Editor : Alifa Latifa

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan
Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai
Puluhan Negara Desak Solusi Dua Negara demi Akhiri Konflik
Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump
Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan
AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP
Tanah Longsor Sapu Tujuh Persen Populasi Orangutan
Putri Bajrakitiyabha Wafat pada Usia 47 Tahun

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 18:15 WIB

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 16:00 WIB

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Juni 2026 - 14:05 WIB

Pentagon Rilis 72 Dokumen Rahasia UFO Era Trump

Sabtu, 13 Juni 2026 - 13:02 WIB

Uni Eropa Sepakat Memulai Negosiasi Keanggotaan

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:21 WIB

AOC Resmi Luncurkan Monitor Gaming AGP277QKP

Berita Terbaru

Gebrakan besar di perbatasan. Otoritas Hong Kong menyita ratusan ribu barang palsu termasuk jersi Piala Dunia siap ekspor senilai dua puluh juta dolar AS. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Bea Cukai Hong Kong Sita Ribuan Jersi Piala Dunia Tiruan

Sabtu, 13 Jun 2026 - 18:15 WIB

Terobosan besar diplomasi global. Amerika Serikat dan Iran mendekati kesepakatan damai akhir untuk mengakhiri perang tiga bulan dan memulihkan pasokan energi dunia. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Amerika Serikat dan Iran Dekati Kesepakatan Damai

Sabtu, 13 Jun 2026 - 16:00 WIB