Kasus Sertifikat K3, Wamenaker Immanuel Ebenezer Diduga Terima Rp3 Miliar

Jumat, 22 Agustus 2025 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Dok-Istimewa)

Mantan Wamenaker Immanuel Ebenezer alias Noel. Dok-Istimewa)

JAKARTA, ONLINEWS.CO.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menetapkan Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG) alias Noel sebagai tersangka pada Jumat (22/8/2025). KPK menetapkan Noel sebagai tersangka setelah menangkapnya dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta.

Ketua KPK Setyo Budiyanto menyebut Noel menerima uang hasil pemerasan terkait pengurusan sertifikat Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). “Saudara IEG menerima Rp3 miliar pada Desember 2024,” kata Setyo di Gedung Merah Putih KPK.

Menurut KPK, uang tersebut berasal dari Perusahaan Jasa Keselamatan dan Kesehatan Kerja (PJK3).

Baca Juga :  Diplomasi di Bawah Bayang-Bayang Iran: AS Tunda Pertemuan Damai Ukraina

11 Orang Jadi Tersangka

Selain Noel, KPK juga menetapkan 10 orang lain sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Penetapan ini dilakukan setelah OTT yang digelar pada Rabu hingga Kamis (21–22 Agustus 2025).

Berikut daftar lengkap tersangka:

  1. IBM (Irvian Bobby Mahendro) – Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personil K3 (2022–2025)

  2. GAH (Gerry Aditya Herwanto Putra) – Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja (2022–sekarang)

    ADVERTISEMENT

    ads

    SCROLL TO RESUME CONTENT

  3. SB (Subhan) – Sub Koordinator Keselamatan Kerja Dit. Bina K3 (2020–2025)

  4. AK (Anitasari Kusumawati) – Sub Koordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja (2020–sekarang)

  5. IEG (Immanuel Ebenezer Gerungan) – Wamenaker RI (2024–2029)

  6. FRZ (Fahrurozi) – Dirjen Binwasnaker dan K3 (Maret 2025–sekarang)

  7. HS (Hery Sutanto) – Direktur Bina Kelembagaan (2021–Februari 2025)

  8. SKP (Sekarsari Kartika Putri) – Sub Koordinator

  9. SUP (Supriadi) – Koordinator

  10. TEM (Temurila) – pihak PT KEM Indonesia

  11. MM (Miki Mahfud) – pihak PT KEM Indonesia. (red)

Baca Juga :  Pancaroba Mengancam, BNPB Imbau Warga Siaga Cuaca Ekstrem dan Evakuasi Mandiri

Follow WhatsApp Channel www.posnews.co.id untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut
JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim
Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal
Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi
Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa
Petani di Bone Tewas Ditikam, Pelaku Ngaku Sakit Hati soal Perselingkuhan
UNESCO Tunjuk Profesor Tiongkok Chen Qun sebagai Asisten Direktur Jenderal
Iran Serang Tanker Minyak Prima Menggunakan Drone di Selat Hormuz

Berita Terkait

Minggu, 5 April 2026 - 20:59 WIB

Polda Riau Bongkar Mafia Solar Subsidi, Lebih 10.000 Liter Disita dari Darat dan Laut

Minggu, 5 April 2026 - 20:40 WIB

JK Bantah Tuduhan Danai Isu Ijazah Jokowi Rp5 Miliar, Siap Laporkan ke Bareskrim

Minggu, 5 April 2026 - 18:44 WIB

Polisi Bongkar Kedok Konter HP di Kabupaten Bogor, Jual Tramadol Ilegal

Minggu, 5 April 2026 - 18:39 WIB

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 April 2026 - 18:28 WIB

Pemotor Tewas Terlindas Truk Dinas TNI AD di Kalideres, Sopir Diperiksa

Berita Terbaru

Imigrasi sebagai alat tawar. Washington menjajaki kerja sama dengan Republik Demokratik Kongo untuk memproses deportasi migran ilegal, menyatukan isu perbatasan dengan kepentingan strategis mineral kritis di Afrika. Dok: Istimewa.

INTERNASIONAL

Diplomasi Transnasional: AS Dekati DR Kongo untuk Skema Deportasi

Minggu, 5 Apr 2026 - 18:39 WIB